Suamiku Si Mafia

Suamiku Si Mafia
episode 44


__ADS_3

di rumah , semua orang sedang bersiap siap untuk berangkat ke gereja karena hari ini Jay dan park akan melangsungkan pernikahannya secara bergantian di gereja yg sama dengan jeon dan juga Joon waktu melangsungkan pernikahannya dulu , sekarang semua orang sudah berkumpul di gereja untuk menyaksikan janji suci yang akan mereka ucapkan


" Kok Lo nangis Tae , terharu ya " kata jeon yg duduk di sebelah Tae


" Enggak "


" Terus kenapa Lo nangis ?"


" Semuanya sudah menikah sedangkan gue .."


" Sabar Tae nanti pasti kalau sudah waktunya elo bakal ketemu sama jodoh elo " kata jeon


" Gue takut d kecewain kayak dulu jeon " Tae menoleh ke arah jeon


" Gue yakin elo nanti pasti bakal bertemu sama orang yg serius sama elo " jeon menepuk punggung Tae


" Gue nggak yakin jeon " Tae tersenyum getir.


Acara pernikahan berlangsung dengan lancar , sebenarnya Andra sudah menyiapkan acara resepsi untuk mereka tapi mereka menolaknya jadi Andra cuma mengadakan pesta kecil2an di rumahnya , jadi nanti setelah acara d gereja selesai mereka akan mengadakan pesta di rumah Andra .


sekarang semua orang berkumpul di rumah Andra , halaman belakang di sulap menjadi tempat yg indah



" gimana menurut kalian ?" tanya Andra


" ini bagus sekali , makasih untuk semuanya ndra " park dan Jay merangkul Andra secara bergantian


" sudah jangan berlebihan " kata Andra


" kalian adalah saudaraku jadi jangan menganggap ini berlebihan " Andra menepuk bahu jay dan park


" sebentar lagi pasti tamu akan berdatangan jadi aku akan kesana untuk menyambut mereka " kata Reyna


" aku juga mau ke sana dulu ya , oh ya selamat untuk kalian " Jeny merangkul rose dan juga junghyo


" makasih ya Jen " junghyo membalas pelukan Jeny


Jeny pergi mengikuti Reyna untuk menyambut para tamu yg akan datang


" kok baru datang kak ?" tanya Reyna pada jisoo dan juga jeon yg baru saja sampai

__ADS_1


" tadi jisoo mengeluh bahwa perutnya sakit , aku tadi juga sudah beritahu dia untuk tidak datang ke sini tapi dia ngotot pengen ketemu kalian " kata jeon


" ya sudah kalau gitu kamu duduk di sini saja " Jeny membawakan jisoo kursi untuk dia duduk


" aku ke sana dulu ya temuin yg lain kamu duduk di sini aja nanti aku akan ke sini lagi " kata jeon mengusap kepala jisoo


" iya " jisoo tersenyum


jeon meninggalkan mereka dan menemui Andra dan yg lainnya , Andra dan yg lain sedang mengobrol dengan para tamu undangan


" Jen , tolong aku ambilin semangka dong " kata jisoo


" ok , tunggu ya bumil " Jeny pergi mengambilkan buah untuk jisoo tapi tidak lupa dia juga membawakan untuk Reyna


" nih buat bumil2 tercinta ku " Jeny tertawa sambil memberikan buah pada jisoo dan juga Reyna


" wah makasih kak , perhatian banget deh padahal aku nggak minta Lo " kata Reyna


" meskipun elo nggak minta gue tahu lagi kalau elo juga pengen kan " kata Jeny


" hahaha tau aja sih " Reyna tertawa


" aaauuuuh " Jisoo tiba2 memegang perutnya sambil mengaduh kesakitan


" perut aku sakit Jen mules "


" kayaknya kak jisoo udah waktunya lahiran deh kak " kata Reyna ikutan panik


" ya sudah kamu tunggu di sini dulu ya Rey jagain jisoo biar aku panggilin jeon sebentar " Jeny pergi untuk mencari jeon


" sayang kamu lihat jeon nggak ?" tanya Jeny pada Joon yg sedang mengambil makanan


" dia di sana , emangnya ada apa sayang ?" Joon menunjuk gerombolan orang yg sedang mengobrol di sana


" udah nanti aku jelasin , aku ke sana dulu ya " Jeny berjalan menuju jeon saking terburunya dia sampai tidak mendengar bahwa Joon memanggilnya


" permisi semua maaf ya saya mau bicara sebentar sama jeon " kata Jeny


" oh iya silahakan " kata salah satu tamu yg ada di sana


Jeny langsung menarik jeon pergi dari sana

__ADS_1


" ada apa sih Jen , kenapa kamu tarik2 aku kayak gini " tanya jeon


" udah ayo cepat , jisoo kayaknya udah mau lahiran deh dia sedang kesakitan disana " kata Jeny


" apa , yg benar kamu " jeon langsung berlari meninggalkan Jeny


" eh kok gue di tinggalin sih " Jeny mau menyusul jeon tapi tangannya di tarik sama Joon


" kamu ada apa sih ? kenapa kok pakek gandeng2 Jeon segala " kata joon


" aduh sayang kamu cemburu ya , tadi itu aku nyusul jeon karena jisoo mau lahiran dia kesakitan di sana " kata Jeny


" apa jisoo mau lahiran ?"


" udah ayo cepat kita tolongin jisoo dulu " jeny menarik Joon pergi dari sana .


"bentar ya kak pasti sebentar lagi kak jeon pasti datang , kak jisoo tahan ya " kata Reyna panik


" aduh kenapa kak Jeny lama banget sih " Reyna bingung harus bagaimana


" sayang , kamu nggak apa2 kita pergi ke rumah sakit ya " jeon datang dengan nafas yg tidak beraturan


" udah kak cepat bawa kak jisoo ke rumah sakit kasian kak jisoo " kata Reyna


" iya sudah " jeon menggendong jisoo


" kebetulan banget ayo kalian berdua ikut aku " kata jeon pada Jeny dan Joon yg baru sampai


" ah baiklah , ayo sayang " kata Joon


mereka berjalan keluar dari pesta menuju mobil , mereka masuk ke dalam mobil Joon yg menyetir dan Jeny berada di sampingnya sedangkan jeon dan jisoo berada di jok belakangnya mereka berangkat ke rumah sakit yg masih anak perusahaan Geyndra Grup


" kemana mereka ?" Andra menghampiri Reyna saat melihat jeon menggendong jisoo pergi keluar lalu di ikuti juga oleh Joon dan juga Jeny


" mereka pergi ke rumah sakit sayang , kayaknya kak jisoo udah mau lahiran deh " kata Reyna


" oooh , kalau jisoo udah lahiran berarti kamu juga bentar lagi lahiran dong kan cuma selisih sebentar " kata Andra


" Hem iya " Reyna menoleh lalu tersenyum


" kenapa aku menjadi takut ya " kata Reyna dalam hati

__ADS_1


" udah ayo sayang masuk ke dalam saja , kamu di sini sendiri nanti kalau kenapa2 bagaimana" kata Andra


" iya " Andra menggandeng Reyna masuk ke dalam pesta , mereka bergabung bersama yg lain


__ADS_2