Suamiku Si Mafia

Suamiku Si Mafia
episode 8


__ADS_3

di kediaman Reyno Abraham sedang berduka karena di ketahui anak perempuan satu2nya tuan Abraham sudah tiada karena mengalami kecelakaan , saat mendengar bahwa mobil Reyna jatuh ke jurang dan korban tidak di temukan karena perkiraan pihak penyelamat jasad Reyna sudah di makan hewan buas karena hutan dekat jurang itu masih banyak hewan buasnya mendengar itu pak Abraham langsung tidak sadarkan diri dan mengalami serangan jantung , sekarang perusahaannya sedang d pegang oleh anak tirinya yaitu Bayu .


memang itu alasan Bayu menyingkirkan Reyna yaitu agar perusahaan ayah tirinya itu jatuh ke tangannya dan sekarang apa yg dia inginkan itu sudah terwujud, semenjak mendengar bahwa putrinya itu meninggal pak Abraham seperti sudah tidak memiliki semangat hidup .


kini Bayu dan mamanya sedang mengobrol di halaman belakang .


" gimana ma rencana Bayu berhasilkan ma ? si pak tua itu sekarang sudah tidak berdaya lagi dan sekarang Bayu yg memiliki perusahaan ini " kata bayu


" iya kamu benar bay tapi apa iya Reyna sudah mati ?" tanya mama bayu


" Reyna belum mati ma , tapi mama tenang aja Reyna udah pergi jauh dari kota ini dan nggak akan kembali lagi ke sini "


" kamu harus pastikan itu bay "


" mama tenang aja Bayu udah Pastikan itu semua "


...****************...


hari ini ulang tahun mama Anggita , pestanya di selenggarakan di hotel dekat kantor Andra . Semua sedang menyiapkan pestanya termasuk Reyna , Reyna dari tadi sibuk menghias dekor dgn para pelayan sedangkan Andra dan Jay sedang sibuk mengatur makanan prasmanan untuk para tamu karena Andra tidak mau ada kekeliruan dalam menghidangkan makanan nya .


jam sudah menunjukkan bahwa sebentar lagi pestanya akan di mulai , semua tamu sudah mulai berdatangan , hari ini mama Anggita membuat pesta topeng jadi yg hadir di pestanya sudah di siapkan topeng untuk mereka pakai .


acara pestanya berlangsung dengan lancar mama Anggita juga sudah meniup lilin dan memotong kue ulang tahunnya , sekarang waktunya untuk dansa lampu ruangan di matikan jadi semua terlihat gelap hanya cahaya lilin yg terlihat .


Reyna sedang berdansa dgn Andra mereka berdua diam tidak ada yg memulai pembicaraan , musik berganti begitu juga dgn pasangan dansanya Andra mengoper Reyna ke sebelah kiri , sekarang Reyna sedang berdansa dengan seorang laki2 bertubuh tinggi dia tidak mengenali siapa laki2 yg berdansa dengannya ini .


" meskipun wajahmu itu di tutupi oleh topeng ,


kecantikanmu itu masih bisa di lihat nona "


" kamu siapa , sepertinya ini baru pertama aku melihat mu " kata Reyna


" iya kamu benar , ini pertama kalinya kita bertemu " jawab laki2 itu


" aku adalah salah satu teman Andra , orang2 memanggilku dgn G-Dragon " lanjut Andra


" apa kamu tidak haus , ini minumlah " G-Dragon mengambilkan Reyna minuman yg ada di sebelah kanannya


" terima kasih " kata Reyna sambil meneguk minuman itu


seketika lampu nya menyala dan suara riuh orang bertepuk tangan , kini acara sudah mau selesai tapi Andra sepertinya tidak melihat keberadaan reyna setelah pesta dansa tadi .

__ADS_1


" Andra , Reyna kemana kok kamu sendirian di sini " tanya mama Anggita


" Andra tidak tahu ma , setelah pesta dansa tadi Andra tidak melihat Reyna sama sekali " kata andra


" mama jangan khawatir ya Andra akan cari Reyna dulu " lanjutnya


Andra pergi ke seluruh penjuru ruangan tapi dia tidak menemukan Reyna sama sekali yg dia temui malah teman2nya yg sedang mengobrol dan minum2 dgn santai di gazebo belakang hotel


" Jay apa kamu melihat Reyna ?" tanya Andra


" wah ada angin apa nih kok tiba2 kamu nyari Reyna ?" tanya Joon penasaran


" udah kalian tidak usah berfikir macam2 , aku hanya d suruh mama mencari Reyna karena sehabis pesta dansa tadi dia tidak terlihat sama sekali " kata Andra


" mungkin dia lagi ada di kamar mandi atau sedang mengambil makanan di dapur nanti juga dia akan kembali " kata jeon


" aku sudah mencari dia di seluruh penjuru hotel ini tapi tidak ketemu , kemana ya dia pergi tidak mungkin kan dia kembali ke rumah karena dia kan tidak hafal daerah sini apa lagi alamat rumah kita " kata Andra


dari kejauhan anak buah Andra berlari menuju Andra dan teman2nya


" bos .. bos .. ini ada surat dari seseorang " kata anak buah Andra


" dari siapa ?" tanya Jay sambil mengambil surat itu


" ndra ini dari G-Dragon , dia sudah menculik Reyna " kata Jay


" kenapa dia menculik Reyna " tanya jeon


" mungkin karena Reyna istri Andra jadi dia akan mencoba memancing Andra dgn menculik Reyna " kata Joon


" Jay kita harus segera pergi ke markasnya , kita harus menyelamatkan Reyna " lanjut Joon


" kita akan pergi ke markas G-Dragon tapi tidak untuk menyelamatkan Gadis menyusahkan itu " kata Andra


" lalu kita kesana untuk apa kalau tidak untuk menyelamatkan Reyna ? " tanya jeon


"ya kita kesana untuk balas dendam lah karena dia kan sudah menyusup ke pesta mama ku " kata Andra gugup


" lalu nasib Reyna gimana , kalau kita nanti ketemu dia disana masak kita biarin " kata jeon


" iya nanti kalau kamu ingin menyelamatkan dia ya selamatkan aja , asalkan tujuan kita kesana untuk balas dendam bukan menyelamatkan gadis itu " kata andra

__ADS_1


" kamu itu sebenarnya gengsi untuk mengakui tujuan kamu ndra , mangkanya kamu mencari alasan lain " batin Jay sambil geleng2 kepala melihat kelakuan sahabatnya itu


" ya sudah kita berangkat sekarang " kata Joon.


mereka ber4 menuju markas G-Dragon , disana sudah ada beberapa anak buah yg sedang berjaga mereka menebas habis semua anak buah G-Dragon , mereka masuk ke dalam markas G-Dragon dan berpencar .


Andra melewati lorong dan ada beberapa penjaga yg sedang berjaga , Andra pelan2 mendekati penjaga itu dan menebas semua kepala penjaga itu


"aku tidak menyangka kalau dia akan memperkerjakan manusia lemah kayak gini" kata Andra sambil menendang anak buah G-Dragon yg sudah tidak bernyawa


Andra berjalan lagi menyelusuri lorong itu , tiba2 dia mendengar jeritan dari lantai atas tepatnya di rooftop , Andra segera berlari mencari dimana asal suara itu berasal , setelah dia menemukan dimana suara itu berasal dia mengintip dari balik tembok .


"hay tenanglah aku tidak akan menyakitimu , kau itu terlalu cantik untuk di sakiti " kata


G-Dragon sambil mencoba mendekati Reyna


" mundur.. kamu mundur kalau kamu tidak mundur aku akan melompat dari sini " kata Reyna yg berada di tepi bangunan


" ayolah sayang , aku tidak akan menyakitimu kita akan bermain dgn sangat pelan bagaimana ? hahahaha "


"tenang saja kau akan lebih bahagia bersamaku daripada bersama si Andra itu , bagiamana?" lanjutnya


" tidak , aku tidak akan mau bersama dgn orang brengsek seperti mu "


" kalau aku brengsek lalu suami mu itu apa ? dia saja tidak pernah memperlakukanmu dgn baik , iya kan ayolah dgn ku saja " kata G-Dragon sambil mencoba mendekati Reyna


tiba2 dari arah belakang Andra menyerangnya , setelah Reyna melihat siapa yg datang Reyna langsung berlari memeluknya


" aku tahu kamu pasti akan datang menyelamatkan ku " kata Reyna sambil memeluk Andra


" hey sayang kenapa kamu malah memeluk dia , ayo kamu kemarilah ikut saja dgn ku , aku akan memperlakukan mu lebih baik daripada dirinya "


kata G-Dragon memancing emosi Andra


" sialan kau " Andra langsung melepaskan pelukan Reyna dan langsung menghajar


G-Dragon dengan membabi buta , di tengah2 perkelahian itu Jay ,Joon dan jeon datang karena tadi Andra sudah memberitahu bahwa dia sudah menemukan Reyna , jay berlari melerai pertengkaran G-Dragon dan Andra


" wah2 ternyata semua penyelamatnya sudah datang ya , hahaha ya sudah aku pergi dulu ya sampai ketemu lagi sayangku " kata G-Dragon kepada Reyna . G-Dragon melompat dari gedung itu ke gedung yg lain , Andra mau menyusul G-Dragon tapi di halangi oleh Joon


" sudah tenangkan dirimu ndra , ayo kita pulang

__ADS_1


saja mungkin Reyna juga masih syok dgn semua keadaan ini" kata Joon


" baiklah , ayo kita pulang " kata Andra sambil mendahului mereka semua sedangkan Reyna di gandeng oleh Joon , mereka pergi dari tempat itu dan pulang ke rumah .


__ADS_2