Suamiku Si Mafia

Suamiku Si Mafia
episode 12


__ADS_3

Reyna sudah bersiap2 untuk pergi dengan mama Anggita , sebelum berangkat Reyna sudah menyiapkan makanan untuk mereka sarapan, sekarang semua orang sudah berkumpul untuk sarapan.


Andra yg sedari tadi penasaran Reyna dan mamanya akan kemana akhirnya bertanya ke mamanya


" mama mau pergi kemana? " tanya Andra


" mama mau ajak Reyna jalan2 " jawab mama Anggita


" jalan2 kemana sih ma , apa mau andra anterin ? " kata Andra sambil menyuapkan makanan ke mulutnya


" enggak usah sayang mama bawa mobil mama sendiri aja " kata mama Anggita


" mama berangkat dulu ya, kalian juga ya tante berangkat dulu " kata mama Anggita yg sudah selesai sarapan dan menggandeng Reyna keluar menuju mobil.


kini mama anggita dan Reyna sudah berada di mall ternama yg ada di jakarta, mereka sedang berada di tokoh pakaian wanita yg ada di mall itu , mereka memilih milih pakaian dan aksesoris


" sayang kamu pilih2 deh mau yg mana, waktu kalian menikah dulu kan mama belum ngasih apa2 jadi sekarang kamu pilih2 apa yg kamu suka sebagai hadiah pernikahan kalian " kata mama Anggita


" iya ma makasih ya ma , mama baik banget deh jadi ngingetin aku sama mama aku" kata Reyna yg terharu akan kasih sayang mama mertuanya itu


" mama udah anggap kamu seperti anak mama sendiri kok " kata mama Anggita yg merangkul pundak Reyna


mereka sudah membeli beberapa pakaian untuk mereka sendiri dan juga beberapa pakaian untuk Andra.


sekarang mereka sedang makan di restoran yg ada di mall itu, entah ini cuma perasaan Reyna aja atau memang ada seseorang yg mengawasi mereka dari tadi , setelah selesai makan mereka berencana akan pergi ke kantor andra dan sekarang mereka sudah berada di dalam mobil dan akan menuju ke kantor Andra tetapi di perjalanan Reyna merasa ada mobil yg sedari tadi mengikutinya dan posisinya sekarang Reyna yg menyetir

__ADS_1


" ma sepertinya mobil di belakang itu mengikuti kita dari tadi " kata Reyna


" masak sih " kata mama Anggita dgn melihat kaca spion


" benar yg kamu katakan , sepertinya kita harus mencari jalan yg ramai rey " lanjut mama Anggita


" iya ma " kata Reyna dgn melajukan mobilnya supaya cepat sampai ke jalanan yg sedikit ramai tapi terlambat mobil mereka di pepet oleh mobil hitam yg tadi mengikuti mereka, Reyna yg tidak bisa mengendalikan laju mobilnya pun oleng dan menabrak pembatas jalan , Reyna dan mama Anggita pun tidak sadarkan diri.


sedangkan di kantor Geyndra Grup, tepatnya di ruangannya andra sedang ada perdebatan antara Andra dan Jeny yg tiba2 tadi siang datang ke kantor dan mengajak Andra keluar untuk belanja , tapi Andra yg sedari tadi di ajak tidak merespon karena pekerjaannya sekarang lagi banyak dan jay terus saja mengomel membuat Andra makin frustasi


" bisakah kamu ngertiin aku sedikit saja, pekerjaan ku masih banyak jadi aku belum bisa pergi untuk anterin kamu belanja " kata Andra lembut kepada Jeny


" kamu di sini kan bosnya, lalu apa gunanya dia sebagai asisten kamu kalau semuanya kamu sendiri yg mengerjakan " kata Jeny ketus sambil melirik Jay yg sedang duduk di kursi kerjanya


" maksud mu apa, kamu ngatain aku nggak becus begitu ngerjain ini sendiri, aku bisa cuma berkas ini harus Andra sendiri yg mengerjakan kalau tidak tau apa2 mending kamu diam deh " kata Jay marah


" udah mending sekarang kamu pulang dulu aja ya, besok kalau aku ada waktu aku temenin kamu belanja sepuasnya ,bagaimana? " kata Andra mencoba membujuk Jeny


" baiklah, tapi kamu harus janji kalau besok aku bisa belanja sepuasnya " kata Jeny manja


" iya sayang aku janji, udah sekarang kamu pulang ya " kata Andra


" iya udah aku pulang dulu ya " kata Jeny berjalan keluar dari ruangan Andra


" dasar bodoh, ada yg tulus eh malah memilih ular berbisa " ejek Jay

__ADS_1


" kamu ngatain aku ? " tanya Andra


" ya bagi yg merasa aja sih " kata Jay acuh sambil mengetik sesuatu di komputernya.


telepon andra bergetar ada pesan masuk dari nomor yg tidak di kenal, Andra terkejut melihat pesan yg di kirim oleh nomor itu dia mengirim foto mama Anggita dan Reyna yg di sekap dalam keadaan tidak sadarkan diri, Andra segera menelpon nomor itu tapi nihil nomor itu sudah tidak aktif .


" aaaaaahhhh sial " kata Andra dgn membanting gelas yg ada di meja kerjanya , Jay yg sedang duduk di kursi kerjanya pun kaget


" kamu kenapa Ndra , bikin kaget aja " kata Jay menghampiri Andra


" Jay sekarang kamu lacak mama sama Reyna ada di mana , karena tadi aku mendapat kiriman foto dari nomor yg tidak aku kenal dan di foto itu ada mama sama Reyna yg di sekap " kata Andra panik , Jay langsung bergegas mengeluarkan laptop dari tasnya dan segera mengotak atik laptopnya


" mama Anggita sama Reyna tadi ijin pergi ke mana Ndra ? " tanya Jay


" tadi bilangnya mau pergi ke plaza mall " kata Andra


" hm baiklah " kata Jay


" Ndra ini ada mobil hitam yg mengikuti mereka, mobil mereka sekarang ada di jalan kebangsaan dan menabrak pembatas jalan " kata jay lagi


" mana jay " kata Andra panik sambil melihat ke laptop Jay


" dan ini kamu lihat mereka di bawa sama mobil hitam ini "


" kamu lacak pergi ke mana mobil hitam itu " kata Andra , tanpa basa basi Jay langsung melacak plat kendaraan tersebut dan mereka menemukan dimana mobil hitam itu membawa mama Anggita dan Reyna

__ADS_1


" ayo segera ke sana dan kabari anak2 juga " kata andra


__ADS_2