Suamiku Si Mafia

Suamiku Si Mafia
episode 17


__ADS_3

Joon terbangun dari tidurnya dia melihat ke sekeliling dia melihat semua temannya tertidur tapi dia tidak melihat Andra dan Reyna kalau Reyna pasti dia sudah tidur di kamarnya sedangkan Andra entah kemana dia , Joon melihat bahwa jam menunjukkan pukul 4pagi dia berdiri dan pergi untuk memastikan bahwa Reyna berada di kamarnya setelah sampai di kamar Reyna dia membuka pintu dan terkejut melihat Andra tidur bersama Reyna dan mereka tidur dengan memeluk satu sama lain , Joon pelan2 menutup pintunya lagi agar mereka tidak terganggu dan Joon pergi dari sana sambil tersenyum .


Joon kembali ke ruang tengah untuk membangunkan teman2nya tapi sebelum Joon membangunkannya mereka sudah bangun terlebih dahulu


" dari mana kamu ?" tanya jay kepada Joon


" aku dari dapur ambil minum " kata Joon berbohong


" Reyna belum bangun ya , perut aku sudah mau minta makan nih " kata jeon


" apa aku bangunin Reyna aja kali ya " jeon mau berdiri tapi di cegah oleh Joon


" eh jangan2 , habis ini dia juga pasti bangun tunggu aja di sini " kata Joon


mereka menuruti perkataan Joon , mereka pergi ke kamar masing2


sedangkan di kamar , Reyna terbangun dan dia merasa ada sesuatu yg menindih badannya dia membuka mata dan melihat Andra tidur di hadapannya sambil memeluknya dgn spontan Reyna bangun dan menjerit , karena jeritan Reyna yg keras Andra pun kaget dan ikut terbangun


" kamu tuh kenapa sih pagi2 udah teriak2 " Andra duduk dan mengucek matanya


" kakak kenapa tidur di kamar aku ?" tanya Reyna


" tidur di kamar kamu ?" tanya Andra bingung sambil melihat ke sekeliling


" kenapa aku bisa tidur di sini , pasti kamu ya yg bawa aku ke sini , kamu modus ya karena aku mabok dan nggak ingat apa2 jadi kamu memanfaatkan keadaan ini "

__ADS_1


" ih apa2an sih enggak ya , malah aku yg kaget kenapa kakak bisa ada di sini , jangan2 kakak sengaja y atau kakak sudah ngapa2in aku ya " kata Reyna sambil menunjuk Andra


" jangan ngawur kamu lagian aku juga tidak tertarik sama kamu " kata Andra menoyor kepala Reyna


" udah ah ngapain juga aku bertengkar sama kamu nggak ada gunanya , sekarang kamu bangun dan buatin sarapan " Andra berdiri dari ranjang dan meninggalkan kamar Reyna


kini mereka semua berkumpul di meja makan , Reyna menyiapkan makanan untuk mereka semua , sekarang di rumah itu ada 1 anggota baru yaitu Tae mulai sekarang dia akan tinggal di rumah itu lagi seperti dulu sebelum adanya masalah dgn Jeny , setelah selesai menyiapkan makanan Reyna mau pergi lagi ke dapur tapi di cegah oleh Andra


" sekarang kamu ikut makan sama kita , duduk sini " Andra menyuruh Reyna duduk di kursi sebelahnya tapi Reyna menolak


" enggak kak aku akan makan di dapur seperti biasanya " Reyna akan pergi tapi tangannya di pegang oleh Andra


" duduk " kata Andra dgn ekspresi marah , karena takut dgn ekspresi Andra akhirnya Reyna mengikuti ucapan Andra untuk ikut makan di sana


mereka semua makan dgn tenang , setelah makan mereka berkumpul di ruang tengah , mereka membicarakan masalah tentang Jeny yg harus di apakan karena jeon dapat kabar dari anak buahnya kalau Jeny beberapa kali mau kabur dari sana


" aku rasa lebih baik kita lepaskan aja kak dia , siapa tau dia nanti bisa merubah sikapnya " kata Reyna


" orang seperti dia tidak akan pernah bisa berubah Rey kalau kita lepaskan bisa2 dia akan melakukan hal yg lebih buruk lagi , aku takutnya kamu yg akan jadi incarannya " kata Tae


" sebenarnya aku itu masih bingung sebenarnya kakak itu ada masalah apa sih sama G-Dragon sampai2 dia mau menghancurkan kakak " tanya Reyna kepada Andra


" udah Rey sepertinya masalah ini kamu tidak usah tahu " kata Jay


" biar aku ceritakan , bagaimanapun juga dia harus tahu " kata Andra

__ADS_1


" dia adalah teman masa kecilku dari kecil apapun yg aku ingin selalu bisa aku raih , waktu sekolah dulu juga begitu aku dan dia berlomba untuk mendapatkan juara 1 tapi aku yg selalu juara , waktu kuliah juga begitu saat aku mencoba membangun bisnis dia juga ikut membangun bisnisnya tapi dia gagal dan bangkrut semenjak itu dia memutuskan untuk berada di dunia bawah dan menjadi ketua di sana , dia iri akan ke suksesanku dan dia selalu mencoba ingin menghancurkan ku "


" oh jadi begitu " kata Reyna membulatkan mulutnya


" Jay , jeon sekarang kamu ikut dgn ku " Andra berdiri dari duduknya


" kakak mau kemana ?" kata Reyna yg ikut berdiri


" kamu di rumah saja , aku akan menyelesaikan masalah dgn Jeny " kata Andra


" aku ikut ya kak " kata Reyna


" kamu di rumah saja bersama Joon dan Tae , tapi ingat jangan dekat2 dgn Tae " kata Andra menegaskan akhir kalimatnya


" biar Reyna dengan aku kamu pergi saja " kata Joon


" kamu jangan pergi ke mana2 diam di rumah saja , ingat itu " kata Andra


" iya kak , kakak hati2 ya " kata Reyna


" aku bingung dengan kalian berdua , kadang bertengkar kadang sama2 perhatian , sebenarnya perasaan kalian itu bagaimana sih " tanya Tae


" emangnya kenapa , kamu mengharapkan sesuatu ya dari perasaan Reyna ?" tanya Andra dgn senyum sinis ke Tae


" kelihatannya aku salah bicara ya " kata Tae menggaruk tengkuknya

__ADS_1


" udah ndra mending sekarang kita berangkat aja " kata Jay yg melihat bau2 kemarahan pada diri Andra


" ya sudah aku berangkat dulu " kata Andra pergi dari sana dan di ikuti oleh Jay dan Joon


__ADS_2