Suamiku Tajir & Arogan (Season 3)

Suamiku Tajir & Arogan (Season 3)
BONUS Part 3 (The End) 17+


__ADS_3

MOHON BIJAK DALAM MEMBACA, BANYAK ADEGAN DEWASA PADA PART INI.


JIKA KALIAN BELUM CUKUP UMUR MOHON DI LEWATI YA...


HAPPY READING ALL...😘😘😘


👇👇👇👇


*****


Perjalanan dari Jakarta ke Korea mencapai 7 jam. Bastian dan Kania berangkat jam 7 pagi hingga sampai kesana jam 2 siang. Namun siang di Korea tidak seperti Jakarta yang sangat panas. Memang kebetulan di Korea sedang musim dingin.


Bastian dan Kania menuju hotel tempat mereka menginap selama 2 minggu. Keduanya menginap di Lotte Hotel Soul Executive Tower, hotel berbintang di Myeong Dong, Seol. Bastian memesan room utama yang paling mewah disana. Kamar yang berfasilitas kolam renang air panas pribadi di balkonnya. Bastian sengaja memilihnya karena ia ingin malam pertama mereka tak pernah bisa dilupakan seumur hidup mereka.


"Ya Tuhan, ini luar biasa sayang. Pemandangan di balkon juga sangat cantik." ujar Kania.


"Kau menyukainya?" tanya Bastian.


"Tentu saja, ini yang terbaik." jawab Kania.


"Aku akan memberi apapun yang terbaik untuk istriku." ujar Bastian sambil mengecup keningnya. "Kau ingin makan disini atau di restoran?" tanya Bastian lagi.


"Aku sangat lelah, makan disini saja. Nanti malam baru kita makan di restoran." jawab Kania.


"Baiklah sayang aku akan memesan room service." kata Bastian.


Kania mengangguk, ia mulai menyusun pakaian mereka di lemari. Beberapa menit kemudian room service datang membawa berbagai makanan mewah untuk keduanya.


"Gomawo (Terima kasih)" ujar Bastian pada pelayan hotel.


"Ini banyak sekali sayang, bagaimana kita bisa menghabiskannya?" tanya Kania.


"Sebisamu sayang, tenang tidak ada yang mengandung seafood. Jadi kau bebas mencicipi semuanya." jawab Bastian.


"Tapi kau sangat menyukai seafood, mengapa tak memesannya." ujar Kania.


"Aku tak mau mengambil resiko, membuat istriku masuk rumah sakit pada saat bulan madu." kata Bastian.


Kania tertawa. "Kau suami idamanku sayang, ayo kita makan. Aku sudah sangat lapar." ajak Kania.


"Aku lebih lapar yang lain." jawab Bastian sambil memandangi tubuh istrinya dari atas sampai bawah.


Reflek Kania menutup dadanya. "Kau jangan mesum ya, kita mau makan siang."

__ADS_1


Bastian menarik Kania hingga jatuh dipangkuannya. Ia mencium Kania dengan penuh hasrat. Bastian menarik tengkuk lehernya memenjarakan bibirnya, dan berkali kali menggigit bibir Kania. Nafas Kania berubah menjadi memburu. Bastian melepaskannya saat keduanya hampir kehabisan nafas.


"Aku benar benar tak tahan menunggu sampai malam sayang, tapi aku tak ingin menjadikan pertamamu seperti ini. Ayo kita makan." ujar Bastian.


Kania bangun dari pangkuan Bastian. "Bersabarlah." ujarnya sambil mencium bibir Bastian sekilas.


Mereka menikmati makan siangnya.


*****


Malam itu Bastian meminta pelayan hotel untuk menghias kamar pengantin mereka. Bastian mengajak Kania makan malam di restoran sebelum malam pertama mereka.


"Untuk apalagi kau menyuruh mereka menghias kamar sayang?" tanya Kania.


Bastian menarik hidungnya. "Tentu saja untuk malam pertama kita sayang, aku akan menjadikan pertamamu yang tak bisa dilupakan seumur hidup kita." jawab Bastian.


"Aku takut." kata Kania. "Aku takut kesakitan seperti artikel yang pernah aku baca."


"Kau banyak mencari tahu, jadi ketakutan menguasaimu. Jika memang menakutkan, mungkin tidak ada wanita yang akan menikah sayang." ujar Bastian.


"Kau benar, aku berlebihan." jawab Kania.


Bastian menggenggam tangan Kania. "Aku janji tidak akan menyakitimu."


"Kau benar benar takut?" tanya Bastian.


Kania mengangguk.


"Kalau begitu, aku akan menunggumu sampai siap sayang." kata Bastian lagi.


Kania menggeleng. "Aku sudah siap sayang, aku tak ingin kalah dengan ketakutanku." jawab Kania.


Bastian mencium keningnya saat didalam lift. Lalu mereka membuka pintu kamar. Kania membelalakkan matanya saat melihat kamarnya. "Ya Tuhan, ini sangat indah sayang."


Bastian memeluknya dari belakang. Dan mulai menciumi leher belakang sampainke telinganya. Bastian mengetahui titik lemah tubuh Kania. Ia membuka mantel Kania dan menjatuhkannya di lantai. Bastian tak henti henti menciumi leher sampai turun ke bahunya. "Aku mencintaimu sayang." ujarnya mulai parau.


"Aku juga mencintaimu Tian. Aaaaahhh..." desahan Kania terlepas dari mulutnya saat Bastian menggigit bahunya. Terlihat kiss mark disana.


Bastian membalikkan tubuh Kania, lalu mulai mengecupi wajah Kania mulai dari kening, alis, mata, hidung, pipi dan dagu. Lalu berakhir di bibir Kania. Awalnya hanya kecupan kecil, namun akhirnya berubah menjadi gigitan lembut, mereka saling memanggut bibir satu sama lain.


Bastian mulai memainkan lidahnya, ia menerobos masuk ke mulut Kania. Merasakan deretan gigi Kania, sampai mencari cari lidah istrinya. Kania menyambut lidah itu, mereka saling berbelit lidah. Desahan demi desahan mulai keluar dari keduanya.


Bastian melucuti baju Kania sampai tak ada sehelai pun tersisa di tubuhnya, lalu ia mendorong Kania ke ranjang tanpa melepaskan pangutan lidahnya. Tangan Bastian mulai menggerayangi tubuh Kania. Mulai dari punggung sampai akhirnya menemukan 2 gundukan kenyal di dada Kania. Bastian mulai meremasnya pelan pelan. "aaaahhh..." kembali desahan Kania keluar.

__ADS_1


Bastian meninggalkan mulut Kania, ia mulai menciumi telinga Kania, lidahnya mulai mencicipi daun telinganya dan menggigitnya. Mulut Bastian turun ke lehernya. Ia kembali memberikan kiss mark disana. Kini leher Kania dipenuhi tanda kepemilikan Bastian. Untung saja ia akan memakai baju berleher tertutup karena musim dingin.


Bastian mulai membuka bajunya lalu membuangnya ke lantai, ia kembali menunduk diatas Kania. Tapi kali ini Bastian langsung menuju payudara Kania. Pria itu mencicipi sekitar payudaranya. Dan lagi lagi Bastian memberikan tanda merah itu. Payudara Kania benar benar dipenuhi kiss mark. "Sayang...aaaahhh..." ujarnya.


Bastian *** satu payudara Kania, sedangkan satunya lagi sedang ia mainkan dengan lidahnya. Tubuh Kania semakin panas saat suaminya melakukan itu. Bastian sangat lincah memainkan lidahnya di ***** payudara Kania. Ia menggigit, menjilat, memutar lidahnya disana. Desahan demi desahan keluar memenuhi kamar itu. Bastian bergantian mencicipi payudara itu sampai ia puas.


Lalu ia turun ke perut Kania. Ia memainkan lidahnya di pusar Kania. Kania melengkungkan tubuhnya sambil *** rambut Bastian. Bastian tak mau berhenti ia semakin turun menuju lembah kenikmatan Kania. Ia menciumi hutan disekitaran milik Kania. Lalu meninggalkannya untuk menciumi paha istrinya. Kiss mark yang ditinggalkan Bastian bertebaran dimana mana.


Bastian membuka paha Kania, ia menunduk di depan inti itu. Lalu mulai menciumi milik Kania. "Tian....aaaahhh..." Bastian mulai memainkan lidahnya membuat Kania semakin menggila. Bahkan Bastian memasukkan lidahnya kedalam lubang surga itu. Kania menggeliat dan menjambak rambut Bastian. Milik Kania semakin basah. Bastian mempercepat lidahnya.


Kania akan melepaskan klimaks pertamanya. Perutnya semakin panas. Dan miliknya mulai berkedut ingin pelepasan. Bastian membantu pelepasan Kania dengan mempercepat lidahnya. "Tiiiiaaaaannn....aaaahhhh..." Bastian merasakan milik Kania berkedut dengan keras. Ia mengeluarkan cairan itu. Nafas Kania ngos ngosan.


Bastian mulai membuka celananya dan melepaskan miliknya yang sedaritadi terkekang dibalik celananya. Bastian merebahkan tubuhnya diatas Kania. Ia mulai menciumi Kania kembali. Tangannya membuka paha Kania lebih lebar. Bastian mengarahkan rudal kerasnya ke lubang surga itu. Bastian memeluk Kania agar tidak kesakitan saat ia mendorongnya. Bastian berusaha menembus selaput dara Kania. Ia mendorongnya dengan keras.


"Aaaaahhh..." teriakan Kania terdengar saat Bastian mulai memasukinya. Bastian berhenti saat Kania mengeluarkan airmatanya.


"Apa sangat sakit?" tanya Bastian. Kania hanya mengangguk. "Ini belum selesai sayang, aku belum menembusnya." Bastian mencium bibir Kania seraya mendorongnya lebih keras. Kania menjerit, kukunya menancap dipunggung Bastian.


Bastian merasakan ada cairan yang keluar dari milik Kania. Ia yakin itu darahnya. Bastian berhenti sejenak, lalu ia mulai menarik dan mendorongnya kembali. Kania merasakan kenikmatan baru itu. "Apa masih sakit sayang." ujar Bastian parau seraya terus memainkan iramanya.


Kali ini Kania menggeleng. Melihat jawaban itu Bastian tersenyum, ia mulai mendorong dan menariknya lebih keras. Miliknya sangat pas masuk kedalam. Bastian membuat Kania kembali merasakan panas ditubuhnya. Desahan mereka saling bersautan. "Saaaayyyaaangg..." teriak Bastian sambil mempercepat permainan mereka. Milik Kania kembali berkedut. Bastian bisa merasakan itu, Bastian terus memacu tubuhnya. Dan... teriakan keduanya bersautan saat Bastian melepaskan cairan hangat itu didalam milik Kania, begitupun klimaks kedua Kania.


Bastian terjatuh lemah diatas tubuh Kania. Ia menciumi wajah Kania. Lalu menarik miliknya. Mereka tertidur sambil berpelukan.


*****


Selama hampir 2 minggu Bastian tak pernah melewatkan satu malam pun untuk membuat ranjang hotel menjadi panas. Musim dingin di Korea justru menjadi musim panas keduanya. Ia tak pernah bosan mencicipi tubuh Kania. Ia juga tak pernah lelah setiap malam mengeluarkan cairan itu.


Tibalah keduanya kembali ke Indonesia. Mereka berharap 2 minggu bulan madu mereka akan membuahkan hasil dengan hadirnya anak anak mereka kelak.


Rumah tangga mereka pun sangat harmonis, keduanya berakhir dengan bahagia. Keduanya menginginkan kehidupan rumah tangga seperti halnya kakek nenek juga Rafael dan Delia.


KEBAHAGIAAN ITU TERCIPTA DARI DIRI SENDIRI. APAPUN MASALAH KALIAN, HADAPI DENGAN IKHLAS. KARENA DENGAN IKHLAS MAKA SEMUA AKAN BERJALAN DENGAN BAIK. INGAT SELALU, TUHAN TAK PERNAH TIDUR. DIA AKAN MENOLONG ORANG ORANG YANG BAIK. DAN JANGAN PERNAH SOMBONG DENGAN APA YANG KITA MILIKI. KARENA SEMUA ITU HANYA TITIPAN DARI TUHAN.


*****


Akhirnya Author bisa menyelesaikan Season 3 ini. Mohon maaf untuk permintaan Season 4, Author tidak bisa melanjutkannya. Tapi Author akan membuat karya karya yang lain. Yang tak kalah menarik.


Dari awal season 1, banyak yang menghujat Author karena mirip dengan cerita komik. Padahal cerita Author 100% berbeda, tapi tak apalah. Karena kalian juga Author bisa sampai disini sekarang...


See you in next my story...


Bye...bye...😘😘😘

__ADS_1


__ADS_2