
Galuh yang mendengarkan penjelasan Tante Melinda serasa disambar petir! Itu artinya mulai sekarang ia dan Tante Melinda akan saling memikirkan dan akan saling jatuh cinta!
"Lalu apakah susuk ini memakan tumbal seperti layaknya pesugihan?"
"Tidak, susuk ini tidak memakan tumbal, hanya saja jika si pemakai tato mati, maka ia akan menjadi arwah penasaran! Oleh karena itu, jika memakai susuk tato dan serasa mau mati, untuk berjaga-jaga agar tidak jadi hantu, maka susuknya harus dilepas!"
"Dari ceritamu, bisa dipastikan Mayi adalah arwah penasaran yang mati saat tatonya belum dihapus dan akhirnya bergentayangan!"
"Mayi sudah mati ...."
Layi tidak menyangka menemukan identitas Mayi yang sebenarnya.
"Lalu bagaimana jika arwah penasaran yang memiliki tato itu berhubungan badan dengan manusia yang masih hidup?" tanya Layi.
"Apalagi? Sudah pasti si arwah penasaran dan orang yang berhubungan badan dengannya akan saling jatuh cinta! Ini adalah kekuatan susuk tato ular!"
"Tante, Apakah ada cara membatalkan susuk tato ular, Tan?" tanya Galuh.
"Kenapa? kamu takut?"
"Tidak Tante, hanya saja saya tidak mau Tante Melinda kalo mati jadi arwah penasaran gara-gara matinya pakai tato itu."
"Hahaha! Susuk tato ular gampang dihapus layaknya menghapus tato biasa dan cara menghapusnya pun sama seperti menghapus tato biasa."
"Tenang saja Galuh, meskipun aku sudah 50 tahun, tapi tubuhku semuda gadis 20 tahun! Aku masih jauh dari kata mati karena umur, haha."
"Tante, apakah kita kedepannya akan benar-benar bersama seperti layaknya sepasang kekasih, Tan?"
"Tentu saja Galuh! Kita sudah berhubungan badan, kita ditakdirkan untuk saling mencintai. Apakah kamu tidak puas dengan penampilanku?"
"Tidak Tan, biarpun kamu 50, kamu lebih bergairah dan serasa muda dan sangat memuaskan di ranjang!"
"Hehe, tentu saja. Ini adalah kelebihan si pemakai susuk. Tapi biar aku beritahu kamu, aku sudah menopause, jadi aku tidak mungkin hamil. Jika kamu ingin memiliki anak, maka kamu cari wanita lain saja. Aku bisa menghapus tato untuk menghilangkan efek cinta di hatimu dan kita akhiri saja hubungan cinta kita sampai di sini."
"Tidak Tan, aku gak mau pisah ma kamu, kamu jangan hapus tatonya. Aku duda satu anak, jadi aku gak butuh anak lagi."
"Bagus kalo gitu! Tapi mulai sekarang kamu harus memanggil aku istri atau sayang, jangan panggil aku tante jika kamu masih ingin bersamaku."
"Baik, -Tan, -eh, maksudku Sayangku Melinda."
Layi merasa muak dengan kemesraan Tante Melinda dan Galuh yang pamer kemesraan di hadapannya.
__ADS_1
"Tante Melinda, apakah ada cara agar aku bisa kembali menghubungi Mayi?" tanya Layi.
"Aku tidak tahu, aku bukan paranormal. Mari kita temui Nyai Belut Radish besok lusa, aku akan mengabari Nyai Belut Radish terlebih dahulu."
"Makasih Tan."
"Makasih Sayang."
__________________
Layi pulang ke rumah sendirian, sementara Galuh dan Tante Melinda akan bermain di hotel di sekitar. Entah kali ini akan bertahan berapa lama dan berapa hari mereka bermain di ranjang ....
Layi pulang ke rumah, setibanya ia di rumah, ia mendapat chat WA dari guild informasi.
Menurut guild informasi yang ia sewa, Ratna tidak bermain mata atau selingkuh dengan Christiano selama kepergiannya ke Sanur, Bali. Juga, dari banyak saksi di tempat baik itu di rumah Christiano maupun di kantor dan di tempat wisata, semua saksi mengatakan Ratna selalu ditemani Susi saat mengobrol dengan Christiano dan interaksi mereka seperti menjaga jarak, tidak tampak layaknya kekasih samasekali. Adapun photo yang hanya terdapat mereka berdua (Ratna dan Christiano) photo itu justru diambil oleh Susi yang merupakan istri Christiano. Menurut Susi tidak masalah jika ada photo suaminya dan Ratna karena ketiganya teman sekelas di SMU dan juga merupakan teman baik yang sudah akrab dari bangku SD.
Melihat laporan dari guild informasi, Layi merasa bersalah karena telah menuduh Ratna berselingkuh.
Laporan dan bukti-bukti yang dikirim oleh guild informasi semuanya bisa dipercaya dan dipertanggung jawabkan. Jadi Layi tidak meragukan samasekali info dari guild informasi, apalagi guild informasi yang ia bayar adalah yang terbaik di bidang mencari informasi fakta.
Layi menjadi bingung, perasaan cintanya pada Ratna ... ia tak tahu apakah rasa itu masih ada. Ia masih ingat kata-kata kasar yang ia ucapkan pada Ratna saat ia menuduh Ratna selingkuh.
Apakah Layi akan kembali pada Ratna? Layi sendiri tidak tahu ... Karena saat ini ia sudah ada Mayi yang menempati sebagian dari hatinya.
_______________
"Ning nong! Ning nong! Halo halo Bandung!"
HP Layi berdering.
Layi mengangkat panggilan masuk dari Galuh.
"Ada apa Gak?"
"Lay, pacar Lo!"
"Pacar guwa yang mana?"
"Pacar Lo si Ratna kecelakaan, dia ketabrak mobil! Keadaannya kritis, buruan Lo kemari ke RSUD Koja."
"Iya, gw ke sana segera!"
__ADS_1
"Gal, lo buruan ke sini jemput guwa! Guwa gak ada mobil!"
"Iya, gw OTW (on the way) ke tempat Lo!"
Layi dan Galuh tiba di RSUD Koja.
Segera mereka berdua berjalan menuju kamar tempat Ratna sedang dioperasi.
"Lay, cepet amat jalannya. Tungguin guwa!"
Galuh menyesuaikan langkahnya menyesuaikan langkah Layi yang terburu-buru.
Setibanya ia di sana, Layi melihat adiknya Ratna yaitu Shinta yang sedang menunggu di luar ruang operasi.
"Shinta, gimana Ratna?"
Shinta mengangkat kepalanya yang tertunduk dan melihat Layi dan langsung memeluknya sambil menangis.
"Dia masih kritis Mas, Mas kemana aja? Kak Shinta tiap hari menangis mikirin Mas Layi!"
"Mas, Mas kemana aja ...? Shinta kangen ma Mas yang udah Shinta anggap kayak keluarga sendiri."
"Tahu gak Mas? Kak Shinta tuh kalo malem suka nangis mikirin Mas yang gak pernah ngeliat Kak Ratna lagi. Kak, Shinta tuh kalo makan harus sering diingetin, kalo gak diingetin bakalan lupa makan dia ...."
"Kak Shinta cinta sama Kak Layi dan dia gak pernah selingkuh Mas, saya sebagai adiknya bisa jamin dengan nama saya kalau Kak Shinta itu gak pernah selingkuh dan hanya ada Mas di dalam hatinya."
"Iya, maafkan Mas Shinta."
Operasi berjalan lama selama 6 jam penuh.
Dokter keluar dari ruang operasi. Layi serta Shinta langsung membombardir dokter bedah dengan berbagai pertanyaan.
Dokter kesulitan menenangkan Layi dan Shinta yang terus menerus gelisah.
Keesokan harinya dan esok lusa dan esok lusanya lagi Ratna masih tak sadarkan diri.
Layi dengan Shinta bergantian menjaga Ratna di RSUD Koja.
Pada akhirnya di hari ke 40 Ratna terbangun.
Layi yang sedang menjaga Ratna sangat bahagia mengetahui Ratna membuka matanya.
__ADS_1