
Setelah makan, keduanya kembali ke kamar dan kembali tertidur dan keduanya baru bangun saat jam 8 malam.
Mayi membuka bajunya memperlihatkan punggungnya pada Layi. Layi kembali menatap tato ular piton di punggung Mayi dan gejolak hasratnya tiba-tiba kembali menggebu.
Malam itu, keduanya melakukan s.e.k.s dengan lebih intens dan baru selesai setelah 25 ronde xxx. Ruangan kamar hotel itu pun serasa berubah dari wangi parfum ruangan menjadi bau precum yang kuat karena terlalu banyak noda yang menempel di mana-mana terutama di sprei.
______________
Keesokan harinya.
Layi bangun karena alarm di HP yang di setel pada jam 10 pagi.
Layi merasa ngantuk tapi ketika dia melihat tato di punggung Mayi, dia merasa rasa ngantuknya hilang. Bukan hanya rasa ngantuknya, tapi rasa lelah, letih, lesu, dan pegal di seluruh badannya sembuh seketika.
Energi dan vitalitas Layi yang sudah kering karena semalam lelah bercinta tiba-tiba pulih kembali. Dan hasratnya kembali menggelora.
Layi kembali menyetubuhi Mayi yang masih tertidur di kasur. Sentuhan dan cumbuan Layi membuat Mati terbangun. Mayi juga merasakan hal yang sama, rasa lelah dan sakit di seluruh badannya sembuh dan juga vitalitas membaik. Juga, gairah s.e.k.s telah muncul kembali begitu sentuhan gairah Layi menyentuh tubuhnya.
Keduanya menghabiskan waktu beberapa ronde lagi sebelum akhirnya berhenti pada pukul 16.00 WIB.
"Aneh sekali, aku jelas-jelas kelelahan karena bercumbu berjam-jam lamanya, dan rasa lelahnya sama dengan melakukan marathon sejauh 199 Km. Tapi aneh sekali, aku merasa tubuhku tiba-tiba jadi enteng dan badanku segar kembali."
"Aku juga sama Bang, aku merasa tiap aku kelelahan, seketika itu juga rasa lelahku hilang."
"Berapa kali pun aku memikirkannya aku tak bisa menemukan jawaban pastinya. Oh, iya, Yi, ayo kita mandi dan makan ke bawah."
Mayi mengangguk, dan keduanya masuk ke kamar mandi, mandi bersamaan. Tapi ketika Layi memandang tato ular piton, hasratnya kembali menggelora. Mereka berdua akhirnya melakukan s.e.k.s di kamar mandi hingga jam 8 malam.
Setelah mandi, keduanya turun ke bawah dan makan malam bersama.
Sambil makan di lantai bawah, keduanya berbincang, awalnya hanya obrolan ringan, lalu kemudian ke obrolan yang lebih berat.
"Mayi, apa kamu menyesalinya telah melakukannya denganku?"
Mayi menggelengkan kepalanya, lalu berkata, "Tidak Bang ...."
"Aku lega kalau begitu."
"Hanya lega Bang."
"Ya, enggak donk, aku juga jatuh cinta beneran denganmu."
__ADS_1
"Apakah kita resmi jadian?" tanya Mayi.
"Ya," kata Layi.
Malam itu, keduanya kembali memulai aktifitas yang tampaknya mulai menjadi rutin.
Keesokan dan keesokannya lagi hingga seminggu kedepan, keduanya hanya menghabiskan waktu di kamar dan hanya keluar saat lapar.
Keanehan mulai terjadi karena Jam di HP dan di jam tangan Lati selalu menunjukkan pukul 00.01 WIB.
Awalnya, ia pikir jam tangan rusak dan jam di HP-nya eror. Tapi saat ia mengecek jam dinding di lantai bawah dan jam tangan di lengan resepsionis, itu juga menunjukkan pukul 00.01 WIB. Layi merasa ada yang aneh, ia mulai berpikir dan mulai menemukan keanehan lainnya.
Misalnya, resepsionis mengatakan bahwa kamar hotel penuh, tapi ia tidak melihat tamu lain selain dirinya sendiri dan Mayi. Juga, ia tidak pernah melihat pegawai lain selain resepsionis wanita yang menjaga di depan di lantai bawah. Juga, saat ia memesan makanan itu resepsionis itu yang memasaknya. Bukankah hotel harusnya ada koki yang memasak meskipun ini hanya hotel kelas melati?
Layi sengaja turun ke bawah di jam sibuk, jam di mana waktunya orang makan siang, tapi anehnya setelah menunggu lama, tidak ada tamu lain yang turun ke bawah untuk makan.
Kali ini Layi merasa yakin kalau ada yang salah dengan hotel tempatnya menginap.
Ia curiga kalau hotelnya adalah hotel hsus para hantu dan dedemit.
Layi langsung ke atas ke kamarnya.
"Mayi, kita harus segera keluar dari hotel ini. Ada yang aneh dengan hotel ini!"
"Mayi, kita harus segera keluar dari hotel ini. Ada yang aneh dengan hotel ini!"
Mayi tidak bangun oleh teriakan Layi, ia tetap tertidur.
Layi hendak membangunkan Mayi dengan menyentuh pundaknya, tapi ia menemukan tato di punggung Mayi bersinar secara samar. Tato ular itu yang lidahnya menjulur keluar tiba-tiba bergerak dan ditarik masuk ke dalam mulutnya. Tato itu tiba-tiba bersinar.
Seakan tersihir, Layi seolah melupakan tujuannya masuk ke kamar.
Hasrat seksualnya tiba-tiba menjadi menggelora. Ia membelai punggung Mayi yang mulus, ia mulai menciumi setiap bagian tubuh Mayi yang membuat Mayi tiba-tiba terbangun.
Begitu Mayi terbangun, Layi berbisik ke telinganya.
"Aku sedang ingin, ayo lakukan lagi."
Mayi mengangguk, keduanya mulai bercumbu lalu lagi dan lagi lalu lagi dan terus nambah lagi hingga energi mereka habis saat jam 12 malam. Keduanya lalu tertidur pulas.
Saat mereka tidur pulas, ketukan keras terdengar di pintu kamar yang membangunkan keduanya.
__ADS_1
Tok! tok! tok!!
Layi yang sedang tidur merasa kesal karena terbangun oleh ketukan pintu.
"Siapa?!"
Tidak ada suara balasan.
"Siapa sih malem-malem gini ketuk-ketuk pintu?!"
Layi berjalan ke arah pintu dan membuka pintu, tapi tak ada orang di pintu.
Layi merasa kesal, serasa ada orang yang cari gara-gara gangguin dia tidur!
"Sialan! Awas aja kalo ketahuan orangnya mau guwa smackdown nanti!"
"Kenapa Bang? Kok, marah-marah?" tanya Mayi
"Gak tahu tuh, ada orang iseng ketuk-ketuk pintu kamar, pas di buka malah gak ada orangnya!!"
"Hantu penunggu hotel ini mungkin Bang yang ketuk pintu?"
"Hush, ngawur!"
Layi berjalan ke arah kasur ingin tidur lagi, tapi ia melihat jam dinding di kamarnya berdetak tapi jarum jam menunjukkan pukul 12.00. Layi mengambil HP-nya dan menemukan jam di HP-nya juga sama jam 12 malam.
Layi akhirnya teringat akan keanehan hotel ini.
"Astaga! Kenapa guwa bisa lupa?!"
"Kenapa Bang?"
"Jam di HP-ku dan jam dinding di kamar dan jam dinding di manapun di hotel ini selalu menunjukkan jam 12 malem Yi! Pasti ada yang salah dengan hotel ini!"
Mayi melirik jam dinding di kamarnya lalu berkata dengan tercengang.
"Ya, ampun ...! Masih jam 12 malem aje gak berubah-ubah??!"
Mayi lalu mengambil HP Layi dan jam juga menunjukkan waktu yang sama.
"Kamu baru nyadar Yi? Ini dah seminggu jam gak berubah-ubah waktunya lho."
__ADS_1