Susuk Tato Ular

Susuk Tato Ular
Asal-usul Hotel TIREN dan Hantu Resepsionis


__ADS_3

Layi melepaskan pelukannya, dan memeriksa tubuh Sekar, takut kalau ada luka di tubuh Sekar.


Meraba ke pundak yang tertutup baju lalu membalik badan Sekar memeriksa bagian belakang tubuh Sekar. Meraba pada bagian tertentu yang tersembunyi oleh pakaian Sekar seolah takut kalau Sekar menyembunyikan luka di badannya dengan pakaiannya.


"Aku baik-baik saja ... apa kamu sedang memeriksa apa aku memiliki luka atau apa, atau kamu sedang berbuat mesum ke tubuhku Sayang?"


Layi: "..." sayang, aku sangat mengkhawatirkanmu okey?


Sekar memiliki ide untuk menenangkan hati Layi yang gelisah dengan menggoda Layi.


Sekar mengusap dada Layi. Layi tertegun.


Sekar mencium Layi dan jadilah malam itu malam seribu ronde.


(adegan di-skip haha.)


Keesokan harinya, Seperti biasa Layi mengunjungi rumah sakit untuk menjenguk Ratna.


Layi memandang Ratna yang berbaring lemah tak berdaya. Teringat akan masa lalu dimana ia menghabiskan waktu bersama Ratna. Hari-harinya penuh kebahagiaan.


Saling membantu menyusun skripsi dan banyak tugas menyusun makalah.


Saling meminjami uang saat tak ada uang dan menghibur satu sama lain saat salah satu dari keduanya berduka.


Ratna adalah wanita yang spesial di hati Layi.


Cinta pertama sudah spesial, ditambah Ratna adalah gadis pertama yang tidur dengannya.


Banyak kenangan manis selama hampir 10 tahun pacaran dengan Ratna. Baginya Ratna sangat berarti dan orang paling berharga selain orang tuanya dan Sekar.


Layi mengusap kening Ratna dengan penuh kasih sayang.


"Cepatlah bangun sayangku ...."


Layi menemani Ratna hingga akhirnya saat sore hari Shinta datang menggantikannya untuk menjaga Ratna.


Layi ijin pamit pada Shinta dan kembali ke rumah.


Saat ia kembali ke rumah, ia mencium aroma makanan yang lezat yang menggugah rasa laparnya.


Layi mendatangi dapur dan benar saja! Sekar sedang memasak di dapur.


Masakan Sekar sangat lezat, dan Layi mulai ketagihan masakan Sekar selama sebulan ini.


Sekar menyambut Layi dengan senyuman, dan Layi menyanjung kecantikan dan kemampuan Sekar dalam memasak hidangan.

__ADS_1


Malamnya saat mereka akan memulai sesuatu di ranjang, telpon Layi berbunyi.


Panggilan dari Galuh.


"Layi, ayo datang ke diskotik XYZ! Temenin guwa dan Melinda biar lebih seru! Ajak juga Sekar!"


Layi menatap Sekar, dan Sekar mengangguk.


"Oke Bro, tunggu bentar, 20 menit lagi guwa datang bareng Sekar."


Layi menutup HP dan langsung memesan taksi online dari Grab.


Setelah 29 menit Layi dan Sekar datang ke tempat Galuh dan Melinda.


Melinda dan Galuh bisa melihat Sekar karena Sekar menampakkan dirinya pada keduanya, adapun yang lain seperti pengunjung diskotik lainnya, mereka tentu saja tidak bisa melihat Sekar.


Layi dan Sekar berjoget dengan iringan musik dari DJ. Ditengah joget, Layi berhenti karena ia ingin ke toilet.


Di toilet saat selesai pipis, hantu resepsionis kembali muncul dan hendak menyerang Layi tapi dihentikan oleh Sekar yang datang tepat waktu.


Hantu resepsionis dan Sekar tiba-tiba saling mencekik!


Mata mereka saling melotot tak ada yang mau mengalah!


Lama saling mencekik, keduanya akhirnya saling melepaskan cekikan masing-masing.


Keduanya mundur dua langkah dan siap menyerang dengan kekuatan supranatural mereka.


Lidah hantu resepsionis yang ujungnya seperti lidah ular tiba-tiba memanjang, matanya memerah dan taring muncul di giginya. Rambutnya menjadi panjang dan acak-acakan.


Kulit Sekar berubah menjadi putih dan lebih putih seperti batu giok. Memancarkan aura dingin seperti es, suhu ruangan tiba-tiba menjadi dingin seolah membeku.


Mata Sekar menjadi hitam dan rambutnya menjadi putih, kuku jari Sekar memanjang dengan warna kuku berwarna putih dengan ujungnya yang tajam.


Hantu resepsionis mengeluarkan aura hitam dan kabut hitam muncul di sekitar tubuhnya.


Sekar mengeluarkan aura kabut putih yang membekukan yang sangat dingin di kulit.


Aura hitam dan putih saling bertabrakan!


Aura putih sepertinya lebih unggul dan mendorong aura hitam lalu maju menyerang hantu resepsionis.


Sebelum aura putih mengenai tubuh hantu resepsionis, hantu resepsionis kabur menghilang dan lolos dari serangan aura putih Sekar.


"Sialan! Dia kabur lagi!!" gerutu Sekar dengan kemarahan!

__ADS_1


"Lain kali aku pasti akan memusnahkannya!"


Sekar berbalik dan mendapati Layi yang sedang menatapnya dengan penuh kekhawatiran.


Ada kepuasan dalam mata Sekar saat ia melihat Layi begitu mengkhawatirkannya.


Sekar tersenyum dan berkata, "Apa yang kamu khawatirkan Sayang?"


"Jangan khawatir, aku baik-baik saja. Aku lebih kuat dari si pengecut itu, dan aku pasti akan memusnahkannya jika ia berani muncul kembali!"


"Sekar, kenapa hantu itu mengejarku?!"


"Aku akan menjelaskannya nanti di rumah."


Sekar dan Layi yang kesenangannya di diskotik telah dirusak oleh kemunculan hantu resepsionis memutuskan untuk pamit ke Galuh dan Melinda.


Galuh tampak kecewa karena Layi pergi terlalu dini, tapi ia juga memaklumi karena mungkin sedang ingin bercinta dengan Sekar. Bagaimanapun Layi dan Sekar tampak seperti pasangan pengantin.


____________


Setibanya di rumah, Layi kembali menanyakan soal hantu resepsionis yang mengejarnya.


Sekar menjelaskan bahwa tidak seperti dirinya yang merupakan arwah penasaran yang mati tanpa dendam, hantu resepsionis itu adalah hantu yang mati dengan penuh kebencian dan dendam.


Sekar menjelaskan bahwa hantu resepsionis itu diperkosa di hotel oleh salah satu tamu. Dia diperkosa dan dibunuh sehingga mati dan menjadi arwah penasaran.


Dia mendatangi pembunuhnya dan membalas dendam dengan menakuti si pembunuh selama setahun penuh hingga membuat si pembunuh menjadi gila sebelum kematiannya.


Meskipun sudah membunuh orang yang telah memperkosa dan membunuhnya, dendamnya tidak padam karena pada dasarnya hantu resepsionis itu memang terlalu jahat selama masa hidupnya.


Hantu resepsionis itu memilih menjadi hantu penasaran daripada menjalani terlahir kembali atau bereinkarnasi.


Hantu resepsionis itu lalu membunuh istri si pembunuh dan membantai keluarga si pembunuh termasuk anak si pembunuh yang masih berumur dua tahun.


Hantu itu semakin hari semakin jahat.


Ia membangun hotel yang diperuntukkan untuk para hantu dan kadang menyesatkan manusia agar menginap di hotelnya yang ia namai hotel TIREN.


Akan baik-baik saja bila hantu lain yang datang dan menginap di hotelnya, tapi masalahnya bila ada manusia yang menginap di hotelnya ia akan meminta bayaran berupa nyawa si penyewa dan menjadikannya arwah penunggu hotel.


Alasan kenapa Layi masih hidup sampai sekarang adalah karena Sekar yang selama ini melindunginya.


Sekar menyamarkan kematian Layi saat terjadi kecelakaan mobil untuk menipu si hantu resepsionis. Itu bisa menipu hantu resepsionis untuk sementara waktu, tapi Sekar sudah siap dengan persiapan selanjutnya.


Sekar meletakkan segel di tubuh Layi yang bisa menyembunyikan kehadiran Layi dari pengejaran si hantu resepsionis.

__ADS_1


__ADS_2