Susuk Tato Ular

Susuk Tato Ular
Saya Mencintainya Bahkan Jika Ia Adalah Hantu


__ADS_3

Ratna memanggil nama Layi dengan lemah. Ia sekuat tenaga menjulurkan tangannya hanya untuk mengelus wajah Layi yang ia cintai.


"Mas ...."


Layi membantu tangan Ratna dengan mengangkatnya dan meletakkannya di wajahnya sesuai keinginan Ratna.


Layi menangis melihat Ratna yang bernapas dengan susah payah layaknya orang yang sekarat.


"Mas ...."


Layi menundukkan kepalanya agar Ratna bisa berbisik di telinganya.


"Mas, aku --cinta --kamu. Maukah --kamu --kembali --menjadi --kekasihku?"


Layi merasa Ratna sedang sekarat, jadi ia berniat mengabulkan apapun permintaan Ratna. Layi mengangguk dan berkata, "Tentu, kamu adalah kekasihku selamanya Ratna."


Ratna a tersenyum mendengar kata-kata Layi. Ia merasa bisa mati dengan tenang.


Tubuh Ratna mengejang, dan napasnya menjadi berat.


Layi panik, ia segera keluar berlari memanggil dokter.


"Dokter! Dokter tolong pasien Ratna!"


"Dokter ...! dokter!!"


Layi langsung menarik dokter ke kamar Ratnaa begitu ia melihat satu.


Dokter mulai memeriksanya, dan Layi terus berdo'a dalam hati agar Ratna bisa melewati hari ini dan hari lainnya. Berdo'a agar Ratna bisa tinggal bersamanya sampai hari tua.


Layi menelpon Shinta a menjelaskan keadaan kakaknya. Shinta menangis dan langsung pergi ke RSUD Koja. Selama perjalanannya ke RSUD Koja, Shinta tak henti-hentinya berdo'a agar kakaknya melewati keadaan kritis.


Setelah semua, Ratna adalah satu-satunya keluarganya setelah orangtuanya meninggal dua tahun yang lalu.


Hari ini adalah hari terburukku setelah masa sulit pada Tragedi Virus Mabuk.


Tragedi Virus Mabuk merenggut Ayah dan kakaknya juga kekayaan keluarganya.


Dan sekarang adalah hari yang sulit untuknya. Pertama ia jatuh cinta pada Mayi tapi tak bisa menemui Mayi yang keberadaanya tidak diketahui. Layi harus menahan siksaan rasa rindu yang semakin kuat hari demi hari.


Kedua adakah Ratna cinta pertamanya yang keadaannya bagaikan setengah hidup atau setengah mati yang kini ia hanya terbaring di ranjang rumah sakit dalam keadaan tak sadarkan diri.


Keduanya adalah wanita yang sangat Layi cintai. Layi takut ia akan kehilangan keduanya.


___________


"Layi, Kata Tante Melinda, Nyai Belut Radish sudah kembali ke Indonesia."

__ADS_1


Nyai Belut Radish adalah dukun yang menciptakan susuk tato ular, sebenarnya sudah lama Layi ingin bertemu dengannya, pokonya sudah dari kemarin-kemarin! Hanya saja saat Tante Melinda mengunjungi kediaman Nyai Belut Radish sekitar 43 hari yang lalu, beliau sedang pergi ke luar negeri mengurus pelanggan luar negeri.


"Apakah beliau bisa bertemu dengan saya?"


"Kata Tante Melinda beliau bebas besok. Jadi nanti sore kita bisa ketemu orangnya di bioskop."


"... bioskop? Apa kamu gak salah ucap apa emang kupingku yang lagi budeg?!"


"Kamu gak salah denger! Nyai Belut Radish adalah penggemar film Ada Apa dengan Cinta. Jadi besok dia mau nonton film dari remake Ada Apa dengan Cinta."


"Apa dia beneran dukun? Dukun, kok, bisa nonton bioskop?"


"Dukun juga manusia kali bro!"


"Oke, jam berapa ketemuannya?"


"Jam setengah dua kita nemenin dia nonton bioskop sampe jam 3 sore, habis tuh kita bawa dia ke cafe terdekat buat ngobrolin masalah tato ular dan si Mayi."


"Oke, atur aja bro. Papayo, guwa mau ke WC dulu mau BAB (buang air besar).


"Sialan! Boker, kok bilang-bilang! Untung guwa lagi gak makan!"


____________


Jam satu siang, keempatnya ketemuan di sebuah mall besar di daerah Sunter.


Selama bioskop diputar, Layi yang sedang bad mood karena kedua kekasihnya dimana yang satu hilang dan satunya lagi mati suri, memilih untuk tidur tanpa memedulikan layar film yang sedang diputar.


Setelah selesai nonton, Nyai Belut Radish ingin maen ke TimeZone, tapi ide itu langsung ditolak oleh Tante Melinda, Galuh, dan juga Layi.


Apa jadinya seorang nenek-nenek maen pistol tembak atau masukin bola ke keranjang di TimeZone? Halo, apa ingin jadi tontonan sirkus?! Wajar jika ketiga yang lain menolak keinginan Nyai Belut Radish yang sudah berumur 89 tahun.


Nyai Belut Radish hanya bisa bersedih dengan penolakan ketiganya, tapi ia tak bisa berbuat apa-apa karena alasan ketiganya masuk akal.


Keempatnya akhirnya pergi ke kafe Pizza. Kafe yang menjual puluhan menu pizza.


"Jadi apa yang kamu ingin tanyakan anak muda?"


Layi memulai pertanyaaan pertama.


"Apa Nyai kenal dengan seorang pemakai susuk tato ular yang bernama Mayi?"


"Mayi? haha! Tidak ada pelangganku yang bernama Mayi."


"Tidak ada?!"


"Ya, aku hafal semua nama-nama pelangganku. Tidak ada seorangpun yang bernama Mayi!"

__ADS_1


"Lantas, gadis yang mengaku bernama Mayi itu siapa? Kenapa dia memiliki tato ular?"


"Haha! Aku bisa memberikanmu petunjuk anak muda."


"Mayi, kemungkinan arwah penasaran itu ingin memberimu petunjuk di hari kamu mengenalnya bahwa ia sebenarnya telah lama meninggal dan telah lama menjadi mayit. Mayi ditambah t sama dengan Mayit!"


"Lantas siapa sebenarnya nama asli dari Mayi ini?!"


"Nama aslinya adalah Sekar Hati Nyakar Langit."


Layi: "..."


"Aku hanya bercanda, nama aslinya hanya Sekar Hati gak pake Nyakar Langit."


Layi: "..."


"Gimana Nyai bisa tahu kalau nama aslinya Sejar Hati?"


"Itu mudah, seperti yang saya sebutkan sebelumnya, saya hafal semua wajah pelanggan saya beserta nama-namanya."


"Bukti otentik bahwa namanya Sekar Hati adalah karena ia ada dibelakang dan mengawasimu Layi! Aku ingat wajahnya dan itu adalah wajah yang pernah meminta jasa susuk tato ular, dan setiap pelanggan harus menunjukkan KTP-nya sehingga saya hafal semua nama-nama pelanggan saya!"


"Dia ada di belakangku? mengawasiku? benarkah?"


"Ya."


"Mayi atau Sekar! Tunjukkan dirimu!"


Mayi muncul dari udara kosong selama beberapa detik, lalu kembali menghilang ....


"Mayi ...! Jangan pergi Mayi ...!" teriak Layi.


"Dia sebenarnya beneran hantu ...." bisik Galuh.


Kemunculan Mayi atau Sekar yang hanya sesaat membuat Layi, Galuh, dan Tante Melinda tercengang. Suasana menjadi aneh untuk sesaat ....


"Kini kamu sudah tahu kalau dia sebenarnya adalah hantu. Lantas apa yang mau kamu lakukan?"


"Maksud Nyai?"


"Maksudku, apakah kamu akan menerima hubungan romantis dengan makhluk ghoib atau kamu akan memutuskan hubunganmu sampai di sini saja?"


Nyai Belut Radish lantas lanjut berkata, "Jika kamu ingin mengakhiri hubunganmu dengan Sekar, aku akan membantumu memutuskan koneksimu dengan Sekar dan kamu tidak akan terpengaruh oleh susuk tato ular piton lagi. Tapi jika kamu memutuskan untuk menerima hubunganmu dengan Sekar, maka aku hanya akan menutup mata dan membiarkan hubungan kalian tetap berlangsung dan tidak akan mengganggu hubungan kalian."


Tidak butuh lama sebelum Layi mengambil keputusan dengan tegas!


"Saya ingin menjaga Sekar di sisiku! Saya tak bisa kehilangan dia, saya mencintainya bahkan jika ia adalah hantu."

__ADS_1


__ADS_2