Susuk Tato Ular

Susuk Tato Ular
Legenda 1.000.000 Tahun Klan Wolf


__ADS_3

Klan Wolf mengadakan rapat dengan semua anggota klan wajib datang.


Ketua Klan duduk di tengah, dua tetua utama duduk di sebelah kiri dan kanannya. Sementara 12 tetua lainnya duduk menyebar di samping kanan dan kiri.


Di hadapan mereka adalah anggota klan yang berjumlah 100.000 orang.


"Apa semua orang sudah datang?" tanya Tetua Kedua.


Seorang maju dan melapor, "Lapor, semua anggota klan yang berjumlah 100.000 telah hadir semua."


"Bagus, silahkan duduk ke kursimu."


Tetua Kedua menatap Ketua Klan, Ketua Klan mengangguk dan kembali duduk di kursinya yang terletak di sebelah kiri Ketua Klan.


Ketua Kan mulai berbicara.


"Ada hal penting yang harus aku sampaikan!"


"Seperti yang kalian ketahui bahwa ada legenda yang sudah turun temurun selama lebih dari 1 juta tahun yang lalu bahwa akan lahir seorang bayi wanita dari tubuh yin yang kelak akan memusnahkan Klan Wolf."


"Ciri-ciri bayi itu adalah, ibunya harus tubuh yin, dan selama kehamilannya akan ada keanehan pada kehamilan berupa perut yang besar dan pertumbuhan tiba-tiba pada perut si ibu hamil."


"Bayi yang ditakdirkan untuk memusnahkan Klan Wolf telah muncul!"


"Bayi itu harus dibunuh saat dia baru lahir ke dunia ini! Kalau tidak, Klan Wolf hanya akan tinggal nama!"


"Aku sebagai Ketua Klan meminta kalian semua untuk berpartisipasi dan menyerang bayi yang akan menjadi musuh Klan Wolf kita di masa depan!"

__ADS_1


Tetua Pertama tiba-tiba berteriak, "Bunuh bayi itu!"


Orang-orang secara bertahap mengikuti teriakan Tetua Pertama.


"Bunuh bayi itu!"


"Bunuh bayi itu!"


"Bunuh bayi itu!"


Semua orang di Klan Wolf terbakar dengan keinginan untuk memusnahkan ancaman masa depan mereka! Kecuali satu orang, yaitu Hendrawan Wolf. Dia tampak murung.


____________


Malam itu, Galuh dan Melinda datang bermain ke vila tempat Layi dan Ratna tinggal.


"Gimana kabarmu, Bro?"


"Baek dan sehat."


Layi, Ratna, Galuh, dan Melinda berbincang-bincang dengan pertanyaan sederhana pada awalnya. Lalu Galuh tampak mulai serius.


"Bro, guwa datang ke sini bukan karena guwa pengen maen doank aja, bro. Guwa juga bawa pesan dari Nyai Belut Radish."


"Hah? Pesan apaan?"


"Kalo bayi yang ada di perut Ratna ...."

__ADS_1


"Kenapa emangnya dengan bayinya?"


"Itu, Nyai Belut Radish bilang kalo Klan Wolf ingin ngebunuh bayi Lo begitu dia lahir!"


”Apa??!" teriak Layi dan Ratna secara bersamaan.


"Kata Nyai Belut Radish, ada legenda di Klan Wolf bahwa bayi wanita dengan kehamilan aneh dari ibu yang bertubuh yin akan memusnahkan Klan Wolf begitu ia terlahir ke dunia kelak saat ia dewasa nanti."


"Hari gini masih percaya takhayul gituan?! apaan ....?!"


"Legenda ini sudah turun temurun di Klan Wolf sejak 1.000.000 tahun yang lalu. leluhur Klan wolf terus menerus mengingatkan keturunan mereka dari generasi ke generasi. Bisa dibilang Klan Wolf menganggap legenda ini nyata karena sudah turun temurun dari nenek moyang pertama mereka sejak 1.000.000 tahun yang lalu."


"Lo gak bercanda, kan Gal?"


"Gak, lah! Guwa serius, Bro!"


Layi dan Ratna menjadi gelisah setelah mendengar apa yang dikatakan Galuh.


"Lantas apa yang harus kami lakukan? Apa pesan Nyai Belut Radish?" tanya Ratna.


"Beliau menyuruh kalian untuk secepatnya meniggalkan Bandung! Nyai Belut Radish menyuruh kalian untuk menemuinya."


Ratna dan Layi saling memandang, tatapan keduanya bertemu, lalu mengangguk.


"Kami akan segera berkemas! Sayang, kita pergi sekarang juga."


"Ya," kata Ratna sambil mengangguk.

__ADS_1


__ADS_2