
Layi memutuskan untuk kencan keluar besok dengan Sekar agar Sekar berhenti ngambek padanya. Sekar setuju.
Layi dan Sekar pergi ke bioskop, saat Layi mengantri membeli tiket, ia menerima tatapan aneh dari orang-orang di sekitar karena di mata mereka Layi seperti orang gila yang sedang ngobrol sendirian. Padahal aslinya Layi sedang ngobrol dengan Sekar yang ada di sampingnya.
"Beli tiket dua buat saya dan pacar saya di samping saya."
Penjual tiket melihat Layi dengan tanda tanya, di mana pacarnya? Apa orang ini pacaran dengan hantu? Kok, pacarnya gak keliatan?
Penjual tiket langsung memberikan dua tiket, dia tak mau berlama-lama melayani Layi.
Tapi Layi tidak mau pergi dan memandang si penjual tiket.
"Kenapa, Pak?"
"Kembaliannya belum."
"Akh! maaf."
Penjual tiket langsung memberikan Layi uang kembalian.
Layi masuk ke dalam bioskop
dan mencari tempat duduknya. Kebetulan tempat duduk yang ia dapat ada di kursi belakang, sangat cocok untuk mencuri ciuman saat orang lain tidak memperhatikan, terlebih lagi kursi bioskop hanya setengah terisi.
Benar saja, Layi dan Sekar tidak fokus menonton film horor yang sedang tayang, ia malah asyik berciuman dengan Sekar.
Beberapa kursi di sebelah kanan Layi adalah sepasang pemuda yang sedang berciuman, tapi ciuman mereka berhenti saat mendengar ******* samar di samping mereka yang berjarak beberapa kursi.
Awalnya mereka mengira ada orang lain yang sedang ciuman sama seperti mereka. Tapi ternyata itu hanya orang gila (Layi) yang sedang latihan ciuman sendirian.
(Mereka mengira Layi sedang latihan ciuman sendirian padahal aslinya Layi sedang ciuman dengan Sekar. Hanya saja sebagai hati Sekar tidak bisa dilihat orang lain.)
Kedua sejoli itu tertawa dan mengejek Layi dengan suara pelan.
"Lihat, ada pria gila yang sedang latihan ciuman dengan udara haha."
__ADS_1
"Mungkin dia frustrasi karena masih jomblo. Sayang sekali, ganteng-ganteng kok gila?!"
"Eh, bisa jadi dia sedang bayangin ciuman sama cinta tak terbalasnya. Dasar pria gila!"
Layi tidak mendengar omongan kedua sejoli itu karena suara mereka pelan. Tapi berbeda dengan Sekar yang merupakan hantu dimana telinganya lebih tajam dan bisa mendengar dengan jelas.
Sekar memutuskan untuk menakut-nakuti kedua pasangan itu.
Sekar melakukan sihir dengan merubah wajahnya menjadi setengah wajah yang terluka dan berdarah.
Sekar dengan wajah yang terluka tiba-tiba muncul di mata kedua pasangan itu, dan keduanya memandang tidak percaya dengan apa yang mereka lihat. Keduanya ketakutan karena tiba-tiba melihat hantu, dan si cowok ngompol di celananya. Sementara itu si cewek menutup wajahnya dengan kedua tangannya berharap hantu Sekar cepat pergi.
Film berakhir, Layi dan Sekar keluar dari bioskop sementara si cowok yang ngompol tidak bisa keluar karena mau celananya basah. Si cewek merasa malu dan memutuskan untuk putus dengan pacarnya yang ngompol.
Sementara itu, setelah waktu yang lama akhirnya si cowok yang ngompol keluar dari bioskop dengan kepala tertunduk karena malu. Orang-orang di sekitar yang melihat celananya basah mulai memfhoto dan memvideokannya, menguploadnya ke YouTube dan Instagram.
Keesokan harinya, dua buah video dengan judul -Jangan Nonton Film Horor Kalo Suka Ngompol- dan -Pria Ngompol di Bioskop Karena diputusin Pacar- menjadi trending di dunia Maya.
Layi dan Sekar meneruskan kencan mereka hari itu. Layi membawa Sekar pergi ke KFC dan memesan banyak makanan.
Faktanya Layi tidak makan sendirian, ia memesan tiga porsi tentu saja dua porsinya lagi untuk Sekar.
Sekar menggunakan ilusi untuk menipu orang-orang yang menonton seolah tiga porsi dimakan oleh Layi semua, padahal dua porsinya dimakan oleh Sekar, sedangkan Layi hanya makan satu porsi.
Terlepas pandangan aneh orang-orang pada Layi, Layi tetap menikmati makanannya tidak mempedulikan pandangan orang-orang.
Layi dan Sekar pergi menjelajah di dalam mall. Keduanya melihat kerumunan di lantai bawah. Keduanya penasaran dan ternyata sedang ada lomba dance yang disponsori oleh permen Kopiko.
Layi ingin mendaftar tapi skill dance-nya biasa biasa saja.
Sekar punya ide. Karena ia jago dance, maka ia bisa mewakili Layi ikut lomba dance.
Layi setuju, karena ia pikir Sejarah yang akan dance sementara ia berdiri menonton Sekar dance dengan gaya yang seksi.
Tapi ternyata di luar dugaan! Sekar merasuki tubuh Layi dan naik ke panggung menggunakan tubuh Layi untuk dance di panggung.
__ADS_1
Karena Sekar wanita, ia dance dengan gaya wanita, menjadikan Layi sangat terhibur untuk dilihat karena ia nge-dance dengan gaya gemulai ....
Bukan hanya gaya dance gemulai, tapi Layi yang dirasuki Laras juga dance dengan gaya yang ajaib. Melakukan salto 100 kali, meloncat setinggi 4 meter di panggung, dan gerakan tangan gemulai yang seperti ilusi.
Saat dance berakhir, suara tepuk tangan meriah terdengar. Juga suara suitan seperti menggoda gadis terdengar dari penonton pria yang sebenarnya adalah ledekan karena ada gaya gemulai pada dance Layi.
Terlepas dari itu, Layi tetap mendapatkan skor tinggi karena kemampuan akrobatik dance-nya yang luar biasa!
Sekar keluar dari tubuh Layi, dan Layi mendapatkan kembali kesadarannya. Layi tidak tahu apa yang terjadi, dia hanya tahu kalau Sekar mengambil alih tubuhnya untuk membantunya dalam lomba dance.
Saat penilaian berakhir, Layi mendapatkan skor tertinggi dan berhak atas hadiah uang tunai 10.000.000 Rupiah dan permen kopiko sebanyak 10 kardus yang kalau ditotal beratnya akan menjadi sekitar 100 Kg.
Layi dan Sekar pulang ke rumah. Setibanya di rumah, Layi pergi mandi.
Di kamar mandi saat Layi selesai membilas dan telah memakai handuk, hantu resepsionis tiba-tiba muncul membuat Layi kaget!
Saat hantu resepsionis akan mendekat ke Layi, Sekar tiba-tiba muncul di hadapan Layi melindunginya.
Sekar dan hantu resepsionis saling memandang dalam diam.
Ada kebencian dalam tatapan mata Sekar, sementara tatapan mata hantu resepsionis terdapat kesenangan karena telah menemukan orang yang dicarinya.
Hantu resepsionis menghilang. Sekar juga menghilang. Entah kemana keduanya pergi.
Layi yang gundah gulana hanya bisa menunggu kedatangan Sekar dan berharap Sekar baik-baik saja.
Setelah menunggu selama 5 menit, Sekar akhirnya muncul dalam keadaan baik-baik saja. Sekar muncul dengan tersenyum karena ia tahu Layi mengkhawatirkannya.
"Sekar, kamu baik-baik saja?"
"Ya, aku baik-baik saja."
"Lantas hantu itu ...."
"Dia kabur karena tidak bisa menang dariku!"
__ADS_1
Layi menghampiri Sekar dan langsung memeluknya. Hanya Tuhan yang tahu kalau ia sangat mengkhawatirkan Sekar.