
Setibanya Sekar di rumah, dia langsung memasang perisai tak kasat mata yang akan menjadi alarm bila ada penyusup yang datang ke rumah itu, terutama bila itu adalah hantu.
Sekar dan Layi tiba saat sudah jam 19.00 WIB, dan keduanya memutuskan untuk mandi bersama.
Layi menyirami Sekar dengan air pancuran dari gayung.
Rambut Sekar basah oleh siraman, dan ia menunduk malu-malu kucing.
Layi mendudukkan Sekar di pangkuannya dan mulai memijit dan mengeramas kepala Sekar dengan shampo.
Sekar menikmati pijatan Layi di kepalanya. Saat pijatan selesai, Layi membasuh kepala Sekar dengan air gayung.
Layi berbisik di telinga Sekar, "Selanjutnya bagian mana dari tubuhmu yang harus kusabuni dulu?"
Pipi Sekar memerah dan ia merasa geli dan malu tapi ia menantikannya.
Tangan Layi mulai menyentuh pundak t.e.l.a.n.j.ang Sekar lalu turun ke bawah.
Sekar bergidik, dia memberontak dan mendorong tubuh Layi hingga Layi terjatuh ke belakang. Sekar lalu melarikan diri dari kamar mandi.
"Hei, tubuhmu belum dibersihkan, kembali!"
Tidak ada tanggapan dari Sekar, Layi akhirnya keluar dan menyusul Sekar dan mulai memperkosa Sekar di ranjang hingga pagi jam 8 baru selesai.
Keduanya tertidur hingga jam 9 malam baru bangun.
Layi yang bangun dengan perut kelaparan memutuskan menyeduh mie gelas sambil memesan makanan dari GoFood.
Adapun Sekar, karena ia hantu, ia tidak merasa lapar samasekali. Kalaupun ia makan, itu hanya karena ia ingin merasakan rasa makanan di lidahnya.
Hantu resepsionis datang ke luar rumah Layi. Ia tidak masuk karena ia menyadari kalau rumah Layi dipasang perisai ghoib yang akan menyadarkan Sekar akan kedatangannya.
Ia menunggu sebentar sebelum tiba-tiba seorang ojek online datang membawa makanan take out.
Sekar membuka pintu rumah dan menerima paket makanan dari supir GoFood. Hantu resepsionis yang memata-matai langsung sembunyi takut kehadirannya diketahui Sekar!
Setelah Sekar masuk kembali ke dalam rumah, ia keluar dan merasa malam ini ia tidak akan bisa mengambil nyawa Layi, jadi ia mengganti target dengan menargetkan pengemudi ojek online itu!
Hantu resepsionis itu menciptakan ilusi membuat jalan bercabang dua yang membuat bingung pengemudi ojek online itu.
Ojek akhirnya masuk ke alam jin dengan memasuki jalan bercabang. Motornya tiba-tiba mogok dan HP-nya kehilangan sinyal.
Tak ada bengkel dan tak ada apapun di jalan itu yang membuat bulu kuduk ojek itu merinding.
Setelah lima menit mendorong motornya yang mogok, ia menemukan hotel TIREN dan memutuskan untuk menginap.
__ADS_1
Ojek memarkir motornya dan masuk ke dalam hotel.
"Permisi Mbak, saya mau nginep semalem di sini. Berapa tarif semalemnya?"
Resepsionis wanita menjawab, "Murah Bang, gak usah perlu bayar pake uang, cukup bayar dengan hatimu."
Resepsionis wanita berkedip mata.
Si supir ojek merasa ada kesempatan. Dan benar saja ia mencoba merayu si resepsionis wanita dan akhirnya si resepsionis wanita itu mau menghabiskan malam bersama di kamar hotel.
Keesokan harinya.
"Bang, mau terus nginep di sini apa chek out?" tanya si resepsionis wanita di kamar hotel pada supir ojek online yang masih setengah ngantuk di kasur.
"Abang mau chek out nanti jam 10 siang. Maklum, bini pasti marah-marah kalau abang pergi terlalu lama dari rumah."
"Ah, Abang jahat ninggalin saya sendirian di sini."
"Abang gak ninggalin, kok ...! Nanti malem Abang ke sini lagi buat nemenin kamu."
"Abang nakal selingkuh dari bini di rumah!"
"Gak apa-apa kalo selingkuhnya sama kamu, soalnya kamu cakep banget kayak Dewi Fortuna!"
"Abang bisa aja!"
Tanpa menunggu persetujuan si resepsionis wanita, Supir ojek online langsung menyerang si resepsionis wanita dan mulai ******* bibir dan mulutnya dengan kasar.
Satu jam kemudian permainan berhenti.
Si supir ojek kembali mengenakan pakaiannya. Ia menatap si resepsionis wanita.
"Abang check out dulu. Berapa tarif menginap hotel ini?"
"Tarifnya gak pake uang Bang, tapi pake hati. Abang mau gak bayar pake hatimu? Kalo Abang bayar pake hatimu, Abang gak usah ngeluarin uang."
"Kalau begitu Abang bayar pake hati aja dech," kata si supir dengan mengedipkan sebelah mata.
"Terimakasih banyak Bang dah mau bayar pake hati!"
Sedetik selanjutnya, Kuku si resepsionis wanita memanjang dan menusuk dada si supir ojek lalu merobek dadanya dan mengambil hatinya.
jantung yang masih berdenyut terlihat di telapak tangan si resepsionis wanita yang ternyata adalah seorang arwah penasaran!
Supir ojek online tak percaya dengan apa yang terjadi. Ia memandang hatinya yang keluar dan sekarang ada di telapak tangan si hantu wanita dengan tidak percaya dan shock berat. Sedetik kemudian ia rubuh di lantai dan akhirnya mati.
__ADS_1
"Selamat, arwahmu akan menjadi hantu sepertiku dan akan menemaniku di hotel TIREN selamanya!"
"Hi hi hi hi!" hantu resepsionis wanita tertawa seram.
"Selanjutnya kamu adalah targetku selanjutnya Layi! Kamu belum membayar biaya menginap di sini sebelumnya! Tentu saja kamu juga harus membayar dengan hatimu!"
_____________
Layi datang ke RSUD Koja untuk menjenguk Ratna. Di sana ia sekilas melihat hantu resepsionis wanita. Tapi Layi tidak begitu yakin apakah itu hanya halusinasinya atau itu benar-benar hantu jahat itu yang selalu mengejarnya.
Layi berjalan melangkah masuk ke kamar Ratna dan ia langsung shock melihat dia!
Hantu resepsionis wanita berada di samping Ratna!
"Apa yang kamu lakukan di sini?!"
"Aku ingin hatimu, Sayang!"
"Hatiku atau jantungku?!"
"Jantungmu, Sayang."
"Kalau aku menolak?"
"Maka aku akan mengambil jantung kekasihmu!" kata si hantu sambil telunjuknya menunjuk ke dada Ratna.
"-ke -kenapa harus jantungnya?! Ia tidak ada sangkut pautnya!" Layi berteriak dan mulai gelisah!
"Kalau begitu, berikan jantungmu!"
"Tidak!!" suara lain muncul dan itu adalah suara Sekar.
"Kamu lagi!!" teriak hantu resepsionis.
"Pergi! Jangan ganggu pacarku lagi!! Atau aku akan memusnahkanmu!!"
"Seolah-olah aku takut padamu!!"
Hantu resepsionis wanita mulai berubah.
Warna matanya berubah menjadi merah dan taring muncul di mulutnya. Kuku jarinya memanjang, dan lidahnya yang ujungnya terbelah dua seperti ular terulur keluar seperti lidah ular.
Rambutnya berubah menjadi putih dan wajahnya menjadi banyak kerutan layaknya nenek berusia 1.000 tahun. Juga, ia tidak berjalan kaki, tapi mengambang 10 Cm dari permukaaan lantai.
Aura hitam mengelilingi tubuhnya. Ia menjulurkan tangannya ke badan Ratna, Layi panik dan berteriak!
__ADS_1
"Tidak!! hentikan!!"
Tapi sudah terlambat, Tangan berkuku si hantu resepsionis itu telah menembus tubuh Ratna. Saat ia menarik tangannya dari dada Ratna, tidak ada bekas darah baik di tangannya maupun di dada Ratna. Tapi jiwa Ratna terluka olehnya.