
Layi dan Ratna datang ke vila. Layi yang sedang hamil dimanja dengan diangkat ke kamarnya ala bridal style oleh Layi.
Sementara itu, di sebuah rumah di dalam hutan.
Seorang pemuda yang tadi berpapasan dengan Layi dan Ratna melaporkan pada penjaga untuk menemui Tetua Klan karena ada sesuatu yang harus dilaporkannya.
"Tunggu di sini."
Penjaga masuk ke dalam rumah, tak lama kemudian ia keluar dan menyuruh pemuda yang bernama Riko Wolf untuk masuk.
"Ketua memanggilmu, silahkan masuk!"
Riko Wolf masuk ke dalam rumah dan sesampainya ia di ruang pertemuan, ia melihat Ketua Klan Sanjuan Wolf yang duduk di tengah kursi di atas, Tetua Pertama Grey Wolf yang duduk di kursi sebelah kanan, dan Tetua Kedua Black Wolf yang duduk di kursi di sebelah kiri.
Riko bersujud dengan kaki kanan di depan dan kaki lainnya di belakang. Kepala Riko tertunduk menatap lantai. Ia tak berani menatap mata Ketua Klan dan dua tetua utama.
"Apa hal penting yang ingin kamu laporkan?"
tanya Sanjuan yang merupakan Ketua Klan.
"Lapor Ketua Klan, saya ingin melapor bahwa saya menemukan seorang wanita yang berbau seperti hantu."
"Apa maksudnya berbau seperti hantu?"
"Aromanya samar, aku tidak bisa menentukan apakah dia hantu atau manusia karena ia memiliki tubuh fisik tapi ia memiliki aroma hantu di tubuhnya."
Ketua Klan mengangguk dan menyuruhnya pergi. Setelah Riko pergi, Ketua Klan dan dua tetua berdiskusi.
"Bagaimana menurutmu dua tetua?"
"Hanya hantu yang beraroma hantu, kecuali ia terlahir dengan tubuh fisik yin yang kuat."
Tetua Kedua mengemukakan pendapatnya setelah Tetua Pertama berkata.
"Aku sependapat dengan apa yang dikatakan Tetua Pertama."
"Baiklah kalau begitu, kita tidak perlu menyelidiki hal ini lebih jauh, wanita itu kemungkinan hanya manusia yang terlahir dengan tubuh fisik yin yang kuat sehingga beraroma seperti hantu."
____________
Beberapa hari kemudian.
Di ruangan yang sama, seorang melapor.
"Lapor Ketua Klan! Ada yang mati dibunuh hantu!"
"Selidiki lebih lanjut. Dan apa kamu sudah tahu siapa yang membunuhnya?"
__ADS_1
"Kami kehilangan jejaknya meskipun kami telah menggunakan penciuman kami untuk melacak si pelaku. Tapi dari aroma yang tertinggal di badan si korban, bisa dipastikan ini adalah ulah roh penasaran."
"Bawa beberapa orang, perketat wilayah sekitar! Jangan biarkan ada penyusup yang masuk dan jangan biarkan hantu itu lolos!"
"Siap, Ketua Klan!"
Setelah orang-orang pergi, Sanjuan berkata pada dua tetua.
"Tetua, Sepertinya hari-hari damai kita telah berakhir."
"Semakin banyak roh jahat yang bermunculan. Kita akan menyapu daerah sekitar dan memberantas para arwah penasaran! Sudah menjadi kewajiban kita sebagai Klan Wolf yang mewarisi darah dan kekuatan Serigala Agung untuk menjaga dunia ini dari makhluk luar yang tidak seharusnya ada di dunia ini!"
____________
Layi pergi mencari yang jualan strawberry dan salak pondoh. Ratna rupanya sedang ngidam strawberry dan salak pondoh.
Mudah mencari strawberry disekitar vila, tapi sulit mencari salak pondoh.
Layi pergi ke pasar tradisional setempat untuk mencari salak.
Butuh waktu 25 menit naik ojek pangkalan ke pasar tujuan. Layi membayar ongkos ojek 100.000 Rupiah ongkos bolak balik. Layi membeli salak dan strawberry dan langsung kembali naik ojek.
Di tengah jalan saat akan sampai ke vila, motor tiba-tiba mogok dan Layi memutuskan untuk jalan kaki berhubung tidak jauh ke vila dari tempat ia berada.
Layi merasa ada yang mengikuti, tapi saat ia berbalik ia tidak menemukan siapapun.
Layi merinding, dan mempercepat langkahnya. Seorang vampir mendekat tanpa menimbulkan suara dan siap menyerang Layi.
Layi menoleh ke belakang dan melihat serigala besar sedang menggigit leher si vampir.
Layi kira itu adalah orang yang diserang serigala, tapi orang yang digigit serigala mengeluarkan darah hijau dan ada taring panjang di giginya.
"Itu vampir ...!"
Layi langsung membatalkan rencananya untuk menolong karena orang yang akan ia tolong ternyata adalah vampir!
Akan berbahaya jika serigala menyerangnya setelah ia selesai menghabisi si vampir, jadi lebih baik ia pergi secepatnya!
Layi berlari dan akhirnya sampai di vila.
Layi langsung membuka pintu pagar dan menutup pagar hingga rapat dan menguncinya dengan gembok.
Layi membuka pintu vila dan langsung menguncinya.
Ratna merasakan kedatangan Layi jadi ia keluar dari kamar melihat Layi yang bernapas cepat sambil berkeringat.
"Sudah datang, Mas. Mana strawberry dan salak pondohnya?"
__ADS_1
"Kenapa kamu berkeringat begitu, Mas? Habis olahraga di luar?"
"Ada vampir di luar!"
"Vampir ...?"
"Ya, ada vampir yang sedang sekarat karena dibunuh oleh serigala besar! Aku langsung lari karena ketakutan."
"Itu bagus kalau vampirnya mati dibunuh! Tapi ada apa dengan serigala? Emangnya di tempat wisata sini ada serigalanya?"
"Gak ada! Tapi yang aku lihat beneran serigala! Dan serigalanya bahkan lebih gede dari harimau!"
"Itu mungkin manusia serigala ...."
"Manusia serigala??"
"Ya, dulu aku pernah bertemu dan bertarung dengan manusia serigala di Banyuwangi dulu. Aku menang dan mengalahkan manusia serigala yang menyerangku, membiarkannya lari terbirit-birit."
"Jadi, selain vampir, ternyata ada juga manusia serigala! Aku kira itu hanya mitos."
"Mereka benar-benar ada. Banyak dari bangsa hantu yang mati di tangan mereka."
"Maksudmu manusia serigala memburu hantu?"
"Ya. Leluhur mereka membuat kontrak darah dengan Serigala Agung satu juta tahun yang lalu. Mereka mendapat kekuatan fisik dan tenaga yang melampaui manusia biasa dan sanggup berubah menjadi serigala yang mampu membunuh hantu."
"Karena leluhur mereka membuat kontrak dengan Serigala Agung, maka keturunan mereka seperti dikutuk dan diberkahi pada saat bersamaan."
"Dikutuk dan diberkahi?"
"Ya. Diberkahi dengan kekuatan serigala dan dikutuk karena mereka harus memburu arwah penasaran sepanjang hidup mereka. Itu adalah harga untuk mendapatkan kekuatan serigala. Dan sekali kamu menjadi manusia serigala, itu berarti selamanya kamu dikutuk!"
"Lantas serigala tadi yang menyerang vampir bukanlah kebetulan?"
"Ya, ada kemungkinan vampir sedang mengincarmu dan serigala itu menolongmu dari vampir."
"Jadi seperti itu ...."
Layi berencana pindah ke tempat wisata lain, tapi mengetahui tempat wisata di sini dilindungi oleh manusia serigala, maka ia tidak jadi pindah.
"Kalau begitu tempat wisata di sini aman selama manusia serigala melindungi tempat ini."
____________
Sebulan berlalu, kini usia kandungan Ratna telah melewati 4 bulan. Usia kandungan Ratna tepatnya 4 bulan 4 hari.
Baik Ratna maupun Layi sudah tidak tahan terus menerus menahan diri. Jadi malam itu keduanya melakukan xxx untuk pertama kalinya dalam 4 bulan.
__ADS_1
Tentu saja itu harus dilakukan dengan pelan dan hati-hati karena akan berbahaya jika terlalu keras untuk si bayi di perut.
Ratna dan Layi sedang bosan di vila, jadi mereka memutuskan untuk bermain ke pinggiran hutan.