System Penakhluk Wanita Cantik

System Penakhluk Wanita Cantik
Bekerja Sama


__ADS_3

Beberapa orang mengalami hal yang sama seperti yang diapami oleh Melody, Ayumi dan Yui. Mereka merasakan mual dan sakit luar biasa pada bagian perut.


Semua orang mulai panik karena melihat kekacauan ini. Namun Aso sama sekali tidak terlihat panik dan masih terlihat tenang. Baginya mengatasi sesuatu dengan panik dan terburu-buru akan berakibat fatal. Dia berusaha bersikap tenang untuk mengatasi semua ini.


"Shien, tutup seluruh akses keluar masuk di hotel ini! Jangan biarkan ada satu orangpun yang bisa meninggalkan hotel ini! Periksa semua rekaman kamera CCTV dan dapatkan sesuatu!"


Titah Aso kepada asistennya yang juga menghadiri pesta malam ini.


"Baik, Tuan Aso!" sahut Shien dengan patuh dan segera menjalankan perintah dari Aso.


"Sersan Sion, Yeji, dan dokter Nara... tolong bantu aku! Baringkan mereka yang sedang mengalami kesakitan!" perintah Aso yang juga mulai mempersiapkan sesuatu.


"Baik!!" dengan kompak dan patuh ketiga wanita cantik itu segera menjalankan perintah Aso dan segera membaringkan mereka di tempat seadanya.


Sementara Aso mendekati salah satu wanita yang sedang kesakitan dan terlihat mulai pucat itu. Dia adalah Melody.


Aso menyentuh bagian perut Melody yang dianggap sakit, memeriksa nadi serta beberapa hal lainnya.


[ Skill mata dewa dan kemampuan pengobatan kampo telah diaktifkan secara otomatis. ]


Suara Ryuk sang pemandu sistem terdengar oleh Aso bersamaan ketika Aso memeriksa Melody.


Seperti dugaannya sebelumnya, setelah memeriksanya dengan kemampuan mata dewa miliknya akhirnya Aso menemukan sesuatu yang salah, yaitu mereka telah mengalami keracunan setelah menikmati makanan atau wine yang telah disajikan oleh pelayan hotel ini.


Penyumbatan dengan aliran energi di sepanjang titik meridian ini disebabkan oleh beberapa penyakit atau racun. Hal ini juga bisa berkontribusi untuk memblokir energi dalam mereka. Mereka keracunan, jika sampai mencapai pembuluh darah hingga jantung, ini akan sangat berbahaya.

__ADS_1


Batin Aso yang sudah membaca apa yang dialami oleh Melody Ayumi, Yui dan yang lainnya saat ini.


"Aso, sepertinya mereka keracunan." ucap Nara yang kebetulan sedang membantu membaringkan Ayumi di dekat Melody.


"Kamu benar. Mereka keracunan. Nara, apakah kamu memiliki dan membawa beberapa penawar racun?"


Sahut Aso berbalik bertanya. Dan tentu saja Aso masih sangat mengingat jika mantan kekasihnya itu selalu membawa beberapa obat darurat jika sedang bepergian kemanapun.


"Penawar racun? Aku membawa beberapa. Namun sepertinya tidak akan cukup untuk semua orang yang terkena racun disini. Jika harus mengambil persediaan penawar racun di rumah sakit, atau membawa mereka ke rumah sakit, sepertinya waktunya tidak akan cukup." sahut Nara panik.


"Tidak perlu pergi ke rumah sakit. Tolong gunakan penawar racun yang kamu bawa untuk menetralkan racun di dalam tubuh mereka. Sisanya serahkan saja padaku. Aku akan menggunakan teknik pengobatan Kampo milikku." ucap Aso memberikan instruksi untuk Nara.


Nara mengangguk dan dengan patuh segera melakukan apa yang telah diperintahkan oleh Aso. Biarpun selama ini Nara tidak pernah mengetahui kemampuan akupuntur milik Aso, namun dia sangat mempercayai Aso, jika Aso bisa mengatasi masalah ini.


Aso segera mengeluarkan sebuah kotak kecoklatan kecil yang berisi dengan jarum-jarum kecil memanjang tipis. Dia menggunakan prosedur seperti biasanya, yaitu menggunakan jarum kecil tersebut lalu dimasukkan ke dalam kulit untuk membantu menyeimbangkan energi di dalam tubuh Melody.


Namun yang terpenting saat ini adalah, teknik yang Aso gunakan kali ini adalah menyerap racun di dalam tubuh melalui jarum-jarum itu. Dan pencabutan jarum itu harus dia lakukan dengan cepat sesuai dengan waktu yang sudah diperhitungkan olehnya.


Tidak boleh mencabut seluruh jarum ini lebih dari 2 detik! Lakukan dengan cepat dan baik agar seluruh racun di dalam tubuhnya bisa terangkat bersamaan dengan jarum yang aku cabut, Aso!!


Batin Aso mengambil nafas panjang dan mengeluarkannya secara perlahan. Setelah itu dengan pergerakan yang sangat cepat dan terampil dia segera mencabut semua jarum dari tubuh Melody. Bayangkan saja bagaimana cepat dan terampilnya Aso ... lebih dari 5 jarum yang awalnya menacap pada tubuh Melody, dicabut dalam waktu kurang dari 2 detik! Menakjubkan!


Akupuntur tradisional bekerja dengan keyakinan bahwa tubuh dikendalikan oleh aliran energi, yang kemudian berjalan melalui jalur yang disebut meridian. Ahli akupuntur percaya bahwa masalah atau penyumbatan dengan aliran energi di sepanjang meridian ini bertanggung jawab atas banyak penyakit. Dan seperti itulah juga pemikiran Aso.


Dan benar saja, setelah Aso berhasil mengangkat racun di dalam tubuh Melody melalui jarum-jarum kecil itu, Melody mulai terlihat membaik dengan denyut jantung dan tekanan darah yang kembali normal.

__ADS_1


Tidak berhenti sampai disini saja. Aso juga segera melakukan hal yang sama terhadap beberapa korban lainnya, termasuk Ayumi dan Yui. Sementara Nara juga masih sibuk dengan tugasnya, yaitu memberikan penawar racun untuk yang lainnya.


Merawat dan memberikan minum serta vitamin dilakukan oleh Yeji dan Sion. Karena Aso tak mengijinkan pihak hotel memberikan bantuan untuknya. Bahkan Aso tak mengijinkan mereka memasuki ruangan VVIP ini kembali. Karena Aso masih mencurigai beberapa pihak terkait dengan masalah kali ini.


.


.


.


Beberapa saat berlalu, dengan sebuah kerjasama akhirnya Aso dan Nara berhasil mengatasi masalah keracunan ini. Bahkan mereka yang sempat terkena racun tersebut, kini bisa diselamatkan dan tidak mengalami sesuatu yang lebih parah. Andai hal ini tidak ditangani dengan cepat, mungkin saja akan berdampak pada kematian.


Namun untuk kembali memberikan perawatan terbaik, akhirnya Yeji menyarankan agar mereka dibawa ke rumah sakit untuk masa pemulihan. Karena biar bagaimanapun pesta ini diadakan oleh Kawai Group, dan itu artinya Yeji bertanggung jawab penuh atas semua ini.


"Aso, kamu terlihat sangat lelah. Pulang dan istirahatlah. Mereka akan baik-baik saja. Untuk selanjutnya serahkan saja padaku."


Yeji menghampiri Aso yang memang sudah terlihat lelah, namun masih berada di rumah sakit dan kini sedang duduk di sebuah bangku.


"Kamu tidak pulang?" balas Aso berbalik bertanya dan menengadahkan wajahnya menatap Yeji.


"Aku sedang menunggu papa yang akan datang ke rumah sakit. Kamu pulang dan istirahatlah. Aku sudah menceritakan semuanya kepada papa melalui telpon, jadi ... papa pasti mengerti. Papa juga tidak akan ingin aset berharganya malah down." sahut Yeji dengan menahan tawa pada kalimat terakhirnya.


"Baiklah. Aku akan pulang. Kamu berhati-hatilah ..."


"Okay!!"

__ADS_1


Baru saja beberapa langkah melenggang, Aso sudah dikejutkan dengan sebuah pemandangan yang cukup membuatnya merasa aneh namun ada sedikit rasa kecewa yang dia rasakan.


__ADS_2