
Virtua Shanghai Grand City Golf Club
Kini Aso dan rombongannya mendatangi tempat ini untuk melakukan olahraga golf bersama.
Lingkungan geografis dengan pemandangan yang menakjubkan dalam setiap desainnya bisa dinikmati di tempat ini, mulai dari bukit pasir pantai yang luas hingga bebatuan gunung yang terjal.
Tempat ini juga memiliki bunker alami dan unik yang tampaknya telah ada di sana selama beberapa generasi dan menyatu dengan baik dengan lingkungannya.
Sebagai salah satu lapangan golf terbaik di China, tempat ini tentunya tidak diragukan lagi menjadi salah satu yang terbaik di dunia. Klub Golf ini dikelilingi oleh danau dan diapit oleh pegunungan subur yang membentang sejauh puluhan kilometer, memberikan pemandangan spektakuler bagi para pemain China.
Danau ini tidak berpenghuni serta tidak tercemar. Udara segar, suasana yang nyaman, dan banyak sinar matahari menjadi ciri dari tempat ini.
"Bermain golf memiliki efek yang baik untuk kesehatan tubuh. Tubuh bisa menjadi lebih rileks, ditambah lagi paparan sinar matahari di lapangan, khususnya pada waktu tertentu, bisa menjaga kesehatan tulang. Selain itu, bermain golf bukan sekadar memukul bola dan memasukkannya ke dalam lubang. Namun, juga ada esensi soal silaturahmi hingga networking bisnis. Ayo, Nara ... ikutlah bermain bersama kami."
Ajak Aso karena pada awalnya Nara hanya berniat untuk menonton saja. Nara menerima ajakan Aso dan mereka sempat berlatih bersama sebelum mereka semua memutuskan untuk berlomba.
Yeap, tim eksekutif dari Kawai Group serta beberapa kliennya kini menyelenggarakan perlombaan permainan golf untuk meningkatkan keakraban mereka. Mereka saling bertanding satu sama lain untuk memeriahkan acara ini.
Permainan mereka cukup bagus, karena pada dasarnya olahraga golf adalah salah satu olahraga yang mereka gemari selama ini. Satu persatu Aso bisa mengalahkan mereka. Bahkan Aso juga bisa mengalahkan Ayumi yang selama ini menjadi juara golf kedua di prefektur Tokyo.
Hingga akhirnya kini Aso mulai berhadapan dengan ketua Yu yang selama ini rupanya memendam bakatnya sebagai seorang pemain golf. Yeap, selama ini seuua orang hanya mengenalnya sebagai seorang dokter bedah genius. Namun rupanya dia cukup handal dalam bermain golf.
Ada cukup banyak yang mendukung Aso. Namun juga tidak sedikit untuk memberikan support untuk ketua Yu.
"Wow!! Konckdown ace!! " pekik Melody kagum saat menyaksikan ketua Yu melakukan sebuah pukulan rendah untuk menghindari sebuah ranting pohon dan angin yang kuat yang menjadi tantangan beratnya kali ini hingga bola golf tersebut langsung masuk hole dengan sempurna hanya dengan sekali pukulan.
Ketua Yu tersenyum samar dan terlihat begitu bangga akan pencapaiannya. Namun, Aso yang sudah memiliki kemampuan profesional bermain golf tentu saja juga tidak akan pernah merasa takut untuk kalah.
Aso bersiap dengan tongkat pemukul golf miliknya dan mulai mengayunkannya penuh perhitungan serta cukup kuat.
WUUTTT ...
WUSSHH
__ADS_1
"Woaaa ... fairway shot!" kali ini Yeji berjingkrak takjub karena melihat kehebatan Aso dalam bermain golf lagi. Dan sebenarnya bukan hanya Yeji saja yang takjub. Para wanita itu juga sangat takjub!
Aso melakukan pukulan kuat yang dilakukan ketika bola jauh dari hole. Bahkan Aso bisa melewati water hazard sekaligus yang merupakan rintangan aliran air ataupun kolam yang ada di lapangan golf. Dan tentu saja hal ini bertujuan untuk menambah kesulitan pemain ketika bermain golf.
.
.
.
Pertadingan antara kedua pria itu masih saja berlangsung selama beberapa saat. Namun pada akhirnya permainan itu berhasil dimenangkan oleh Aso hanya dengan perbedaan score yang sangat tipis.
Untung saja aku sudah menukar poin sistemku untuk memiliki kemampuan bermain golf profesional. Jika aku tidak memiliki kemampuan itu, sudah pasti aku akan sangat mudah dikalahkan oleh ketua Yu. Permainan dia sangat hebat. Aku sungguh tidak menyangka jika dia akan sehebat itu.
Batin Aso cukup merasa lega.
Meskipun kalah, namun ketua Yu masih bisa datang dan memberikan selamat untuk Aso.
Batin ketua Yu mulai mengukir senyum tipis untuk menutupi sedikit kekesalannya.
"Permainan yang sangat memukau. Selamat, Tuan Aso. Permainan ini dimenangkan olehmu." ucap ketua Yu terdengar bersahabat.
"Permainan ketua Yu juga sangat luar biasa! Mungkin jika jika arah angin tidak lebih bersahabat, aku akan kalah." balas Aso ramah. Namun lagi-lagi ketika sorot mata mereka saling bertemu, seperti ada sebuah sengatan maut.
...🍁🍁🍁...
"Hah? Siapa gadis ini?"
Yeji cukup dibuat syok dan sangat penasaran ketika melihat salah satu status media sosial Aso yang mengunggah foto seorang gadis dari sisi belakang.
"Apakah itu artinya Aso sudah memiliki kekasih? Dan apakah itu artinya aku sudah tidak memiliki harapan?" gumamnya cemberut dan memperbesar foto itu.
"Kemarin malam aku terlalu lelah dan mengantuk. Jadi aku memutuskan untuk tidur cepat. Jika dilihat dari postur tubuh serta model rambutnya ... dia terlihat seperti Ayumi atau dokter Nara ... aku harus mencari tau tentang semua ini ..." gumamnya lagi.
__ADS_1
...🍁🍁🍁...
Dua hari menghabiskan waktu di Shanghai, akhirnya Aso dan rombongannya kembali ke Tokyo. Seperti janji Aso, keesokan harinya setelah dia kembali ke Tokyo, Aso menemui Nara. Dan mereka mendatangi kediaman keluarga Nara.
Sangat terlihat jika Nara saat ini begitu gugup. Dia cukup takut dan khawatir ketika membayangkan apa yang akan terjadi saat mereka menghadapi ayahnya yang cukup keras dan berprinsip.
Aso yang menyadari semua itu kini meraih jemari Nara yang mulai terasa dingin dan menggenggamnya dengan hangat, berusaha untuk memberikan semangat serta menenangkan Nara.
"Jangan khawatir. Aku akan berusaha sebaik mungkin untuk meyakinkan mereka. Aku akan menghadapi kedua orang tuamu. Kita akan bersama kembali. Aku akan menikahimu seperti janjiku di masa lalu." ucap Aso meyakinkan Nara.
Nara masih dengan tatapan penuh kekhawatiran perlahan mengangguk. Kini mereka berdua saling bergandeng tangan ketika memasuki sebuah kediaman yang terbilang cukup mewah dengan nuansa modern itu.
Terlihat pasangan paruh baya sedang berada di ruang keluarga sambil menikmati teh hangat.
"Ayah ... ibu ..." sapa Nara seakan sedang menahan diri.
Pasangan paruh baya itu menoleh dan terkejut bukan main saat melihat sang putri yang datang bersama pria yang sempat menyakitinya 3 bulan yang lalu.
"Kamu ... apa yang kamu lakukan di rumahku?!" pria paruh baya yang tak lain adalah ayah Nara, terlihat sangat terkejut akan kedatangan Aso. Dia menatap nyalang Aso dan terlihat sangat tidak menyukai Aso mengunjungi kediamannya.
"Dan mengapa kamu bisa sampai bersama pria ini, Nara?!" imbuh pria paruh baya itu beralih menatap Nara tajam.
Bersambung ...
...🍁🍁🍁...
Bonus visual Zena, si genius fashion designer yang tomboi, dingin dan selalu suka untuk berpenampilan gothik.
Bonus visual si sersan cantik Sion yang tegas.
__ADS_1