
Sebuah rekaman mulai dimainkan oleh Shien. Dimana rekaman kali ini cukup mengejutkan semua orang. Karena di dalam rekaman ini, dalang dalam masalah yang pernah dialami oleh ayah Nara mulai terungkap. Dan benar saja laporan yang telah disusun oleh Jun rupanya telah ditukar oleh seseorang.
Terlihat seorang tenaga medis pria yang memakai masker terlihat mengendap-endap memasuki ruangan Jun. Dia segera menukar sebuah berkas dengan bentuk dan cover yang begitu mirip. Lalu dia segera pergi.
Tak lama terlihat terlihat Jun memasuki ruangannya dan mengambil laporannya. Tanpa memeriksanya terlebih dulu, dia segera membawanya untuk menghadap atasannya. Namun rupanya dia tidak sengaja bertemu dengan papa Yu.
Dan disaat itu seorang pengunjung rumah sakit yang sedang terburu-buru tidak sengaja menabrak Jun hingga laporan hasil penilaian kredensial dan penyampaian rekomendasi kewenangan klinis milik Jun terjatuh berserakan di atas lantai. Dan disaat itulah mereka berdua menyadari kejanggalan setelah memungut laporan tersebut.
"Seseorang sengaja menghapus rekaman di ruang kerja paman Jun saat itu. Namun aku sudah berhasil memulihkannya. Dan seperti yang telah kalian lihat laporan milik paman Jun ternyata telah ditukar oleh pria itu!"
Ucap Aso dengan seulas senyum menatap semua orang secara bergantian, dan berakhir dengan menatap papa ketua Yu misterius. Bahkan tatapan pria paruh baya itu juga seketika berubah menajam ketika menatap Aso.
"Shien, lanjutkan!" imbuh Aso memberikan titahnya.
"Baik, Tuan Aso!" sahut Shien patuh.
Rekaman kedua mulai diputar oleh Shien. Terdengar percakapan antara dua orang. Dan satu diantaranya adalah Suizei-papa ketua Yu. Dan pria lainnya adalah Jun Fukuyama-ayah Nara.
"Jun Fukuyama, kita sudah cukup lama bersahabat dan saling mengenal. Aku akan bungkam diri dan tetap mempertahankan posisimu sebagai kepala komite medis di rumah sakit tempatmu bekerja, asalkan kamu merestui hubungan Yu dengan putrimu Nara. Aku akan membantumu untuk menyembunyikan kasus manipulasi data pelaporan hasil penilaian kredensial dan penyampaian rekomendasi kewenangan klinis kepada komite medis milikmu."
Ucap pria bersuara besar yang tak lain adalah papa ketua Yu dalam rekaman tersebut.
"Tapi ... aku sungguh tidak tau mengapa laporan yang aku kerjakan tiba-tiba saja bisa berubah seperti ini. Aku rasa ada seseorang yang sengaja menjebakku dengan mengganti laporan yang telah aku kerjakan." bela Jun cukup kebingungan.
__ADS_1
"Tidak akan ada yang percaya dengan alasanmu, Jun. Laporan ini adalah kamu yang telah mempersiapkannya. Jadi kamulah yang seharusnya bertanggung jawab. Lagipula tidak ada bukti dan petunjuk sama sekali. Aku bisa membantumu. Lagipula ... bukankah Nara dan Yu juga terlihat serasi? Mereka sangat dekat dan akrab. Aku rasa tidak buruk jika kita menjadi besan."
Suasana hening selama beberapa saat. Namun akhirnya Jun mulai memutuskan sesuatu, "Baiklah. Aku akan membicarakannya dengan putriku mengenai hal ini."
Shien menghentikan pemutaran rekaman tersebut. Raut wajah papa Yu dan ketua Yu seketika mulai memucat setelah menyaksikan semua itu. Aso masih dengan senyum tenangnya, kini melenggang beberapa langkah ke tengah-tengah.
"Aku hanya ingin menyelamatkan sahabatku dari hal tersebut. Lagipula kami bersahabat baik, apakah salah jika aku meminta untuk menjodohkan anak kami? Aku hanya inginenjaga dan menjalin hubungan keluarga kami agar bisa semakin dekar dan selalu terjaga. Dan sebaiknya kamu jangan membuang-buang waktu kami, Tuan Aso!" tandas papa ketua Yu tampak tersinggung karena perbuatan Aso.
"Benar, Aso! Suizei hanya ingin menolongku saat itu! Mengapa kamu juga memperlihatkan semua ini kepada kami?" Jun masih terlihat membela Suizei, ayah ketua Yu.
"Tuan besar Suizei memang tidak bersalah jika berpandangan seperti itu, Paman Jun. Namun paman dan kalian semua juga harus mengetahui siapa sebenarnya dalang dibalik semua masalah itu." ucap Aso masih bersahabat.
"Aku juga sudah mencari tau tentang pria yang menukar laporan milik paman Jun! Bawa pria itu kemari!!" imbuh Aso memberikan titahnya.
Seorang anak buah Aso kini datang dan menggiring seorang pria yang tak lain adalah tenaga medis yang tertangkap oleh kamera CCTV yang telah menukar laporan Jun. Namun dia menunduk dan tidak berani menatap siapapun.
"Katakan semuanya!! Siapa yang memerintahkan kamu untuk menukar laporan itu? Sesuai janjiku, aku akan melindungimu dan keluargamu dari ancaman mereka! Jangan takut!" tandas Aso menatap tajam pria yang masih dicekal oleh salah satu anak buah Aso.
Pada awalnya pria itu terlihat masih ragu-ragu dan ketakutan, dan dia sempat melirik ke arah Suizei dan Yu.
"Waktumu 3 menit! Jika tidak mau mengatakannya, maka aku tidak bisa menjamin perlindunganku!"
"Tu-tuan besar Su-Suizei yang memerintahkan semua itu ..." pria itu mulai mengakui dengan suara dan tubuh gemetaran.
__ADS_1
Mendengar pengakuan tersebut, sontak saja membuat semua orang terkejut bukan main.
"Jun! Itu semua tidak benar! Dia memfitnahku! Lagipula untuk apa aku melakukan semua itu? Jangan percaya dengan mereka! Aku ini sahabatmu ..." Suizei mencoba membela dirinya, membuat Jun kembali merasa ragu.
"Aku sudah memberikan kesempatan untukmu, Tuan besar Suizei ... namun rupanya semua ini tidak berguna. Baiklah jika ingin aku kembali memperlihatkan sesuatu ..."
Aso tertawa samar dan kembali memberikan sebuah isyarat. Shien sang asisten dengan patuh segera memutar rekaman ketiga. Dimana sebuah rekaman riwayat panggilan ketika Suizei memberikan perintahnya kepada pria itu untuk menukar laporan Jun.
Sungguh teknik proffesional hacker ini sangat menakjubkan! Aku bisa mencari apapun yang aku mau ...
Batin Aso menyeringai penuh kepuasan.
"Satu-satunya alasan kamu melakukan semua ini adalah kamu yang terlalu menyayangi putramu. Karena dia yang mengagumi dan menginginkan Nara, akhirnya kamu membuat paman Jun terjebak dengan semua ini. Hingga akhirnya dia tidak memiliki pilihan lain, kecuali menerima perjodohan ini. Benar seperti itu, Tuan besar Suizei?" Aso tersenyum ramah ketika mengatakan hal tersebut.
Dan tentu saja hal itu cukup membuat ketua Yu dan Suizei meradang.
"ASO!! Jaga ucapanmu! Kamu tidak tau sedang berbicara dan menghina siapa?!" ketua Yu mulai tidak bisa mengendalikan dirinya dan berniat untuk mendekati Aso, namun Shien segera menahannya.
"Jun, aku bisa menjelaskan semua ini ... aku ..."
"Suizei! Selama ini aku sudah menganggapmu seperti keluarga sendiri. Kita sudah cukup lama saling mengenal dan berteman baik. Tapi ... aku sungguh tidak menyangka jika kamu bisa melakukan hal seperti ini. Aku sunggu sangat kecewa padamu ..."
"Jun ... dengarkan aku ..."
__ADS_1
"Tinggalkan rumah ini! Jangan pernah mengusik keluargaku lagi, jika tidak ... aku akan membeberkan semua ini kepada Direktur ..." pangkas Jun yang terlihat cukup lelah dan kecewa.
Karena ancaman itu, akhirnya mau tidak mau Suizei segera mengajak pulang Yu dan istrinya. Sementara Jun mulai menghampiri Aso dan menatapnya rumit, seakan masih ada sesuatu yang dipikirkan oleh pria paruh baya ini.