System Penakhluk Wanita Cantik

System Penakhluk Wanita Cantik
Mysterious Owner


__ADS_3

Aso masih mengendap-endap untuk memeriksa ruangan tersebut. Dan suara erangan wanita itu terdengar semakin jelas. Hingga akhirnya Aso melihat seorang wanita sedang berpacu di atas tubuh seorang pria dengan posisi membelakangi Aso.


Dan ternyata pria itu adalah seseorang yang sedang dicari oleh Aso saat ini, yaitu Ryo ... mantan kekasih sekaligus mantan tunangan Rin.


Ryuk, aktifkan super powerku. Setidaknya aku harus mengantisipasi dan siaga jika para body guard Ryo datang dan menyerangku.


Batin Aso mulai melangkah penuh percaya diri mendekati pembaringan di tengah ruangan yang sedikit remang-remang ini.


[ Baik, Tuan. Mengaktifkan super power ...]


DING ...


[ Super power berhasil diaktifkan ...]


Kali ini Aso tak mempedulikan sekitarnya lagi. Dia terus melenggang dengan langkah lebarnya dan semakin mendekati pembaringan. Sementara pasangan yang telah beradu kasih dan peluh itu masih saja tidak menyadari kehadiran Aso.


Hingga akhirnya ketika kini Aso sudah sampai tepat di samping pembaringan, Ryo mulai menyadari kehadiran Aso. Dia terlihat terkejut bukan main hingga hampir merubah posisinya menjadi duduk. Sementara wanita itu segera turun dari tubuh Ryo dan bersembunyi di balik selimut.


"Aakhhhh ..." wanita itu sungguh sangat syok akan kehadiran Aso.


"Ka-kamu!! Apa yang sedang kamu lakukan disini?! Pengawal!! Pengawal cepat tanggap penyusup ini!!" pekik Ryo.


"Pengawal? Sayangnya semua pengawalmu sudah aku kalahkan! Lain kali carilah pengawal yang lebih cerdas ... bukan hanya sekedar kuat. Kekuatan memang segalanya, namun semua akan sia-sia jika tidak diimbangi dengan otak yang cerdas! Karena keduanya harus seimbang!"


Belum sempat Aso menjawabnya, tiba-tiba saja terdengar suara seorang seorang wanita dengan intonasi bersahabat, namun sebenarnya itu terdengar seperti sebuah ancaman untuk Ryo.


Luar biasa! Sion rupanya juga cukup keren dan cerdas! Namun sebenarnya aku cukup penasaran dengan cara dia mengalahkan semua body guard klub malam ini yang pastinya kuat dengan jumlah yang tidak sedikit?


Batin Aso cukup takjub memandang Sion yang kini sudah melenggang dan bersiap dengan sebuah borgol.


"Sialan!! Kalian menyusup ke tempat ini! Ini adalah tindak kejahatan! Aku tidak akan diam saja! Aku akan menuntut dan membuat kalian mendapatkan hukuman! Tidak peduli jika kamu adalah seorang polisi sekalipun! Kamu sudah mengganggu privasiku!!"


Geram Ryo menatap tajam Aso dan Sion secara bergantian.


"Bukan kamu yang akan menangkap kita! Namun kamulah yang akan kami tangkap!" tandas Sion tegas dan bersiap untuk memborgol kedua tangan Ryo.


Namun tiba-tiba saja Ryo meraih sesuatu dari laci nakas di sampingnya. Dan dengan begitu cepat dia sudah menodongkan sebuah senjata laras pendek ke aras Sion.


"Sion, awas!!" pekik Aso.


Aso yang sebelumnya sudah membaca pergerakan ini kini segera meraih tangan Sion dan menariknya lalu memutar tubuhnya. Serangan itu memang sudah tidak akan bisa dihindari oleh orang biasa. Namun Aso yang sudah mengaktifkan salah satu kekuatannya, berhasil melayangkan serangannya hingga arah bidikan seketika berubah.


PYARRR ...


Sebuah amunisi panas melesat dan mengenai kaca hias lampu hingga hancur menjadi serpihan-serpihan kecil. Aso yang masih mencengkeram pergelangan tangan kanan Ryo kini sedikit menariknya dan memplintirnya hingga senapan api itu terjatuh dari tangan Ryo.


KRAKK ...


"Arggghhh!! Dasar brengsekk!! Beraninya kamu melakukan hal ini padaku! Sialan!!"


Ryo masih berusaha untuk menyerang Aso dengan tangan kirinya, namun Aso malah semakin menarik tangan kanan Ryo dan berakhir dengan membanting tubuh Ryo di atas lantai.


BRUGHHH ...


"Ugghhh ... damn it!!" erang Ryo menahan rasa sakit pada punggungnya.


Sion yang melihat Ryo terlepas dari selimut dan kini tanpa sehelai benang menutupi tubuhnya, akhirnya lebih memilih untuk mengalihkan pandangannya. Dia juga segera melempar borgol yang sudah dia siapkan sebelumnya untuk Aso.

__ADS_1


Aso menangkapnya dengan sangat sempurna dan kembali mendekati Ryo lalu memborgolnya.


"ASO!! Apa-apaan ini?!!"


"Ikut bersama dengan kami ke Tokyo, dan jelaskan semuanya disana, Pe-ni-pu!" sahut Aso sengaja mengeja kata paling akhir dan menghiasi wajah tampannya dengan seringai.


"ASO! Ternyata kamu melakukan semua ini untuk membantu wanita jaalang itu ya?! Ckk ... kamu tidak tau saja, dia sangat buruk!!"


"Itu tidak ada hubungannya denganku! Dan aku tidak mau tau masalah kalian!" tandas Aso cuek dan segera memberikan sebuah kain untuk menutup tubuh bagian bawah Ryo lalu menggiringnya untuk meninggalkan tempat itu.


.


.


.


Aso dan Sion memutuskan untuk segera kembali ke Tokyo dini hari. Dan tentu saja mereka juga membawa Ryo bersama mereka. Bukan tidak ingin menyerahkan kepada aparat kepolisian Hokkaido, namun Aso dan Sion ingin menyerahkannya kepada keluarga besar Rin sebelum memutuskan hukuman untuk Ryo.


Tepat saat matahari mulai menyingsing, mereka tiba di Tokyo dan segera mendatangi salah satu kantor kepolisian terdekat.


"Sion, aku sungguh berterima kasih padamu. Karena kamu sudah meluangkan waktumu untuk pencarian Ryo. Namun ... aku sungguh cukup penasaran ... bagaimana kamu mengalahkan semua anak buah Ryo saat itu? Padahal aku saja sampai menjadi pelanggan yang ingin menggunakan jasa seorang wanita penghibur saat itu ..."


Ucap Aso tepat saat mereka berniat akan meninggalkan kantor kepolisian.


Mendengar ucapan Aso, Sion tersenyum lebar dan mulai menjawabnya, "Tentunya saja aku juga menggunakan cara yang tidak jauh berbeda denganmu, Aso. Karena sebenarnya aku juga melihatmu memasuki kawasan VIP bersama wanita itu saat itu ..."


"Setelah berhasil mendekati mereka satu persatu dan membuat mereka terbuai, aku memberikan minuman yang sudah kucampur dengan obat tidur. Hehe ..." imbuh Sion tersenyum lebar.


Sungguh mengejutkan! Ternyata Sion juga menggunakan cara yang sama!


Setelah membersihkan dirinya, di dalam kamarnya Aso memeriksa ponselnya untuk memeriksa beberapa hal. Dan salah satunya adalah status terbaru miliknya saat.


《《《 Sistem Penakhluk Wanita Cantik 》》》


Nama : Hajime Aso


Usia : 23 Tahun


Ras : Manusia


Ketampanan : 102


Pesona : 102


Sexy : 106


Kepintaran : 101


Ketangkasan : 11


Kecepatan : 99


Kekuatan : 108


Ketahanan : 111


Kharisma : 108

__ADS_1


Kemampuan Spesial :


☆ Kemampuan berbisnis dan managemen


☆ Teknik bela diri judo


☆ Cheat penakhluk wanita cantik


☆ Kemampuan ahli medis kampo ( memiliki mata dewa untuk melihat penyakit dalam dan memiliki teknik pengobatan secara alami )


☆ Super energy


☆ Ciuman maut


☆ Sentuhan maut


☆ Proffesional hacker


Poin sistem : 43


Poin kemampuan : 100


Hadiah misi 12: beberapa penambahan poin, hadiah dari poin kemampuan yaitu skill mengendalikan pikiran dan perbuatan orang lain


Dana : Unlimited


Misi : 13 ( belum dibuka )


Aset dan Investasi :


☆ Pacific Hotel


☆ Tokyo Golf Club


Sistem pemandu : Ryuk


《《《 Sistem Penakhluk Gadis Cantik 》》》


"Skill mengendalikan pikiran dan perbuatan orang lain? Semacam hipnotis?"


Gumam Aso setelah memeriksa status terbarunya.


[ Benar sekali, Tuan. Namun hanya akan efektif untuk 3 hingga 5 jam saja. ]


Jawab Zero.


"Cukup bagus!" gumam Aso cukup puas. "Masalah Ryo sudah beres! Rin harus menepati janjinya!"


Namun sebuah berita yang dibawakan oleh seorang reporter yang ditayangkan di televisi kamarnya, kini seketika mengalihkan perhatiannya. Namun pada akhirnya membuat Aso menarik sudut-sudut bibirnya.


Sebuah hotel mewah baru saja mendapatkan penghargaan dan apresiasi langsung dari sang Kaisar karena kepuasannya terhadap pelayanan dan semua fasilitas ketika sang Kaisar menginap. Siapakah pemilik dari Pacific hotel yang selama ini begitu misterius? Bahkan hingga sampai saat ini, identitasnya masih belum diketahui.


Reporter wanita itu menyampaikan hal tersebut tepat di depah sebuah hotel mewah.


Good job, Victor! Aku akan menaikkan gajimu bulan depan! Buat pesta perayaan untuk semua anak buahmu! Hajime.


Setelah mengirimkan pesan tersebut untuk seseorang, Aso segera merebahkan tubuhnya di atas pembaringan empuknya lalu mulai memejamkan sepasang matanya.

__ADS_1


__ADS_2