System Penakhluk Wanita Cantik

System Penakhluk Wanita Cantik
Mengungkap Sang Pelaku


__ADS_3

Kediaman utama keluarga besar Ikari.


Aso menepikan mobilnya dan memasuki halaman kediaman keluarga besar Ikari setelah mendapatkan ijin dari sang penjaga. Karena penjaga kediaman Ikari sudah cukup mengenal Aso sebagai sosok seorang dokter genius yang telah menyelamatkan tuan besarnya, Miyamoto Ikari.


"Aso, bukankah ini kediaman keluarga besar Melody?" bisik Sion menatap bangunan megah di hadapannya, karena saat ini mereka berdiri tepat depan di pintu utama.


"Benar. Ayo!" sahut Aso sembari menekan bel rumah tersebut.


Tidak menunggu lama, pintu mulai terbuka. Seorang pria paruh baya menyembul dari balik pintu dan menyambut kedatangan Aso.


"Selamat datang, Tuan Aso. Apakah tuan ingin melakukan terapi untuk tuan besar? Kebetulan Tuan Miyamoto ada di kamarnya." ucap pria paruh baya yang merupakan kepala asisten rumah keluarga besar Ikari.


"Aku datang bukan untuk memberikan terapi untuk tuan Miyamoto. Tapi aku datang untuk ..." ucap Aso terputus karena tiba-tiba saja seorang wanita cantik bak barbie datang menghampiri mereka.


"Aso? Apa kamu datang untuk menemuiku?" ucapnya penuh binar dan langsung memeluk lengan Aso kegirangan. "Padahal baru saja sehari tidak bertemu ..." imbuhnya dengan nada manja.


Bukan hanya berani mencium Aso saat itu, tapi dia selalu saja menempel jika bertemu Aso. Ughh ... genit sekali ...


Batin Sion mengalihkan pandangannya dengan malas.


"Melody, maaf ... tapi aku datang untuk menemui Oshima. Apakah dia ada?" sahut Aso to the point.


"Oshima? Untuk apa kamu mencarinya? Dia ada di halaman belakang bersama papa dan sedang melukis bersama." jawab Melody cukup merasa keheranan karena tiba-tiba Aso datang untuk mencari kakaknya.


Belum sempat Aso menjawabnya, kini Oshima sudah datang bersama papanya. Dan rupanya pasangan ayah dan anak itu baru saja menyelesaikan kegiatan bersamanya.


Kehadiran Aso membuat Miyavi cukup merasa senang, namun tidak dengan Oshima-putra sulungnya yang sejak awal bertemu memang kurang menyukai Aso.

__ADS_1


"Hari ini bukan jadwal melakukan terapi untuk kakek. Lalu untuk apa kamu datang ke rumah ini? Apa bayaran club golf itu masih belum cukup untukmu?" cibir Oshima dengan nada kurang suka.


"Oshima! Jaga ucapanmu!" tandas Miyavi karena sang putra sudah berkata dengan tidak sopan.


Oshima memutar bola matanya dengan malas dan menyilangkan kedua tangannya di depan dadanya.


"Tuan Aso. Apakah ada sesuatu yang telah terjadi?" tanya Miyavi seakan-akan bisa menebak jika sesuatu telah terjadi atas kedatangan Aso bersama seorang sersan cantik yang diikuti beberapa aparat kepolisian.


"Benar, Tuan Miyavi. Aku datang untuk memberikan perintah penangkapan terhadap Oshima Ikari atas tuduhan tindakan kriminal yang membuat nona Ayumi mengalami kecelakaan dan terluka cukup parah." ucap Aso beralih menatap Oshima. "Sion, tangkap dia!"


Semua orang terkejut bukan main mendengar ucapan Aso. Bahkan Sion, Melody, dan Miyavi juga sangat terkejut. Namun Sion yang cukup mempercayai Aso, akhirnya mulai memerintahkan anak buahnya dengan sebuah isyarat untuk menangkap Oshima.


"Kurang ajar!! Berani sekali kamu mengatakan hal tidak berdasar seperti itu?! Ini pencemaran nama baik! Aku akan menuntutmu, Aso!!" geram Oshima berusaha untuk menepis kasar kedua aparat yang berusaha mencekal tangannya.


"Papa, beri dia pelajaran! Lihatlah apa yang telah dia lakukan kepada putramu! Menuduhku sembarangan sama saja telah melakukan pencemaran nama baik keluarga besar kita!" imbuh Oshima berharap Miyavi akan turun tangan untuk masalah ini.


"Tuan Aso, bisakah kita membicarakannya terlebih dulu secara kekeluargaan? Mungkin ada kesalahpahaman yang telah terjadi disini. Putraku sama sekali tidak memiliki masalah dengan nona Ayumi sebelumnya. Jadi ... atas dasar apa dia ingin mencelakai nona Ayumi? Itu sangat terlihat seperti mengada-ada ..." ucap Miyavi pada akhirnya karena merasa jika mungkin ucapan sang putra adalah benar.


"Kami akan menangkap dan membawanya ke kantor kepolisian untuk melakukan interogasi." ucap Sion segera berlalu bersama Aso dan mengikuti beberapa aparat kepolisian yang sudah menggiring Oshima.


"Papa! Ini semua tidak benar! Ini semua adalah fitnah!! Jangan percaya dengan mereka, Papa!" Oshima masih saja berusaha untuk melawan saat aparat itu menggiringnya.


Dia berharap jika papanya akan membantunya. Namun ternyata Miyavi tidak segera bertindak. Pria paruh baya ini sudah cukup dibuat pusing oleh semua yang telah terjadi.


"Anak itu benar-benar membuatku pusing! Sangat mirip dengan wanita itu! Anak bodooh itu seharusnya tidak aku ajak ke rumah ini!! Seharusnya aku tidak memungutnya saat itu!! Kini dia malah menghancurkan nama baik keluarga ini!!" Miyavi memijit kepalanya dan menghempaskan tubuhnya di atas sofa.


"Papa ... sudahlah ... sebaiknya papa beristirahat dulu. Aku akan menyusul mereka ke kantor polisi dan berbicara bersama mereka ..." hibur Melody menenangkan sang papa.

__ADS_1


...🍁🍁🍁...


Langit berwarna jingga mulai menghiasi kota Tokyo, menandakan senja telah tiba. Namun Melody mengabaikan semua itu dan tetap pergi menyusul Aso ke kantor kepolisian. Dia menemui Aso yang rupanya masih berada di tempat tersebut.


"Aku mohon, Aso ... hentikan semua ini. Hal ini akan membuat papa dan kakek terpuruk. Nama baik keluarga kami yang selama ini kita jaga akan hancur. Dan mungkin akan sangat berdampak terhadap bisnis keluarga kami serta karirku."


Ucap Melody memperlihatkan ekpresi memelas di hadapan Aso. Dan kali ini mereka berbicara di salah satu ruangan di kantor kepolisian prefektur Kanagawa.


"Oshima melakukan semua ini mungkin karena terlalu khawatir. Dia pernah berada di titik terendah sebelum papa membawanya ke dalam keluarga kami. Dan mungkin dia merasa cemas dan khawatir secara berlebihan karena kakek tiba-tiba begitu menyukaimu." imbuh Melody mulai menjelaskan seauatu.


"Apa maksudmu, Melody?"


"Oshima adalah putra dari istri pertama papa. Ibunya adalah kekasih papa saat papa kuliah. Namun entah bagaimana setelah 6 tahun menikah, wanita itu malah berselingkuh di belakang papa. Papa menceraikannya dan membawa Oshima bersamanya. Oshima merasa lebih bahagia saat tinggal bersama papa. Karena disaat dia tinggal bersama wanita itu sebelumnya ... dia sama sekali tidak mendapatkan kasih sayang. Wanita itu hanya fokus pada keluarga barunya dan mengabaikan Oshima." sahut Melody mulai bercerita.


"Aso ... aku harap kamu memakhluminya dan tidak memperpanjang kembali masalah ini." imbuh Melody penuh harap agar Aso merubah keputusannya.


"Aku akan melakukan apapun jika kamu mau melakukannya. Aku ... juga akan menyerahkan apapun yang aku miliki demi menjaga nama keluarga besarku. Apapun itu ..." ucap Melody kembali dengan suara yang semakin lirih sembari meraih jemari Aso yang meletakkan di atas dadanya.


Pandangannya menatap dalam Aso penuh pesona. Begitu memikat dan menyihir. Dan biasanya tidak akan ada pria yang tak akan terpana olehnya.


Aso sempat merasa aneh ketika jemarinya mulai merasakan sesuatu yang terasa lembut dan kenyal. Namun dia segera menarik tangannya kembali.


"Melody, maaf ... tapi aku tidak bisa melakukannya ..." ucap Aso membuat aktris cantik itu semakin cemberut.


"Tapi ... kamu tenang saja, aku sudah sepakat bersama pihak keluarga Ayumi untuk tidak mengungkap semua ini di depan publik. Semua akan kami jaga dengan baik dan berita ini tidak akan menyebar. Namun hukum harus tetap ditegakkan. Oshima harus menerima hukuman atas apa yang telah dia lakukan ..." ucap Aso menatap lekat wanita berparas cantik jelita itu.


...🍁🍁🍁...

__ADS_1


Bonus visual Melody.



__ADS_2