System Penakhluk Wanita Cantik

System Penakhluk Wanita Cantik
Siasat Haru


__ADS_3

...《《 Sistem Penakhluk Wanita Cantik 》》》...


Nama : Hajime Aso


Usia : 23 Tahun


Ras : Manusia


Ketampanan : 95


Pesona : 91


Sexy : 92


Kepintaran : 90


Ketangkasan : 80


Kecepatan : 81


Kekuatan : 99


Ketahanan : 99


Kharisma : 93


Kemampuan Spesial :


☆ Kemampuan berbisnis dan managemen


☆ Teknik bela diri judo


☆ Cheat penakhluk wanita cantik


☆ Kemampuan ahli medis kampo ( memiliki mata dewa untuk melihat penyakit dalam dan memiliki teknik pengobatan secara alami )


☆ Super energy


☆ Ciuman maut


Poin sistem : 40


Poin kemampuan : 79


Hadiah misi 7 : beberapa penambahan poin, dana, tubuh atletis dan sentuhan maut yang akan membuat wanita mabuk dan melayang


Dana : 4.900.000 yen ( kira-kira 500 juta rupiah )


Misi : 8 ( belum dibuka )


Aset dan Investasi :

__ADS_1


☆ Pacific Hotel


☆ Tokyo Golf Club


Sistem pemandu : Ryuk


...《《《 Sistem Penakhluk Gadis Cantik 》》》...


Di waktu luangnya, Aso memeriksa status terbarunya. Hadiah kali ini cukup mengejutkan menurutnya. Bahkan dia yang sedang membaca sambil menikmati kopinya sampai tersedak.


Postur tubuhnya selama ini sebenarnya sudah cukup atletis, namun kali ini sistem semakin mennyempurnakannya. Hal itu tidak menjadi masalah untuk Aso. Namun hadiah kemampuan lainnya sungguh membuatnya cukup syok.


"Sentuhan maut yang membuat wanita mabuk dan melayang? Kamu benar-benar akan membuatku menjadi seorang pria handal dalam menakhlukkan wanita, Ryuk. Lalu apalagi setelah hal ini?"


Antara malu, syok, dan seolah tidak percaya ... Aso mengusap wajahnya dengan mata yang terpejam. Systemnya benar-benar akan membuatnya terlihat seperti seorang casanova handal. Padahal selama ini dia tidak pernah mempermainkan wanita, karena dia akan selalu melihat kembali pada sosok ibu dan kakak perempuannya.


[ Tuan mau apa? System bisa memberikan banyak hal dan banyak kemampuan. Jika tuan ingin memiliki kemampuan handal di atas ranjang, sistem akan memberikannya untuk tuan. ]


Jawaban Ryuk semakin membuat Aso frustasi hingga wajahnya semakin memerah. Dan dia segera menjawab ucapan Ryuk cepat.


"Ti-tidak perlu, Ryuk! Aku tidak memerlukannya! Seorang pria normal pasti bisa melakukannya tanpa bantuan dari kemampuan tersebut bukan?"


[ 99% memang seperti itu, Tuan ] sahut Ryuk membuat kening Aso berkerut.


"Hah? Lalu 1% nya kemana?"


[ Di dunia ini ada beberapa pria yang tidak bisa melakukannya. Salah satunya jika pria tersebut memiliki gangguan dan ada salah satu bagian dari tubuhnya yang tidak bisa berfungsi dengan baik. ]


Ucapan Ryuk memang benar. Dan Aso mengakuinya. Namun mendengar ucapan Ryuk, seketika Aso beralih menatap ke arah benda keramat pribadinya.


Sungguh perbincangan yang cukup konyol. Untung saja Ryuk hanyalah sebuah sistem yang tidak berwujud. Tidak mau memperpanjang perbincangan itu kembali, akhirnya Aso segera meninggalkan ruangannya untuk menuju ke ruangan sang Direksi yang tiba-tiba saja memanggilnya.


.


.


.


"Selamat siang, Tuan. Apa tuan Haru memanggilku?" tanya Aso setelah menghadap pria berkacamata itu.


"Temui orang ini dan dan dapatkan kerjasama dengannya untuk menjadi fashion desaigner dan creactive director kita! Karena sudah seminggu posisi ini kosong, jadi kamu harus berhasil melakukannya. Ini adalah alamat rumahnya. Temui dia saat jam 5 sore. Karena biasanya dia akan berada di rumahnya di jam tersebut."


Haru memberikan sebuah berkas yang berisikan data tentang orang tersebut. Seorang wanita berpenampilan tomboi dan gothic yang berasal dari alumni universitas FIT di luar negeri. Sebuah universitas fashion yang cukup terkemuka dan bergengsi di London.


Aso membacanya sekilas dan segera menutup kembali berkas tersebut.


"Baik, Tuan Haru. Aku akan segera menemuinya." Aso sedikit membungkukkan badannya dan berlalu meninggalkan ruangan Haru.


Haru yang menatap kepergian Aso, kini mulai mengukir senyuman misterius.


"Selama ini tidak pernah ada yang berhasil membujuk Zena untuk bekerjasama di perusahaan manapun. Dia sangat menutup diri dan selalu membatasi diri untuk berinteraksi dengan siapapun. Dia bahkan hanya menggunakan waktunya untuk menyendiri, membuat desain indah dengan konsep yang fantastis. Namun belum ada yang bisa mengambil hatinya untuk bergabung bersama. Mari kita lihat sehebat apa kamu, Hajime Aso?"

__ADS_1


Gumam Haru yang rupanya sengaja melakukan semua ini untuk menguji Aso.


...🍁🍁🍁...


Aso mendatangi sebuah rumah besar dan megah di sebuah kompleks perumahan elit di Yokohama. Lokasi ini memiliki beberapa jarak yang cukup jauh antara rumah satu dengan rumah lainnya. Sangat terlihat jika penghuni kompleks perumahan ini begitu menyukai ketenangan.


Setelah menekan bel rumah tersebut, terlihat seorang wanita dengan wajah dingin dan kaku membukakan pintu.


"Selamat sore, maaf mengganggu waktu nona. Aku adalah Aso dari Kawai Group. Dan aku datang untuk ..."


"Tidak mau! Aku tidak mau bekerja sama dengan siapapun! Pergilah sebelum aku meminta keamanan untuk menendangmu!"


Belum sempat Aso menyampaikan ucapannya, wanita berwajah dingin dan kaku itu segera memangkasnya cepat. Bahkan dia juga bersiap untuk menutup pintu utama tersebut kembali.


"Tu-tunggu, Nona." dengan cepat Aso menghalanginya dan menahan pintu itu agar tidak tertutup.


"Dasar tidak punya etika! Pengawal! Seret dia dari rumahku! Aku tidak ingin melihat wajahnya!" merasa kesal melihat kelakuan Aso, akhirnya wanita itu segera memerintahkan pengawalnya untuk mengusir Aso.


"Tunggu, Nona. Tolong dengarkan aku ..." sergah Aso.


TRING ...


[ Misi ke-8 akan segera dimulai. Misi kali ini adalah mengobati mengatasi OCD yang diderita oleh nona Zena.]


Bersamaan dengan keributan ini, tiba-tiba saja Aso malah mendengarkan suara Ryuk sang sistem yangbkembaki memberikan misi untuknya.


OCD? Gangguan obsesif kompulsif? Maksudmu nona Zena menderita penyakit ini? Dan inilah alasan mengapa dia selalu menutup diri dan membatasi berinteraksi dengan orang lain?


Batin Aso bertanya yang kini sudah dicekal oleh kedua keamanan rumah Zena.


[ Benar, Tuan. Nona Zena mengidap gangguan obsesif kompulsif. Sejenis gangguan kecemasan yang membuat pikiran dan tindakan menjadi obsesif dan kompulsif. ]


Jawab Ryuk.


Meskipun OCD tidak memiliki tes diagnostik medis yang spesifik, namun OCD dapat mengganggu hubungan, pekerjaan, atau kehidupan sosial. Jadi inilah alasan dia selalu menutup diri dan membatasi dirinya. Baiklah, semiga saja aku bisa mengatasi masalah ini dan mengajaknya bekerjasama dengan Kawai Group.


Batin Aso dengan tekad kuat.


Kedua keamanan masih berusaha untuk membawa Aso keluar meninggalkan halaman ruman Zena. Namun Aso dengan sangat mudah menepis keduanya dan terlepas begitu saja.


"Nona Zena! Tolong beri aku sebuah kesempatan! Aku akan mencoba mengobati OCDmu! Jika aku gagal melakukannya, maka aku berjanji tidak akan mengganggumu lagi! Namun jika aku berhasil melakukannya, tolong pikirkan untuk bergabung dan bekerjasama dengan Kawai Group sebagai fashion designer dan creative director kami." ucap Aso penuh harap Zena akan menerima penawaran Aso.


Menjadi seorang fashion designer dan creative director bukanlah sesuatu yang sulit bagi seorang Zena. Karena itu adalah dunianya. Namun bagian tersulit baginya adalah disaat dia harus berinteraksi dengan banyak orang dan menghadapi penyakitnya.


Zena terlihat kesulitan untuk menjawabnya. Namun sebenarnya pilihan yang ditawarkan oleh Aso sama sekali tidak merugikannya. Hingga akhirnya dia menjawab tegas.


"Baik! Hanya sekali saja! Jika kamu gagal, maka jangan pernah terlihat dihadapanku lagi! Dan jangan pernah menggangguku lagi!" jawab wanita itu tegas.


Begini lebih baik. Dengan begini dia akan segera pergi dari rumahku dan tidak membuat keributan. Biar bagaimanapun dia tidak akan bisa menyembuhkan penyakitku. Karena aku sudah memilikinya sejak aku kecil. Beberapa dokter profesional Jepang maupun London juga tidak ada satupun yang berhasil menyembuhkan penyakitku. Pria ini terlalu percaya diri ... ckkk ...


Batin Zena tersenyum kecut meremehkan Aso masih dengan kedua tangan yang disilangkan di bawah dada.

__ADS_1


"Masuklah!" imbuh wanita berwajah datar dan kaku itu mulai melenggang memasuki rumahnya terlebih dulu.


Aso mengukir senyum lega karena mendapatkan sebuah kesempatan, lalu segera mengekori Zena.


__ADS_2