
Baru saja berniat untuk menghampiri Nara yang kebetulan juga berada di salah satu koridor rumah sakit, seorang pria yang terlihat sangat berwibawa dengan pakaian rapi menghampiri Nara dan menawarkan diri untuk mengantarnya pulang.
Hal tersebut membuat Aso mengurungkan niatnya untuk menghampiri Nara untuk mengucapkan terima kasih. Dia bahkan memutuskan untuk memutar arah dan segera melewati koridor lainnya.
Tentu saja ... tentu saja pastinya dia sudah melupakanku. Aku dimatanya saja sudah terlihat sangat buruk dan brengsekk. Pasti akan sangat mudah melupakan orang seperti aku bukan? Pria itu bahkan terlihat sangat peduli dengannya. Semoga kamu menemukan kebahagiaanmu, Nara ...
Batin Aso menghela nafas dan melangkah semakin menjauh dengan langkah gagahnya.
.
.
.
Bukannya segera pulang, namun Aso malah kembali mendatangi hotel dimana dia dan beberapa rekan kerjanya mengadakan pesta. Karena beberapa saat yang lalu Shien telah menghubunginya dan mengatakan telah menemukan sesuatu. Bahkan Shien juga sudah menangkap seseorang yang dicurigai sebagai dalang dari peristiwa keracunan itu.
Di sebuah ruangan Shien ditemani beberapa orang-orangnya sudah menunggu kehadiran Aso. Di dalam ruangan itu juga ada seorang pelayan wanita yang terduduk di sebuah kursi dan selalu diawasi oleh anak buah Shien.
Beberapa saat Aso mulai memasuki ruangan itu untuk menyelesaikan sesuatu.
"Tuan Aso, aku sudah memeriksa seluruh rekaman CCTV. Dan aku sudah menemukan siapa pelakunya. Dan dia adalah orang yang mencampurkan racun ke dalam wine yang diberikan untuk kita."
Shien menyampaikan penyelidikannya dan menengadahkan tangan kanannya ke arah wanita berseragam pelayan itu.
Aso menatapnya penuh selidik dan mendekatinya.
"Siapa yang memerintahkan kamu untuk melakukan semua ini?!" tanya Aso tanpa berbasa-basi.
Wanita itu masih menunduk dan tidak berani menatap Aso. Tubuhnya gemetaran saking ketakutannya.
"Katakan padaku atau aku harus memaksamu agar kamu membuka mulut?!"
Lagi-lagi wanita itu tidak menjawabnya. Bibirnya bergetar dan terlihat sangat ragu untuk mengatakan sesuatu.
"Shien! Berikan ini padanya!" Aso memberikan sebuah botol bening kecil yang berisi dengan sebuah pil berwarna merah meroon.
"Baik, Tuan!" dengan sangat patuh Shien menerimanya dan memaksa wanita itu untuk meneguknya.
Pada awalnya wanita itu berusaha menolaknya, namun pada akhirnya Shien berhasil membuat wanita itu meneguknya tanpa air minum. Dan tentu saja dia sedikit melakukan hal kasar dengan memijit dan menaik turunkan leher wanita itu.
"Apa yang kamu berikan padaku? Ughhh ..." wanita itu berusaha untuk memuntahkan kembali pil itu, namun percuma saja ... pil itu sudah masuk melewati tenggorokannya.
Aso tersenyum misterius menatap wanita itu dan berkata, "Itu adalah racun kebohongan buatanku yang akan merusak organ tubuh jika orang tersebut mengatakan kebohongan. Racun itu akan bereaksi sangat cepat dan sensitif. Bahkan bisa mendeteksi kebohongan melalui saraf."
Sebuah senyuman yang begitu menyejukkan yang dilayangkan oleh Aso, terasa seperti sebuah senyuman malaikat maut tampan bagi wanita itu. Mempesona namun juga mengerikan! Bahkan wanita itu sampai kesulitan untuk meneguk salivanya dan beberapa saat lupa untuk bernafas karena ketakutan.
"Ayo, katakan semuanya dengan jujur jika kamu tidak mau mati karena racun kebohongan yang menggerogoti organ tubuhmu!" desak Aso masih melayangkan senyuman maut.
__ADS_1
"A-aku diperintahkan oleh asisten dari manager Ha dari Stone Group. Me-mereka masih merasa sangat sakit hati karena tuan yang memenjarakan manager Ha dan memutuskan kerjasama sepihak dengan Stone Group. Ja-jadi mereka ingin balas dendam dan ingin mencelakai Kawai Group. Bahkan mereka tidak ingin melihat kaliannsukses dan melejit."
Saking ketakutannya, akhirnya wanita itu mengatakannya panjang lebar dan sangat detail.
"Ckkk ... ternyata ulah mereka lagi ya." gumam Aso yang sebenarnya sudah menduga semua in.
Gadis ini percaya sekali jika yang dia minum adalah racun kebohongan. Padahal itu hanyalah sebuah vitamin tanpa gula. Ckkk ... tapi baguslah dia percaya begitu saja. Pada akhirnya dia segera mengakui semuanya.
Batin Aso tersenyum culas.
"Shien, untuk selanjutnya aku serahkan padamu. Aku akan memberikan bonus cuti dan liburan ke luar negeri setelah ini!"
Usai mengatakannya, Aso segera meninggalkan tempat itu dan memutuskan untuk pulang ke apartemen dana sang ibu dan kakak tinggal.
...🍁🍁🍁...
"Aso! Mengapa tiba-tiba kamu dan Rin bercerai? Sebenarnya kamu anggap pernikahan itu apa? Pernikahan itu bukanlah sebuah permainan, Aso!"
Baru saja sampai di apartemen, Aso sudah ditodong dan dicegat oleh Seiya. Bahkan Seiya terlihat cukup murka karena masalah ini. Karena Seiya sempat berpikir jika Aso malah menganggap pernikahan adalah sebuah permainan.
Bayangkan saja, Aso dan Rin baru saja menikah 2 bulan yang lalu, dan kini tiba-tiba saja mereka bercerai kembali? Tentu saja Seiya berpikiran seperti itu terhadap Aso.
"Kak, aku sangat lelah dan mengantuk. Aku akan cerita lain kali. Intinya aku dan Rin baik-baik saja. Kakak dan ibu jangan terlalu khawatir ..."
Aso menjawabnya dengan nada rendah dan bergegas untuk menuju kamarnya.
"Aso! Tunggu!" Seiya masih berusaha untuk menahan Aso, namun sang ibu segera menahannya.
Ucapan lembut dan hangat dari sang ibu sukses membuat Seiya merasa lebih tenang. Dan dia hanya melihat Aso yang kini mulai memasuki kamarnya.
...🍁🍁🍁...
...《《 Sistem Penakhluk Wanita Cantik 》》》...
Nama : Hajime Aso
Usia : 23 Tahun
Ras : Manusia
Ketampanan : 93
Pesona : 89
Sexy : 90
Kepintaran : 88
__ADS_1
Ketangkasan : 70
Kecepatan : 75
Kekuatan : 79
Ketahanan : 80
Kharisma : 91
Kemampuan Spesial :
☆ Kemampuan berbisnis dan managemen
☆ Teknik bela diri judo
☆ Cheat penakhluk wanita cantik
☆ Kemampuan ahli medis kampo ( memiliki mata dewa untuk melihat penyakit dalam dan memiliki teknik pengobatan secara alami )
Poin sistem : 80
Poin kemampuan : 72
Hadiah misi 5 : Kekuatan super kuat yang bisa menghancurkan apapun, skill ciuman maut, penambahan poin semua item
Dana : 2.400 ribu yen ( kira-kira 272 juta rupiah )
Misi : 6 ( belum dibuka )
Aset dan Investasi : Tidak tersedia
Sistem pemandu : Ryuk
《《《 Sistem Penakhluk Gadis Cantik 》》》
Usai membersihkan dirinya, Aso sempat memeriksa status terbarunya saat ini. Namun ketika dia membaca pada bagian hadiah, kebetulan dia sedang menikmati sebotol air mineral. Dan hal itu membuatnya tersedak seketika.
Seakan masih tidak mempercayainya atau khawatir salah membaca, akhirnya Aso kembali membaca statusnya beberapa kali untuk memastikannya.
"Skill ciuman maut? Mengapa ada hadiah seperti ini? Dan mengapa kamu sangat tau jika aku tidak pandai dalam hal itu sebelumnya, Ryuk?" tanya Aso akhirnya.
[ Sistem selalu memahami apapun dari tuannya. Sistem juga memberikan apa yang tidak dimiliki oleh tuannya. ]
Sahut Ryuk sang pemandu sistem.
Namun jawaban dari Ryuk tidak masuk di telinga serta otak Aso, karena dia malah tiba-tiba saja teringat dengan kejadian yang cukup konyol di masa lalu yang selalu saja membuatnya merasa malu.
__ADS_1
Wajah Aso tiba-tiba saja merona dan dia segera menarik selimutnya dan membenamkan kepala serta tubuhnya di balik selimut lembut itu.
"Memalukan!! Semoga dia tidak pernah mengingatnya ..." gumamnya lirih.