
*** 17 tahun kemudian ***
Brian dan Edward sudah tumbuh dewasa, Mereka berdua selama ini mendapatkan kasih sayang yang melimpah dari Gisel dan Kevin. Justin memiliki seorang Putri bernama Angel yang sangat cantik. Mereka bersama semenjak balita, mereka sudah seperti saudara. Namun Angel menyukai salah satu anak Gisel dan Kevin. Brian memiliki sifat arogan, kasar, egois, sombong dan tidak mau kalah, sedangkan Edward sangat berlawanan dengan saudaranya yang memiliki sifat lembut, selalu menolong orang, sopan, murah senyum dan perhatian terhadap orang di sekelilingnya.
Brian, Edward dan Angel sekolah di tempat sama yaitu California. Kini mereka bertiga pun pindah ke Indonesia dan akan menetap di Indonesia bersama masing - masing orang tuanya. Mereka telah lulus SMA, kini mereka akan kuliah di Indonesia yaitu di kampus bergengsi milik keluarga Charles.
*** Airport Internasional***
Gisel, Kevin, Justin, Anggi (mantan sekretaris di perusahaan Charles) menunggu bersama kedatangan anak - anaknya. Mereka sudah mendarat, seorang gadis tanpa sengaja menabrak Brian yang sedang berjalan bersama Edward dan Angel. Brian yang sedang meminum air botol tanpa sengaja harus tumpah di baju nya. Brian sangat marah …
Brian yang sangat marah sambil meremas botol minumnya "what you doing?" sambil melihat wajah gadis
yang menabraknya
Gadis yang menabrak itu sangat takut "maaf, maaf saya tidak sengaja. saya buru - buru harus jemput tamu saya, saya akan ganti rugi nanti dengan laundry baju anda"
Angel "eh, gak gampang gitu dong. Lo gak mungkin lah bisa ganti baju dia" meremehkan
Edward "udah dia kan gak sengaja, lebih baik kita biarin aja, kasian mama papa nunggu kita bertiga"
Brian "Lo akan bayar semua ini, dan Lo inget baik - baik dimana gue ketemu lo, lo harus siap mati di tangan gue" sambil mendorong gadis itu dan melewati melanjutkan perjalanan mereka
Gadis itu berpikir "orang kaya selalu main sesuka hati nya gak bisa menghargai orang biasa" dan melanjutkan perjalanan nya.
Akhirnya mereka bertemu dengan orang tua mereka masing - masing. Gisel yang sangat merindukan putranya langsung memeluk mereka dan mencium, Brian dan Edward sangat manja dengan Gisel seperti bayi lagi.
Brian "Ma, malam ini aku mau tidur sama mama ya?" manja di pelukan Gisel
Gisel "iya sayang siapa saja malam ini akan tidir sama Mama"
Edward "beneran Ma? aku udah bosen tidur sama dia tu Ma"
Kevin "kalian melupakan papa ya?"
Edward dan Brian "papa" memeluk Kevin
Gisel "kalian pasti lelah sekali lama diperjalanan"
__ADS_1
Brian "iya Ma, aku selalu di siksa sama Kakak"
Edward "ngga ma, dia tu yang selalu siksa aku"
Angel "mereka bohong tante" salim dengan Gisel dan Kevin
Gisel "Angel kamu cantik sekali sekarang, sudah gak gendut ya"
Angel "aku model sekarang tante"
Kevin "wah hebat semua ya"
Justin "Sudah ayo kita pulang, kasian anak - anak belum dapat istirahat"
Gisel "ya Tin benar, ya udah ayo semua pamit sama Om, Tante dan Angel"
Brian dan Edward pun pamit dengan keluarga Angel, mereka kembali kerumah masing - masing. Edward yang tak sengaja melihat ke bagian Parkir mobil penjemput tamu dan melihat gadis tadi dicaci maki dan dimarahi oleh tamunya. Edward kasian melihat dia dimarahi gara - gara tadi. Edward mencoba membantu dan menghampiri namun Brian duluan menghampiri Edward dan mengajak cepat pulang, Edward tidak bisa berbuat apa - apa akhirnya mereka pun kembali ke mobil orang tuanya dan pergi dari airport. Edward selama
diperjalanan merasa kasihan terhadap gadis tadi yang sangat kesusahan.
*** Di Rumah Charles ***
Gisel "Pa , akhirnya anak - anak akan bersama kita" sambil memasak
Kevin memeluk Gisel dari belakang "akhirnya papa punya teman sekarang antara mereka berdua pasti ada yang bisa aja main tennis"
Gisel "ah Papa, kasih lah mereka kuliah yang bagus dan bisa melanjutkan usaha kita"
Kevin "pastinya ma" mencium lembut bibir Gisel
Jam makan malam pun tiba, Mereka berdua sudah di meja makan bersama Gisel dan Kevin. Pembantu pun ikut makan bersama mereka dalam satu meja. Brian yang tidak suka langsung marah.
Brian yang kaget melihat pembantu juga duduk di meja makan "Loh lo berdua ngapain disini?" sinis sambil
berdiri
Pembantu wanita tua "maaf tuan muda, kami biasa makan bersama" langsung berdiri disamping kursi makan
__ADS_1
Pembantu pria tua "maaf tuan, saya dan istri selalu diajak disini bersama nyonya besar dan tuan besar" berdiri juga
Gisel "Brian , kamu kenapa? Pembantu juga saudara kita"
Brian "apa saudara kata mama? Ma jangan mau dong gabung sama orang kayak mereka, apa kata rekan bisnis mama papa kalau melihat ini semua?"
Edward "Brian apa yang dibilang mama benar kok"
Brian "Lo diam aja, hati lo tu kayak hello kitty"
Kevin "Brian (nada tinggi membentak Brian dan memukul meja makan) kamu papa sekolahin di luar negeri
hasilnya seperti ini?"
Brian "Pa, Papa yang sadar dong, kalau kayak gini hilang selera makan"
Pembantu wanita dan pria "maaf tuan muda kami saja yang pergi"
Brian "nah tu lo harus tahu diri dan sadar dimana tempat kalian. Percuma juga gue gak selera" pergi meninggalkan ruang makan dan keluar dari rumah
Gisel "Briannn"
Kevin "biarin dia Ma, biar dia tenang dulu mungkin dia kaget. Bi, Pak kita makan saja sama disini jangan hiraukan anak saya yang itu"
Edward "iya Bi, Pak duduk saja kita makan bersama"
Pembantu "baik tuan , terima kasih banyak"
Mereka tetap melanjutkan makannya bersama. Brian berjalan kaki di komplek perumahan dan membeli mie instan disebuah mini market. Brian duduk sendiri di depan minimarket sambil memakan mie nya dan marah - marah sendiri "Bisa nya mama papa itu kasik pembantu makan bersama, emang gak takut ketularan kuman apa". Brian masih kesal dengan kejadian di rumahnya. Tiba - tiba seorang gadis datang dan membeli mie instan lalu duduk di meja sebelahnya. Brian kesal karena cewek itu juga main lewat tanpa permisi, Brian melihat wanita itu membuat mie nya dan tidur menaruh kepalanya diatas meja sambil menunggu mie nya dingin. Brian melihat dengan teliti sambil makan mie nya. Brian menghampiri dan duduk depan cewek tersebut. Brian memperhatikan dan ingat wajah ini mirip dengan gadis yang menabrak nya di bandara tadi. Brian pun akhirnya merasa punya mainan baru.
^u^ Terima kasih sudah berkunjung dan membaca novel author "Perjuangan Cinta Season 2". Jangan sampai lupa like, berikan bintang, favorit, kritik dan saran di kolom komentar sangat ditunggu author. ^u^
Kunjungi juga novel lainnya berjudul :
*** Rahasia Hati
*** Rissa dan Si Driver Ojol
__ADS_1
Terima kasih banyak semua, dukungan kalian yang selalu author nanti.