Tamat

Tamat
Episode 4


__ADS_3

*** Keesokan harinya ***


Edward di pagi hari berlari kecil olahraga dekat perumahan, Bella di pagi hari dilihat menjual nasi bungkus. Edward kaget ternyata Bella banyak sekali yang dia kerjakan demi mendapatkan uang.


Edward “Bella ..”


Bella “Edward?”


Edward “kamu jualan nasi juga ya?”


Bella “iya ini punya tetangga, aku yang jualin”


Edward “aku boleh bantuin?”


Bella “tentu boleh kok, tapi jangan malu”


Edward senyum “kenapa malu, ini pekerjaan halal kan?”


Bella “iya sih, tapi kebanyakan orang itu malu dapat pekerjaan kayak gini”


Edward “menurut ku ngga sih bel, kita ngga usah malu asalkan halal”


Bella senyum kecil “terima kasih ya, kamu baik banget sama aku”


Edward “hmmm sama - sama”


Bella dan Edward berjualan sampai habis. Setelah habis jualan mereka, Bella mengajak Edward ke rumahnya. Edward sangat kaget karena rumahnya sangat kumuh, banyak sampah yang akan dijual kembali, Edward merasa berat sekali mereka diluar sana, sedangkan dia hanya menerima apa pun dengan harga mahal.


Bella memberikan hasil dagangannya kepada nenek yang memiliki balita , keadaan nenek itu tidak sempurna, dia memiliki cucu yang masih balita, ibu dari balita itu dibunuh oleh suami nya sendiri, ayah balita itu masuk penjara. Itu semua terjadi karena ekonomi mereka.


Edward yang mengetahui itu ingin membantunya. Edward memiliki pemikiran membawa nenek itu dan balita itu ketempat lebih layak.


Edward “Bel , kalau kita ajak ke tempat panti sosial yang untuk nenek ini dan cucu nya gimana?”


Bella “aku gak ada uang , aku sih pengen nya gitu, cuma siapa yang biayain mereka”


Edward inisiatif “nek, nenek sama cucu nenek mau gak ikut saya ke panti sosial , nanti nenek dan cucu nenek disana dirawat bersama tanpa nenek harus bingung, kasian balita 1 tahun disini nek”

__ADS_1


Nenek “nak, nenek gak mau dipisahkan sama cucu nenek”


Edward “nenek gak akan pisah kok, kalau nenek mau ikut aku ya nek”


Nenek berpikir namun demi cucu nya yang sudah mulai sakit setuju “iya nak, nenek setuju, nenek akan balas semua kebaikan kamu nak”


Bella “makasih ya Edward”


Edward “jangan berterima kasih, kalian bersyukur sama yang diatas, aku hanya perantara saja kok”


Bella “lagi sekali makasih, tapi siapa yang akan mengajak nenek kesana? Kita mau naik apa?”


Edward “serahkan semua ke aku, aku akan beresin semua”


Bella “oke”


Nenek dan cucu nya membereskan barang yang akan dibawa dibantu oleh Bella, Edward pulang mengambil mobil dan beberapa makanan grosiran yang akan dibawa ke panti. Edward pun menjemput mereka, edward mengantar mereka ke panti sosial. Edward memberikan banyak sumbangan makanan dan uang untuk disana, kini Edward lebih lega melihat nenek dan cucu nya bisa dijaga di tempat yang tepat. Bella yang sangat kagum kepada Edward yang memiliki hati sangat baik.


Malam pun tiba, Edward dan Bella kembali, perjalanan mereka di tempuh dengan waktu 3 jam perjalanan. Edward sudah sangat lelah , di perjalanan Edward hampir kecelakaan , akhirnya mereka mencari penginapan. Yang tersisa hanya 1 kamar, akhirnya mereka memutuskan untuk menginap. Edward tidur di sofa dan Bella tidur di kasur.


Bella “ngga apa, biar aku tidur di sofa”


Edward “ngga , aku aja tidur di sofa, kamu tidur aja di kasur”


Bella “baiklah”


Edward yang kelelahan langsung tertidur, sedangkan Bella mandi , Bella yang keluar dari kamar mandi melihat Edward yang sudah tertidur pulas, Bella menyelimuti Edward, Bella memandangi wajah Edward yang begitu tampan dan baik. Edward pun bergerak dan tangan nya tanpa sengaja memeluk Bella, Bella yang tidak bisa lepas merasa deg deg an dekat dengan Edward.


*** Bella ***


Bella mulai menyukai Edward semenjak mereka bertemu, Bella selalu membayangkan Edward namun Bella sadar jika dia tak pantas dengan Edward. “Tuhan masih ada ya cowok ganteng dan cowok kaya baik seperti dia, bahkan Edward tidak pernah melihat latar belakang seseorang, dia tulus membantu orang, Tuhan jika kau ijinkan suatu saat aku ingin memiliki pasangan hidup sepertinya”. Harapan Bella yang tulus, Bella melepaskan tangan Edward dengan perlahan, Bella pun beristirahat di kasur sambil memandangi Edward sampai ketiduran.


*** Keesokan harinya ***


Bella bangun dan melihat Edward sudah tidak ada. Bella berlari keluar mencari Edward, namun Edward diluar dengan seseorang yang mirip dengan ny (Brian) pria yang sama dengan Edward namun kasar yang biasa di temui. Bella bersembunyi di balik tembok, Bella melihat seorang gadis cantik turun dari mobil mewah dan memeluk Edward dengan mesra, Edward juga memeluk gadis itu. Bella memutuskan kembali ke kamarnya dan pergi dari penginapan itu tanpa pamit. Bella mencari halte untuk pulang, dia kecewa ternyata Edward sudah punya kekasih yang cantik dan kaya.


Edward ingin mengenalkan Bella kepada Brian dan Angel, mereka masuk ke kamar yang dia menginap semalam. Angel sudah kesal karena Edward menginap namun Edward tidak mengatakan meginap dengan siapa. Sesampai mereka di kamar tersebut , Bella sudah tidak ada, Edward mencari namun tidak dapat dia temui, Angel bertanya “mana temen mu, katanya mau dikenalin?”. Edward “mungkin dia pulang duluan”. “Udahlah lupain, yuk pulang mama khawatir tu, untuk GPS lo aktif bisa gue lacak” Brian dengan santai. “Oke kita balik” Edward. Angel “aku sama kamu ya semobil”. “Iya terserah mu aja” jawab Edward.

__ADS_1


Mereka kembali ke rumah. Sampai di rumah Gisel dan Kevin menyambut Edward, Gisel sangat khawatir dengan Edward yang tidak pulang. Gisel mengajak Edward ke kamarnya, Gisel menanyakan apa yang terjadi, Edward menceritakan semuanya, Gisel bangga dengan kelakuan Edward, Gisel mengajarkan pada Edward “bantulah orang yang memang memerlukan , Mama tahu rasanya di posisi mereka, karena Mama bukan orang yang langsung kaya, namun semua ada proses yang cukup menderita”. Edward akan mengingat semua yag dikatakan mama nya.


Edward, Brian dan Angel makan siang bersama di meja makan. Gisel memberikan pengumuman kepada mereka.


Gisel “anak - anak kuliah kalian akan mulai besok, kalian akan kuliah di Kampus keluarga Charles, kalian juga akan mendapatkan fasilitas sekolah favorit, jadi kalian harus jaga sikap di kampus, karena semua tahu kalian adalah milik keluarga Charles”


Edward “Ma , besok mama kan pidato ?”


Gisel “iya sayang, makanya kalian harus jaga sikap”


Brian “ma , kalau mereka tahu kita ini milik mama, mereka pastinya gak berani kan”


Kevin “Brian , kamu ngga boleh gitu, kamu harus bisa jaga sikap”


Gisel “Brian sayang, kamu akan mendapatkan teman yang semua orang kaya dan punya bisnis, jangan kamu bertindak bodoh”


Angel “tenang aja tante, om , kan ada Angel yang jagain mereka berdua”


Kevin “terima kasih cantik ya”


Besok mereka akan mulai kuliah, disisi lain Bella mendapat surat konfirmasi bahwa dia bisa kuliah tanpa biaya lagi dan lulus melalui akademi. Mereka semua akan menjadi satu kampus.


^u^ Terima kasih sudah berkunjung dan membaca novel author "Perjuangan Cinta Season 2". Jangan sampai lupa like, berikan bintang, favorit, kritik dan saran di kolom komentar sangat ditunggu author. ^u^


***Kunjungi juga novel lainnya berjudul :


 


****** Rahasia Hati


 


****** Rissa dan Si Driver Ojol


 


Terima kasih banyak semua, dukungan kalian yang selalu author nant

__ADS_1


__ADS_2