Tamat

Tamat
#Rindu


__ADS_3

Satu bulan setelah Cita sembuh Delon tidak ada kabar, tidak pernah menemui Cita, bahkan tidak pernah masuk sekolah


Cita menyandarkan diri ke kaca jendela yang ada di sampinya sambil melihat ke arah langit namun di dalam pikirannya hanya ada Delon, bahkan ia tidak mendengarkan penjelas guru saat sedang mengajar


"CITA!!" (teriak guru memanggil Cita yang sedang melamun)


"I,,iya bu" (jawab Cita yang terkejut)


"Apakah kamu tadi mendengarkan penjelasan ibu" (tanya guru dengan nada lembut yang mengintimidasi)


"Ma,,maaf bu,, ta,, tadi saya..


"Sekarang juga berdiri di depan kelas sampai mapel ibu selesai, sambil menjewer telinga sendiri dan satu kaki di angkat,,mengerti Cita" (tegas guru yang langsung memotong ucapan Cita)


"Ba,,baik bu"


Kemudian Cita menjalankan hukumannya namun pikirannya masih memikirkan Delon


Setelah sekolah usai, di dalam bus yang mengantar jemput murid SMK Mawar, Cita kembali melamun,


Teman-teman gamer yang melihat keadaan Cita mulai cemas


"Cit,, lu gak papa kah? kalo lu ada masalah cerita aja ama kita-kita,, lu gak sendiri lu punya kita yang siap dengerin dan bantuin lu,, kita pasti bakal bantu lu,, tapi kalau emang kita gak bisa bantu lu,, setidaknya beban lu sedikit berkurang,, bla bla bla" (ocehan salah satu teman gamer Cita)


Namun Cita tidak mendengar ocehan temanya itu, karena badan Cita memang ada di sana tapi pikirnya hanya memikirkan Delon

__ADS_1


"WOY,, Cit" (teriak salah satu teman gamernya yang lain sambil menepuk bahu Cita)


"Kenapa?" (Cita bertanya tanpa ada tenaga)


"Kamu gak dengar dari tadi Angga ngoceh panjang kali lebar hah!!" (tegas salah satu teman Cita)


"Maaf pikiranku sedang ke mana-mana" (ucap Cita lesu)


"Delon ya?" (serempak murid-murid yang ada di bus itu bertanya, yang membuat Cita terkejut)


"Err (mengeratkan gigit),, bu,, bukan,, kenapa jadi Delon?" (ucap Cita menyangkal pertanyaan teman-temannya)


Teman-teman Cita tertawa karena melihat Cita jadi gugup dan salah tingkah sendiri setelah mereka serempak menyebutkan nama Delon


Beberapa hari setelah UKK di mulai,


Betapa terkejutnya Cita melihat wajah cowo yang ia rindukan


Cita langsung memeluk cowo tersebut yang tidak lain ada Delon, cowo yang ia rindukan, ia mengomel sambil tetap meneluk Delon


"Ka,,,kamu dari mana aja sih,, kenapa gak pernah ngabarin lagi,, aa,, aku minta maaf kalau aku ada salah" (omel Cita menahan tangis)


"Err,, aku ada urusan keluarga jadi baru bisa kembali sekarang" (jawab cowo itu dengan cuek)


Cita meresa heran dengan sikap Delon yang berubah

__ADS_1


"Kamu kenapa?" (tanya)


"Gak papa"


Cita merasa aneh dengan perubahan sikap Delon, ia seperti bertemu dengan cowo yang berbeda


tanpa sadar Cita terus menatap


"Bocil bawel,, udah puas belum ngeliatin aku"


"Pa,,pang,, panggillan ini (Cita terkejut),, kamu tumben manggil aku bocil bawel lagi,, biasanya kamu manggil aku gadi bodoh"


"Ka,, kamu salah dengar,, aku tadi manggil kamu gadis bodoh kok bukan bocil bawel,, emm,, kamu gak masuk?,, mau ulangan atau masih mau interogasi aku? (tanyanya untuk mengalihkan pembicaraan)"


"Kita kan sesi ke dua,, makanya bisa ngobrol dulu sambil nunggu anak-anak sesi pertama keluar"


"Eh itu sudah ada yang keluar,, aku duluan"


Setelah Delon pergi Cita ngoceh sendiri "Gak bisa bohong tapi coba-coba untuk bohong ya ketahuan lah,,, tapi kenapa ya aku ngerasa Delon yang ini bukan Delon,, dia jadi aneh,, apa karena kita udah lama gak ketemu makanya aku ngerasa dia beda,, aaagggg,, udah lah dari pada musingin dia mending aku lanjut belajar sambil nunggu sesi pertama ada yang keluar lagi"


Karena mereka sedang UKK jadi pulangnya lebih cepat


"Kalian liat Delon gak?" (tanya Cita)


"Udah pulang deluan tu bocah" (sahut salah satu teman sekelas Cita)

__ADS_1


"Oh,,, oke makasih udah ngasih tau"


"cieee, yang lagi nyari suaminya" (goda teman-teman gamer Cita)


__ADS_2