
Pagi ini terlihat Delon, Deren, Jia, Wu Tou, Mami, dan Kumala Sanjaya tengah berkumpul di panti asuhan, lebih tepatnya di dalam perpustakaan panti asuhan Melati, di dalam ruangan tidak ada suara hanya ada suasana yang tegang.
Sebenarnya empat hari setelah acara pernikahan tuan Wu dan Kumala Sanjaya atau yang di kenal artis Ren, Cita mengirimkan kan sebuah chat kepada mereka semua yang kini tengah berada di dalam perpustakaan panti asuhan Melati ini untuk berkumpul dan membahas renca menyatukan Jia dan Wu Tou, namun sayangnya orang yang mengundang mereka semua untuk berkumpul malah pergi.
Satu jam kemudian Cita datang dengan Angga dan satu orang cowo muda namun penampilannya sangat acak-acakan seperti bad boy.
Delon yang cemburu melihat Cita di dampingin oleh dua orang cowo, langsung menarik Cita agar dia duduk di pangkuan Delon, semua yang melihat itu hanya tertawa kecil sedangan Deren harus ke toilet karena merasa mual dengan kemesraan Delon dan Cita.
Cita merasa kesal sekaligus malu karena tingkah Delon, namun saat ia berusaha untuk bisa lepas dari pangkuan Delon, tangan Delon malah memeluknya dengan erat membuat dia semakin kesal, namun ia tak berdaya melawan tenaga Delon, akhirnya agar rasa malunya segera hilang ia berpura-pura memasang ekspresi serius dan mulai menjelaskan rincian rencana yang dia buat.
Cowo yang bergaya seperti bad boy tadi mulai mencatat hal-hal penting dari apa yang di jelaskan Cita, setelah Cita selesai menjelaskan ia langsung memberikan sebuah kertas yang tertulis ,
Mission List
Mission One : Mendekatkan Jia dengan keluarga Wu, agar tidak mendapat perlakuan buruk dan bisa di hormati di dalam keluarga Wu
__ADS_1
Mission Two / Crazy Mission : Memaksa tuan Wu menerima Jia dengan alasan Jia sudah hamil anak Wu Tou
Mission Three / Backup Mission : Membuat tuan Wu menandatangani sebuah berkas yang membuat tuan Wu atau siapapun tidak dapat memisahkan Wu Tou dengan Jia
Mission Four / Main Missions : Menikahkan Wu Tou dengan Jia
Cita yang melihat kertas catat misi mempersatukan Wu Tou dengan Jia itu merasa kesal karena misi keduanya di anggap sebagai misi gila,
"Kenapa misi ke dua nama lainya misi gila" (tanya Cita dengan bibir manyun dan pipinya yang mengembang karena marah)
"Pfft,, kita gak mungkin gunain misi yang kedua, kamu gak maukan kak Jia di anggap wanita murahan dan gak di hargai" (jelas Delon)
Mendengar penjelasan Delon itu Cita akhirnya mengerti dan hanya mengangguk.
Cowo yang bergaya bad boy itu mulai menjelaskan ulang rencana dari Cita yang ia catat.
__ADS_1
"Kalian tau kita gak akan mungkin gunain rencana kedua, dan cara ketiga bisa di lakukan oleh tante Mala..
Mendengar temannya itu memanggil orang yang dia kagumi dengan panggilan akrab, Cita merasa kesal dan langsung menyela ucapan temanya itu
"Jangan sok kenal sama tante Mala"
Namun temannya itu tidak menggubris ucapan Cita yang sedang kesal dia terus melanjutkan penjelasannya
",,, Dan soal pengurusan berkas Delon dan Deren lebih mengerti jadi kalian yang membuat berkasnya,, dan tugas untuk bisa mendekatkan Jia dengan keluarga Wu, di serahkan untuk Cita, Mami, Jia, Wu Tou, dan artis Ren (merubah panggilannya agar tidak di ganggu Cita lagi),, dan soal menjaga agar rencana utama dapat berjalan lancar bisa gua, Angga, Wu Tou, Delon dan Deren yang handle"
"Kamu emang bisa apa" (tanya Delon)
"Dia Rio,, hackers muda terhebat,, terus dia juga ketua ekskul Muay Thai di sekolah kota,, teruss..." (Cita terus memuji-muji Rio)
Mendengar Cita terus memuji-muji Roi, dia merasa sangat kesal, karena kesal dia mencubit pipi Cita yang masih duduk di pangkuan nya, Cita yang sadar maksud dari cubitan Delon itu langsung menghentikan omongannya dan terdiam.
__ADS_1