Tamat

Tamat
Stagione 2: Presto


__ADS_3

•Buona Lettura•


Satu tahun kemudian...


Michael dan Bean telah berusaha semaksimal mungkin. Satu tahun penuh mereka mencari Cilla itupun bersama Max mencarinya. Tapi sayang sekali, Max mati ditembak penembak misterius. Sedangkan Romeo sekarang tengah menjalani perawatan ringan di rumah sakit Rusia tepatnya di kota Moscow.


Michael dan Bean saat ini sedang berada di Yunani. Mereka menemukan jejak musuh. Tapi mereka tidak terlalu gegabah, jika gegabah maka nyawa Cilla menjadi taruhannya. Maka dari itu mereka melakukannya secara perlahan.


"Michael, sudahlah, jangan meminum itu terus" Bean melerai Michael. Ia sangat iba melihat kondisi temannya begitu terpuruk.


"Aku akan mencarinya" itulah jawaban Michael. Setelah dilerai pasti jawaban itu yang keluar dari mulut Michael. Bean memijat keningnya sembari menggeleng-geleng.


Bean turut berjalan disamping Michael. Yang anehnya Michael tidak pernah tumbang sakit. Justru dirinya yang sakit. Tapi dia sangat terharu melihat kepedulian temannya merawat dirinya penuh telaten, meski masalah besar tengah mereka hadapi bersama-sama.


"Bean kau kendarakan mobil ini, aku sedang malas" ucap Michael memberikan kunci mobil pada Bean.


"Siap" angguk Bean semangat. Inilah hari-hari yang mereka jalani penuh luka dan darah.


Mobil mereka tumpangi berjalan menuju ke sebuah tempat. Dimana tempat itu berisikan senjata kimia milik Michael. Dulunya Michael adalah seorang ilmuwan Italia yang konon sangat ditakuti.


Tidak butuh waktu yang lama, mereka berdua tiba di lokasi untuk di tujui. Michael keluar dari mobil, Bean pun ikut keluar. Mereka berdua berjalan gagah layaknya mafia.


Michael menempelkan sebuah kartu tanda pengenal di scan. Scan itu berbunyi menerima sebuah kartu yang ia kenal. Pintu terbuka secara otomatis. Terpampanglah gerombolan ilmuwan Italia. Michael menggunjingkan sebuah senyuman. Saatnya menggunakan sistem senjata canggih.


"Benvenuto signore. (Selamat datang tuan)" ucap salah satu ilmuwan menunduk bungkuknya hormat menyambut signore nya.

__ADS_1


"grazie, torna al lavoro! (Terimakasih, kembali bekerja!)" ucap Michael tegas. Ilmuwan itu mengangguk melanjutkan kembali pekerjaannya yang tadi sempat tertunda, karena signore nya mampir kemari.


Michael dan Bean berjalan menuju sebuah ruangan bawah tanah. Karena jarak bawah tanah cukup lumayan jauh. Michael menggunakan lift penghubung jarak. Mereka berdua masuk kedalam lift.


Singkat cerita, mereka tiba di sebuah ruang bawah tanah. Bean terhenyak melihat semua senjata kimia Michael buat. Jadi inilah kehebatan yang tersembunyi dari seorang mafia Italia.


"Apa kau terkejut" Michael tau temannya pasti terkejut melihat rahasia ini.


Bean mengerjapkan matanya. Sungguh ini menarik. "Ya, aku terkejut."


"Simpan kejutmu itu" kekeh Michael.


"Baiklah" Bean berdiri disamping Michael. Karna penasaran, Bean melirik ke samping.


"Apa yang kau kerjakan?" tanya Bean.


"Aku tidak habis pikir, sebenarnya apa rencana kita selanjutnya?" tanya Bean bingung. Sudah berbagai rencana mereka susun, tapi selalu saja gagal.


Michael menengok kepalanya ke samping. "Ada saja" balas Michael. Lalu kembali menatap barang kerjaannya.


Bean terdiam, semenjak melakukan pencarian ini ada banyak perubahan pesat pada Michael. Dari mulai tingkah laku, Michael berubah menjadi pribadi yang baik tidak seperti dulu, dan lain-lain. Bean merasa heran saja dengan pria ini. Pria ini terus mencari cintanya yang hilang bahkan hampir satu tahun. Bean salut kepada Michael, ia berharap temannya mendapatkan kebahagiaan setelah masalah ini selesai.


"Bean, siapkan helikopter! Kita lakukan penyelamatan!"


**

__ADS_1


Sudah lima bulan Cilla tinggal di bawah kolong jembatan. Ia berhasil kabur dari tempat mengerikan itu. Tapi hatinya berteriak merindukan prianya. Rasa trauma masih saja membekas di hatinya. Cilla memilih bersembunyi di sini. Akan lebih baik ia tidak ditemukan oleh orang-orang jahat itu.


Sehari-hari Cilla makan, hanya memancing ikan. Karena tempat tinggal Cilla dilengkapi dengan sungai yang menghubungi antar industri ikan-ikan tuna dan salmon yang memiliki gizi yang tinggi. Tubuh Cilla semakin gemuk bukan bertambah kurus. Namun hanya mukanya saja yang sedikit berantakan.


Maklumlah hidup di kolong jembatan.


Hari ini Cilla bertepuk tangan ria. Ia mendapatkan 3 ekor ikan tuna. Cilla mengambil sebuah ranting yang diberi batu tajam sebagai pengasah kulit ikan. Untuk memasak Cilla menggunakan api unggun. Dengan membuat sebuah pancinya dari batu diberi bolongan besar ditengahnya.


Cilla sudah terbiasa hidup seperti ini. Hari ini ia akan makan enak dan lezat. Cilla memeras jeruk nipis dan dituangkan ke dalam batu yang telah berisikan air bersih. Sembari menunggu Cilla membersihkan ikan-ikan itu untuk disantap.


Setelah membersihkannya hingga bersih. Cilla memasukkan satu per satu ikan ke dalam panci batu itu. Sambil menunggu, Cilla berdiam menatap bulan yang sedang bersinar terang dikelilingi bintang berkelip indah. Tatapan kosong dan hampa seolah tak ada jalan keluar.


Cilla merindukan Michael. Apakah Michael telah melupakannya? Atau telah berpaling darinya? Atau sudah menentukan pasangan hidupnya. Semua pikiran itu membuat Cilla enggan keluar dari persembunyian. Buktinya, pria itu tidak menampakkan batang hidungnya sama sekali.


Cilla mulai memikirkan masa depan. Apakah dia tetap berdiam seperti ini menunggu pria nya datang menjemputnya, atau memilih membukakan hati untuk pria lain. Tapi hatinya sudah terkunci hanya untuk Michael seorang. Dan Cilla sangat bersyukur ketika kejadian penculikan itu ia di paksa menjadi budak pembersih tempat itu disana.


Tapi, Cilla nyaris hampir diperkosa oleh pria berhidung belang disana. Banyak yang mereka tak segan-segan menggodanya. Cilla merasa risih, awalnya ia takut di apa-apakan. Akan tetapi, bukan dirinya saja yang diculik, namun beberapa wanita disana di perbudak paksa. Ada yang dijadikan budak se*s, budak rela mati, budak pembantu seperti bersih-bersih, budak anggota mafia, dan masih banyak lagi.


Semua hal mengerikan itu membuat Cilla bergidik ngeri bila mengingat semuanya kembali. Dan saat ini ia bersorak gembira berhasil lolos dari tempat itu. Tempat itu bergaya berbentuk istana kerajaan kuno.


Untuk sementara Cilla bersembunyi saja sampai kapan ia hendak keluar dari tempat persembunyiannya. Semoga dirinya tidak terjadi hal-hal seperti kemarin-kemarin.


•Continua•


Season 2 akhirnya muncul...

__ADS_1


Bagaimana perasaan kalian setelah membaca capitolo ini? Komen yaaa...


Bagi yang belum bergabung GC author, yuk silahkan bergabung, disana banyak berbagai informasi seputar novel author. Author tunggu kehadiran kalian... Maaf yaa buat kalian kecewa karena kata-kata tamat.


__ADS_2