Tamat

Tamat
Stagione 2: L'amore perduto


__ADS_3

•Buona Lettura•


Hari demi hari telah berganti. Bahkan sudah satu minggu. Michael pantang menyerah atas pencarian gadisnya. Sedangkan Bean termenung melihat kawannya yang sedang mengarahkan titik peta yang belum ditelusuri. Kadang Bean merasa iba melihat Michael begitu terpuruk atas kejadian ini. Michael selalu menyalahkan dirinya sendiri atas semua kejadian ini.


Bean juga sudah mengerahkan para mafioso Yunani ke seluruh penjuru negara ini. Saat mereka pulang tidak membawa hasil sama sekalipun. Bean memijat keningnya. Untuk itu Bean menyerahkan semua tugas ini kepada mafioso yang lain.


Bean khawatir akan kesehatan Michael yang mulai sedikit menurun. Terlihat dari kantung mata Michael yang menghitam. Bean nyaris tidak bisa berbuat sesuatu. Yang bisa ia lakukan hanya menenangkan Michael dan berdiri disampingnya.


"Bean" panggil Michael lembut.


Bean segera menghampiri Michael.


"Apa?" tanya Bean.


"Apakah aku bisa menemukan gadisku kembali?"


Bean bingung harus menjawab apa. Michael mendongak kepalanya menatap cahaya sinar matahari.


"Aku pria egois yang tidak memikirkan sekitar, aku hanya manusia biasa yang tak pandai dalam menyelesaikan masalah tanpa ada orang-orang disampingku. Aku terpuruk atas semua kejadian ini yang bersumber dariku."

__ADS_1


"Kenapa aku tidak memikirkannya sampai kesana? Aku tidak pernah memikirkan hal ini sebelum mengenal cinta, tapi semenjak mengenalnya aku baru tau cinta itu banyak makna yang terkandung di dalamnya."


Michael mengeluarkan air matanya. Sudah cukup penderitaan ini. Tapi ia tak pernah putus asa. Ia akan berjuang terus mencari Cilla. Cinta mengalahkan semua rasa lelahnya.


Michael hanya tersenyum sekilas, lalu kembali datar. Tatapannya beralih menatap Bean yang tengah memperhatikan dirinya iba.


"Kita pergi!" Michael menyambar kunci helikopternya yang bergelantungan di pintu.


Bean berdoa di dalam hati. Semoga saja ini pencarian yang terakhir kali. Bean ikhlas menemani Michael kemana pun.


Mereka berdua meninggalkan ruangan yang digunakan sebagai tempat kerja dan pencarian Cilla. Saatnya kembali keluar dan mencari cintanya yang hilang. Tujuan Michael yaitu ke sebuah jembatan Yunani. Karna tempat itu belum ia telusuri. Semoga saja ia menemukan cintanya disana.


Tunggu aku baby girl.


Sudah beberapa hari ini. Cilla masih betah tinggal di kolong jembatan. Bahkan ia mendengar berita tentang tempatnya di culik dulu sudah menjadi abu. Cilla bergidik ngeri jika dirinya berada disana. Untung saja ia sudah kabur dari tempat mengerikan itu.


Saat ini Cilla sedang melamun. Tagannya terus mengayun melempar batu-batu yang tak bersalah ke dalam sungai. Pandangannya menatap lurus. Lama kelamaan Cilla mulai bosan. Hidupnya seperti tanpa tujuan arah.


Cilla membuyarkan lamunannya. Waktunya memancing. Inilah kegiatan sehari-harinya. Memancing lalu memasak. Cilla mengambil jaring dan perahu yang ia buat dari kayu.

__ADS_1


Cilla mendorong perahu ke sungai. Lalu ia menaikinya. Pelan-pelan ia mendayung. Sedangkan jaringnya, ia taruh di belakang dengan dua tali kemudian mengaitkannya ke paku.


Perahu Cilla naiki mulai berlayar. Cilla sudah biasa hidup seperti ini, ketika waktu berumur 10 tahun Cilla pandai memancing ikan di desanya.


Cilla mencari tempat yang cocok. Umpan yang ia berikan berupa sebuah cacing tapi jarang, kebanyakan roti. Dimana ia mendapat roti? Kadang-kadang ada orang yang membuang sisa roti yang setengah utuh ke kolong jembatan. Dan dibuatnya menjadi umpan untuk mengundang ikan-ikan menyerbu pancingannya. Dan saat ini Cilla sedang menunggu ikan datang.


Sembari menunggu. Cilla meraih sebuah ember yang cukup untuk menampung hasil pancingannya. Tapi firasat Cilla merasakan hal yang aneh. Tidak seperti biasanya. Yaitu sulit dideskripsikan. Angin kencang mengacak rambutnya hingga beterbangan tak beraturan.


Cilla memperhatikan sekelilingnya. Perasaan ini seperti akan datangnya seseorang yang ia amat cintai, siapa lagi selain Michael. Namun Cilla segera menepiskan perasaan itu. Ia yakin pria itu telah menemukan pasangan barunya. Cilla juga sadar diri. Ia tak pantas bila bersanding dengan pria itu.


Bila mengingat kenangan yang begitu romantis dan bergairah, membuatnya ingin memutar waktu itu kembali ke masa-masa itu.


Kadang Cilla tidak begitu mengerti dengan pola pikirannya. Jika sudah berada di dekapan Michael, tiba-tiba otaknya tidak berjalan berfungsi. Pria itu membawa kesan yang amat buruk baginya.


Cilla menggelengkan kepalanya. Jika terus mengingat, ia tidak akan melupakan pria itu. Cilla mulai ikhlas membiarkan Michael bersama wanita yang jauh lebih cantik darimya. Ia berharap semoga Michael bahagia bersama pasangan pilihannya, bukan bersamanya.


Mulai saat ini Cilla akan menata masa depannya. Dimana ia harus berubah, tidak mungkin jika seperti ini terus-menerus tanpa ada kemajuan.


Saatnya membangun masa depan. Aku mencintaimu Michael, meski tak bisa bersanding bersamamu, semoga kau bahagia bersama pasanganmu. Aku ikhlas melepaskanmu. Biarkan aku mencintaimu dengan caraku sendiri. Aku tulus mencintaimu.

__ADS_1


•Continua•


Bagaimana setelah membaca capitolo ini? Jangan lupa komen yaa...


__ADS_2