Tamat

Tamat
#Melepas Rindu


__ADS_3

Sudah dua minggu sejak aku mengetahui bahwa aku sedang jatuh cinta,, rasanya begitu bahagia seperti aku sedang terbang di langit yang di penuhi bunga-bunga indah.


Tapi aku juga takut,


takut akan terjatuh ke dasar, di tambah sekarang ini aku merasa Delon berubah, saat aku berada di dekat Delon, jantungku tidak berdebar-debar lagi seperti saat aku bersama dengannya sebelum dia hilang tanpa kabar.


Aku merasa dia yang sekarang bukan lah Delon yang aku kenal, aku tidak tau apakah yang aku duga itu benar atau kini perasaanku kepadanya telah hilang.


Beberapa hari yang lalu Delon kembali tidak ada kabar, di malam hari tiba-tiba ia menelepon ku, saat mendengar suaranya aku kembali merasa berdebar-debar, tapi mengapa saat kita bertemu secara langsung di sekolah aku tidak merasakan perasaan yang sama saat kami sedang bicara via telpon.


Tidak!!,, aku tidak bisa terus-terusan memikirkan ini dan menjadi salah paham tentang perasaan ku terhadap Delon, besok saat dia sudah kembali bersekolah aku akan langsung bertanya kepadanya.


Ke esokan paginya aku terus menunggu Delon tetapi hariin ia masih belum sekolah juga


*Tiga hari kemudian*


Tok,, Tok,, Tok


Pagi ini ada yang mengetuk pintu panti, aku pun membuka pintu itu betapa terkejutnya aku karena melihat sosok yang begitu aku rindukan


Aku melihat sosok yang membuat otakku terus memikirkan dirinya,


tanpa sadar aku langsung berlari menghampirinya dan memeluk dirinya.

__ADS_1


"Ciee segitu kangennya kah kamu sampai memeluku terus" (goda Delon)


"Ya aku begitu merindukan kamu,, apa kamu tau beberapa hariin aku sangat mengkhawatirkan kamu,, kenapa kamu suka sekali menghilang tanpa kabar" (omel Cita)


"Aduh,, kita baru ketemu dan kamu sudah mengomeli aku"


"Eh,, iya maaf,, maaf"


"Tapi aku senang karena kamu merindukan dan mengkhawatirkan ku,, makasih ya,, oh iya aku datang untuk mengajak kamu untuk menghabiskan hariin bersama ku,, kita pergi kemana pun yang kamu mau,, makan-makanan yang kamu suka,, pokonya hariin aku ingin menghabiskan waktu bersama mu dan melakukan apapun yang kamu suka"


"Hah!!,, aku senang mendengar kamu ingin menghabiskan waktu bersama ku tapi mengapa aku merasa kamu ingin meninggalkan ku"


"Cepat lah bersiap-siap,, selagi kamu bersiap-siap aku akan meminta izin pada mami"


"Eh,, apa kita akan jalan sekarang?"


"Tapi ini masih pagi banget sekarang aja masih jam 05:00,, emang kita akan kemana?"


"Ke mana pun yang kamu mau,, sebaiknya kamu cepat bersiap,, jangan banyak tanya"


"Huh dasar,, datang tiba-tiba dan langsung mengajak jalan pagi-pagi buta" (omel Cita)


Hariin aku akan menghabiskan waktu bersamamu, saat aku mengetahui bahwa kamu merindukanku aku merasa sangat bahagia, tapi apakah kamu benar-benar merindukanku ataukah merindukan dia. (batin Delon)

__ADS_1


*Beberapa saat kemudian*


"Cantiknya"


"Heh,, apa nak Delon baru sadar kalau Cinta emang cantik"


"Tidak tante,, Delon sudah tau dari awal bahwa Cinta itu cantik,, tapi hariin dia terlihat sangat cantik"


"Haha,, jelas hariin Cita begitu cantik,, karena dia akan berkencan dengan nak Delon"(goda mami)


"Mami,, jangan menggoda Delon seperti itu" (ucap Cita dengan malu-malu)


"Ke,, kencan,, ta,, tante,, Delon dan Cita hanya pergi menghabiskan waktu bersma bukan berkencan" (ucap Delon dengan pipi yang memerah)


"Hahaha,, kalian pasangan yang lucu,, sebaiknya kalian cepat pergi,, di pagi hari pemandangan pasti begitu indah"


"PASANGAN" (teriak Cita dan Delon serempak)


merekapun saling menatap dan tertawa


"Hahaha,, sudah-sudah bicaranya nanti kalian tidak jadi pergi-pergi"


"Wah mami ngusir kita nih ceritanya"

__ADS_1


"Iya,, habis kalau kalian masih di sini mami jadi gemes" (ucap mami sambil mendorong Cita dan Delon keluar rumah)


"Selamat bersenang-senang"


__ADS_2