
" Awwww!!!! Bar bar banget loe ya," Rich meringis sambil memegang dahinya.
" Rasain, salahmu sendiri ngomong ngeres,"
Richard yang melangkah mundur, ga sengaja melihat ke balkon lantai bawah, dua ARTnya Kiky dan Sita sedang menjemur pakaian pakaian Dahlia yang tadi nyemplung di kolam.
" Eh liat apaan tuh, ada pemandangan bagus tuh," tunjuk Rich ke arah luar jendela.
" Apaan?" tanya Dahlia penasaran
" Lihat sini, punya siapa tuh. Warnanya norak banget. Merknya apaan ya?"
Dahlia yang tambah penasaran melihat ke jendela, ternyata Kiky dan Sita sedang menjemur pakaian dan daleman milik Dahlia.
" Heyy!!" Dahlia yang kaget dan malu segera turun meninggalkan Richard yang sedang tertawa puas.
" Hei, udah udah ya,kalian ga usah repot repot, biar aku aja." pinta Dahlia menghampiri Kiky dan Sita sambil memunguti pakaian dalam yang sedang dijemur.
" Tapi ini perintahnya tuan Richard," jawab Kiky
" Aku tahu," Dahlia menghela nafasnya.
***
Entah apalagi kejutan dari Richard. Sialnya bagi Dahlia, saat dia menghampiri Richard ke taman belakang, Richard mengikat Dahlia di pohon taman belakang setelah adu mulut dan disiram menggunakan selang air sebagai pembalasan saat kunjungan Richard yang terakhir.
Faisal yang datang terlambat segera menolong Dahlia setelah diberitahu oleh bibi Mun.
Setelah itu Faisal memberitahu ke bibi Mun untuk mengumpulkan seluruh anggota keluarga Wiratama untuk memperkenalkan Dahlia secara formal, tidak seperti perkenalan sebelumnya saat pembacaan surat wasiat.
Dahlia segera bergabung dan Richard kaget saat Dahlia selesai mengganti bajunya.
" Hey!! Itu kan kemeja gue," Richard yang ga terima melihat Dahlia menggunakan kemeja miliknya.
" Nak Richard, baju bajunya non Dahlia kan basah semua gara gara kopernya dilempar ke kolam renang.. Jadi Richard yang harus tanggung jawab," jawab bibi Mun dan Rich kembali menyandarkan punggungnya di kursi sofa.
__ADS_1
" Bibi Mun bisa disini dulu? Soalnya ini mau ada pemberitahuan jadi nanti bisa kasih tau yang lainnya," pinta Faisal kepada bibi Mun yang hendak pergi ke dapur.
" Baiklah" jawab bibi Mun dan berdiri di sebelah Dahlia.
"Lia silahkan duduk," Dahlia menjawab dengan anggukan.
" Baiklah, jadi alasan saya datang kesini adalah untuk memperkenalkan Dahlia secara formal," Faisal mengawali pembicaraan dengan tegas.
" Ga perlu, kita semua udah kenal sama Dahlia dengan sangat baik," sela Richard sambil terus memandang Dahlia dengan sinis.
" Tapi dari apa yang saya lihat barusan, saya pikir kalian belum mengerti posisi Dahlia.
Sampai tuan Richard belum menerima warisan secara resmi, Dahlia adalah yang memegang kekuasaan mansion ini dan juga yang akan menjabat Presiden Direktur di perusahaan menggantikan tuan Suryo."
" Kalau untuk menjabat di perusahaan itu ga masalah, tapi kalau untuk mengatur mansion ini saya rasa itu berlebihan pengacara Faisal," sela Nyonya Sarah yang ga terima.
" Nyonya Sarah tenang saja, nyonya dan tuan Richard masih punya hak atas mansion ini, tapi mulai dari sekarang setiap peraturan akan diatur oleh Dahlia, termasuk hak hak pegawai dan juga setiap administrasi keuangan akan diserahkan kepada Dahlia semua," jawab Faisal secara rinci.
" Kamu ini selalu berada di pihaknya, jangan jangan kalian sekongkol ya. Kalo kaya gini, sama aja kalian mengikat tangan dan kaki kami," ucap nyonya Sarah dengan gelisah.
Richard yang merasa tersindir pun menyerah
" Silahkan, loe punya kekuasaan, lakuin sesuka loe."
" Lalu bagaimana dengan pekerjaannya di perusahaan?" tanya Alex
" Kita tunggu sampe Dahlia siap untuk bekerja, jadi saya akan menyiapkan dokumen dokumen perusahaan agar Dahlia bisa mempelajarinya dulu," jawab Faisal
" Baiklah, jika kamu membutuhkan sesuatu katakan saja saya pasti siap membantu," pinta Alex kepada Dahlia dan Dahlia menjawab dengan anggukan dan senyuman.
Setelah selesai, sebelum Faisal pamit dia meminta bibi Mun untuk memberikan tour kepada Dahlia mengelilingi mansion.
***
" Bi Mun, jadi ada berapa orang yang tinggal disini?" tanya Dahlia sambil berjalan beriringan dengan bibi Mun.
__ADS_1
" Cuma ada nyonya Sarah sama nak Richard, dan sekarang ada non Dahlia. Kalo nak Alex dia pindah ke apartemen sejak dua tahun terkahir, tapi sewaktu waktu dia tinggal dsini," jawab bi Mun dan berjalan menuju sebuah pintu kamar.
" Ini kamarnya nak Richard dan ini kamarnya non Dahlia," bibi Mun menunjuk pintu depan kamar Dahlia yang ternyata adalah kamar Richard.
Malamnya Dahlia ga bisa tidur karna terus terjaga gara gara suara klakson mobil mobil para majikan yang pada pulang larut, pertama nyonya Sarah yang membawa pacar mudanya menginap. Dari lantai atas Dahlia melihat kemesraan wanita paruh baya itu dengan lelaki yang patutnya menjadi anaknya walaupun sudah berumur matang tapi tetap saja terpaut jauh, lalu dia memutuskan untuk kembali ke kamar saja.
Dahlia bergidik ngeri didalam kamarnya
" Ihhh...baru pertama masuk rumah ini mataku sudah dikotori dengan pemandangan yang menjijikan, kenapa mereka ga nikah aja si.. Eh, tapi kalo nyonya Sarah menikah dengan pemuda itu, berarti Richard harus manggil dia dengan sebutan Papa, hahahaaaa..." gumam Dahlia sambil ketawa cekikikan.
Memang diakui, walaupun nyonya Sarah sudah berumur hampir setengah abad, tapi kemolekan tubuhnya menyerupai wanita berumur tiga puluhan, karna kesehariannya memang hanya digunakan untuk spa dan perawatan.
Dan alasan kedua yang membuat Dahlia tidak bisa tidur, tentu saja tuan muda Richard.
***
Di ruang kerja ada seseorang yang sedang membaca sebuah laporan.
" Bagus, bagus sekali Dahlia..Tahun ini Rainbow Garden mengalami keuntungan sampai 50%,, Kamu sangat pintar Lia seperti kakekmu," ucap seseorang itu yang ternyata orang itu adalah kakek Suryo.
" Terima kasih kek, tapi tetap saja Lia ga sehebat kakek." jawab Lia dengan merendah.
" Hmm..Waktu kakek muda juga sama sepertimu, dan kelak kamu pasti bisa sehebat dan bahkan lebih kaya dari kakek, kita lihat saja," kakek Suryo sambil berdiri dan menuang air putih ke gelas.
" Benarkah?? Tapi Lia ga ingin jadi kaya,"
Tiba tiba
"BOHONG!!!"
Dahlia kaget mendengar suara itu dan melihat siapa sosok yang berbicara itu.
Ini karya pertamaku,jadi harap maklum jika ada salah typo atau penggunaan kata yg tidak tepat.
Untuk vote/rate mohon seikhlasnya saja,itu hak para readers..yang penting jangan saling menjatuhkan π #staysafe
__ADS_1