Terjebak Wasiat Dan Perjanjian

Terjebak Wasiat Dan Perjanjian
Faisal dan Olivia


__ADS_3

Faisal agak terkejut dan mereka bertatapan agak lama. Tapi bukan karna panggilan oppa yang membuat Faisal terkejut, melainkan karna Faisal melihat cewe itu yang kedua kalinya.


Flashback


Sebelum Dahlia menelfonnya, Faisal sedang jalan jalan ke mall untuk mengisi hari liburnya, dia mampir ke storebook.


Dan saat akan mengambil novel yang ga asing baginya,tiba tiba dengan cepat diambil duluan oleh seorang cewe bertubuh tinggi. Dia adalah Olivia. Olivia pun ga sadar keberadaan Faisal.


Saat Faisal akan menuju kasir karna sudah mendapat apa yang dia cari, dia menemukan lagi Olivia yang sedang membuka kamus bahasa Korea dan mempraktekan tiap kata yang ada dikamus dengan sangat lantang, sehingga menarik perhatian orang orang yang ada disekitarnya..


" Ini?? Fansnya ibuku??" gumam Faisal


Ternyata penulis novel yang tadi diambil Olivia adalah ibunya Faisal. Beliau sudah menjadi penulis terkenal dan karya karyanya banyak digemari kalangan anak anak muda terutama perempuan.


Flashback off


Faisal segera pergi ke toilet untuk membasuh kemejanya dan meninggalkan Olivia yang masih menatapnya dengan senyum lebarnya.


Di luar toilet Olivia sudah menunggunya dan saat Faisal keluar lengannya ditahan Olivia.


" Oppa!! Hyeong Beem!!" panggil Olivia sambil menunjuk majalah yang sedang dipegangnya.


Faisal membelalakan matanya karna cover majalah itu wajah modelnya 95% mirip dengan Faisal


" Maaf kamu salah orang, " ucap Faisal sambil pergi dan Olivia terkejut karna dia kira Faisal adalah pria Korea tulen ternyata bisa berbahasa Indonesia.


" Oppa,kamu orang Indonesia ya? Oppa!Hyeong beem! Oppa!! " teriak Olivia sambil menatap punggung Faisal yang sudah pergi.


Faisal ga nyangka mengalami kejadian tadi. Dia buru buru pulang ke rumah untuk mengambil beberapa dokumen, dia ga mau terlambat jika ada urusan. Karna prinsip ON TIME sudah melekat padanya semenjak meniti karirnya.


Jakarta


Dahlia sudah sampai di mansion dan menghentikan mobil pick upnya di depan gerbang.


" Cari siapa mba?" tanya security kepada Dahlia.


" Saya mau ketemu sama Richard pak" jawab Dahlia.


" Oh ya,sebentar ya," security yang bernama Didi itu memencet interkom yang terhubung di ruang keluarga.


" Silahkan masuk mba."


" Makasih pak,"

__ADS_1


Dahlia memantapkan dirinya sebelum masuk ke dalam, apapun yang terjadi dia harus kuat, ini demi kakek.


Dan benar saja, penyambutan Dahlia penuh dengan kejutan. Saat masuk dan sudah berkumpul semuanya pada acuh, misalnya saat Dahlia memberi salam tidak ada yang menjawab, ya sudah tanpa pikir panjang dia duduk di sofa panjang karna ga ada yang mempersilahkan.


" Eh, belum disuruh duduk sudah duduk duluan..ga punya etika ya," ucap nyonya Sarah dengan sinis


" Berarti ga ada bedanya dong dengan orang yang sudah memberi salam tapi tidak ada yang menjawab," jawab Dahlia dengan berani


" Kamu ngatain saya ga punya etika?"


" Ngga juga nyonya," jawab Dahlia dengan santai.


" Cehh,pakainmu norak banget. Eh,kalo orang yang ga kenal sama loe pasti ngira loe itu mau nglamar kerja jadi pembantu ya," sindir Rich


Tiba tiba Alex membuka suara.


" Mba Dahlia datang kesini naik mobil sendiri?Hebat ya, padahal jauh kan?" tanya Alex


" Ohh,udah biasa mas Alex, biasanya Lia juga mengantar pesanan jauh dekat selalu sendiri," jawab Dahlia dengan lega karna masih ada yang ada hangat kepadanya.


" Oya,jangan panggil mba ya, kayanya kita seumuran," pinta Dahlia


" Oh ya,kalo gitu jangan panggil mas,Alex saja.."


" Loe ga ada kerjaan Lex?" tanya Rich


" Paling cuma menandatangani beberapa berkas di ruang kerja kakek."


" Ya udah sana pergi. Mama juga, karna Richard sendiri yang akan menyambut Dahlia," usir Rich.


Dahlia merasa ada yang ga beres,tapi dia harus tetep tenang karna dia ga mau masuk dalam jebakan Richard.


Setelah kepergian Nyonya Sarah dan Alex, Richard menyuruh bibi Mun mengambilkan minuman untuk Dahlia. Dan Kiky salah satu ARTnya memberikan minuman kepada Dahlia.


" Makasih ya," ucap Dahlia


Saat akan meminumnya, Rich meliriknya dan Dahlia segera menoleh ke arah Richard. Dia mencium gelagat ga beres akhirnya Dahlia ga jadi meminumnya..Kiky yang berdiri dibelakang dengan bibi Mun akhirnya bernafas lega, karna dia sndiri yang bikin minuman itu dengan dicampuri garam sesuai perintah Rich.


Itu baru permulaan penyambutan Richard. Masih ada kejutan lainnya..Misalnya saat dia akan mengantar Dahlia menuju kamarnya dan melewati kolam renang, Rich sengaja berpura pura mengambil koper Dahlia dari tangan Kiky, dan dengan sengaja dilempar ke kolam renang dengan dalih tangannya terpeleset.


" Richard kamu apa apaan, kamu sengaja ya," tanya Dahlia dengan kesal.


" Sengaja apaan, gue bilang kan kepleset" jawab Rich dengan santuy.

__ADS_1


Sampai di depan kamar


"Nih kamar loe!" ucap Rich yang menunjuk pintu kamar.


" Kamu yang bukain pintunya," suruh Dahlia karna dia merasa ragu ragu.


" Ini kan kamar loe kenapa loe nyuruh gue yang buka, jangan bilang loe takut ya," ejek Richard sambil ketawa


" Siapa juga yang takut,"


saat Dahlia akan membuka kenop pintu


" Wleeeee....!!!" (anggap aja gitu ya suara orang yang ngagetin) dan Dahlia reflek melayangkan satu tamparan ke pipi halusnya Richard.


" Argghh!!" PLAKK


" Aww, kenapa loe nampar gue?" tanya Rich sambil memegang pipinya


" Karna kamu bikin aku kaget." "


Setelah dibuka pintunya, Dahlia merasa lega karna itu hanya kamar biasa dengan dekorasi serba putih tapi tetap terkesan mewah.


Tiba tiba Rich menyelonong masuk mendahului Dahlia dan tidur diranjang didepan Dahlia


" Eh,ngapain?? Keluar dari kamarku sekarang juga," usir Dahlia sambil meraih tangan Rich.


" Ini kan rumah gue, lagian gue pngen loe liat betapa empuknya kasur ini, ga kaya ditempat loe pasti cuma pake karpet kan??"


" Keluar ga!!! Cepetan keluar.." Dahlia langsung menarik tangan Rich untuk menariknya tapi tenaganya kalah dengn Rich,sebaliknya Rich menarik Dahlia ke atas kasur dan Rich menindih tubuh Dahlia



" Ga usah malu malu kalo loe pengen sekamar sama gue," ucap Rich menggoda dengan posisi tubuhnya masih menindih Dahlia..dan


DIGGG


" Awww!!!!" teriak Richard


Dahlia membenturkan kepalanya ke kepala Richard.


Ini karya pertamaku,jadi harap maklum jika ada salah typo atau penggunaan kata yg tidak tepat.


Untuk vote/rate mohon seikhlasnya saja,itu hak para readers..yang penting jangan saling menjatuhkan 😁 #staysafe

__ADS_1


__ADS_2