Terjebak Wasiat Dan Perjanjian

Terjebak Wasiat Dan Perjanjian
Misteri kematian kakek


__ADS_3

Di rumah sakit


" Aku harap suatu saat Richard mengerti Bi, bahwa aku sangat menyayanginya makanya aku mengambil langkah ini,agar dia merasa bahwa dia tidak sendirian," ucap kakek Suryo yang berbaring membelakangi pintu.


Setelah membalikan badannya, alangkah terkejutnya kakek Suryo ternyata yang didepan pintu bukan bibi Mun.


" Ternyata kau, apa yang kamu inginkan!!"


skip


Di perkebunan


Dahlia sengaja hanya memperhatikan Richard yang akan memotong tangkai bunga tanpa memberi tahu caranya.


Ini orang hidup di dunia apa si? Pegang gunting aja kemayu..batin Dahlia.


" Hei, kamu memotongnya terlalu pendek,memangnya kamu mau mengapungkannya di air? Potong lebih panjang lagi."


" Berisik loe, kalo ga mau bantu mending diem deh!!"


Setelah beberapa saat sudah memotong beberapa tangkai bunga,tiba tiba...


" Awwww!!"


Reflek Rich menjatuhkan bunga yang dia pegang.


Dahlia yang terkejut menghampirinya


" Kenapa lagi sekarang? Huh, kamu memotong jari tanganmu sendiri..Lalu kapan kamu bisa menyelesaikannya?".


Tanpa menggubris perkataan Dahlia,Richard jadi kepikiran kakeknya.. Kenapa dia punya firasat buruk, seketika darahnya menetes di salah satu kelopak bunga yang terjatuh tadi.


***


Seorang pria seumuran Richard mendatangi bibi Mun yang sedang menunggu diluar ruangan..Dia adalah Faisal Wijaya pengacara keluarga Wiratama.


" Bagaimana keadaan tuan Suryo Bi Mun?" tanya Faisal.


" Tiba tiba tuan Suryo mengalami serangan jantung, padahal sebelum Richard pergi,tuan masih terlihat baik baik saja," jawab bi Mun yang terisak isak.


" Lalu kemana Richard?"


tanpa menunggu jawaban, Faisal langsung mengambil ponselnya untuk menghubungi Richard.


" Handphonenya tidak aktif Bi.."


Bibi kembali bersedih " Bagaimana ini?".

__ADS_1


Dokter dan beberapa perawat terlihat panik diruangan kakek Suryo dan sedang menggunakan alat kejut jantung.


" Berikan aku epinefrin,naikan 300 dan clear,ada denyut?"


" Tidak ada dok.."


" Naikkan lagi 400 dan clear"


" Masih tidak ada denyut dok"


Tiba tiba bunyi alat monitor jantung menandakan berbunyi panjang menandakan pasien telah tiada.


" Hentikan CPR, beliau tidak bisa terselamatkan."


***


Setelah mengobati lukanya, Richard hendak berpamitan dan membayar bunga kepada Dahlia yang sedang duduk di belakang rumah bersama ibunya dan tante citra.


" Berapa semuanya?" tanya Rich


" Memangnya berapa banyak yang kamu potong?".


" Seperti yang kamu lihat.." jawab Rich sambil memperlihatkan bunga yang sedang dipegang.


" Ya sudah, lima ratus ribu saja..Tuh aku tambahin," ujar Lia sambil menunjuk beberapa buket yang sudah siap.


Setelah Rich berpamitan, Dahlia, ibu Ratna dan tante Citra mengantarkannya ke depan.


mengaktifkan ponselnyanya yang dari tadi sengaja dia matikan.


" Semoga saja aku ga ketemu lagi dengannya..Amin..." Dahlia memohon sendiri.


" Memangnya kenapa, dia tampan Lia.." sanggah Citra


" Buat apa tampan tapi ga ada etika dan marah marah terus Tan.."


" Lalu bagaimana dengan mulutmu Lia, kamu juga sama saja seperti dia."


" Ya beda lah bu," jawab Lia sambil senyum senyum.


Tiba tiba ponsel Dahlia bunyi


" Hallo mas Faisal, lama ga menghubungiku..ada hal yang penting?"


Lia mematung mendengar jawaban dibalik telfon.


" Apa???" Lia kaget karna Faisal memberitahu nya bahwa kakek Suryo meninggal dunia.

__ADS_1


Kakek Suryo dan kakek nya Dahlia adalah sahabat. Kakek Suryo sering kali mengunjungi


rumah Dahlia apalagi semenjak kakeknya Dahlia meninggal.


***


Belum sampai ke pintu keluar Rainbow garden, Richard menerima telfon dari bibi Mun dan segera mengangkatnya.


" Hallo bi, ada apa?"


" Nak Rich, kamu dimana??" tanya bibi sambil menahan tangisnya.


Dengan semangat menjawab


" Aku mau pulang Bi dan membawa bunga yang tadi dipesan kakek..Aku harap kakek bisa senang dan memaafkanku."


" Nak,mending nanti kamu langsung kerumah aja, jangan ke rumah sakit lagi."


" Memangnya kenapa Bi??" tanya Rich penasaran


" Kakek...kakek....kakekmu meninggal nak.."


jawab Bibi terbata bata.


Seketika Rich menghentikan mobilnya dan matanya sudah berkaca kaca dan langsung membanjiri pipinya.


Walaupun sifat Rich yang tempramen sebenarnya dia sangat menyayangi kakeknya, karena kakek satu satunya keluarga yang dimiliki Richard semenjak kedua orang tuanya meninggal karna kecelakaan.


***


Di sebuah mansion


Para kerabat sudah berkumpul untuk menghadiri acara pemakaman kakek Suryo termasuk Faisal dan ayahnya juga rekan kerja di perusahaan Wiratama Land, hanya Rich yang belum terlihat.


" Lex,sebenarnya kemana Richard pergi? Kenapa sampai sekarang belum datang juga, apa dia tidak tahu kalau kakek meninggal?"


tanya nyonya Sarah kepada Alex


" Kata Bibi Mun, Rich sedang dalam perjalanan kesini," jawab Alex.


Alex adalah cucu angkat kakek Suryo,yang dia pungut di panti asuhan saat Alex berumur delapan tahun.


Sedangkan nyonya Sarah adalah menantu kakek Suryo dan ibu tiri Richard.


" Nyonya, ini sudah waktunya jenazah dimakamkan. Kasian tuan Suryo jika harus menunggu tuan muda Richard.


Tiba tiba pria itu datang.

__ADS_1


Ini karya pertamaku,jadi harap maklum jika ada salah typo atau penggunaan kata yg tidak tepat.


Untuk vote/rate mohon seikhlasnya saja,itu hak para readers..yang penting jangan saling menjatuhkan 😁 #staysafe


__ADS_2