Terjebak Wasiat Dan Perjanjian

Terjebak Wasiat Dan Perjanjian
Rencana Richard


__ADS_3

Faisal menerima telfon dari Richard dan betapa terkejutnya Faisal mendengar kemauan Richard dan akan datang kerumahnya.


Setelah selesai dia segera bergabung dengan ibu dan ayahnya Faisal yang sedang duduk duduk santai diruang keluarga.


" Hmm..Richard mau meminta salinan surat wasiat? Ya ga bisa Faisal," tanya ayah Faisal


" Makanya itu ayah, aku udah bilang tapi tau sendiri kan sifatnya, dan hari ini katanya dia mau kesini."


Faisal menghela nafas


" Huh, kapan dia dewasa," ucap Faisal dengan kesal sambil menyandarkan tubuhnya di sofa.


Tiba tiba Lusiana ibunya Faisal ikut berbicara


" Richard itu seperti pemeran utama di novel ibu yang berjudul Waktu Cinta Bersemi, kamu sudah baca kan Sal?"


" Belum bu," jawab Faisal dengan agak malu.


" Richard itu sebenarnya anak yang baik. Dia seperti berlian yang belum dipoles jadi belum keliatan baiknya," bela ibu Lusi.


" Ibu itu kok selalu dipihak Richard si."


" Ibu itu ga di pihaknya..Sal, anggep aja Richard itu adikmu, jadi kamu bisa ngertiin dia," ucap bu Lusi kepada Faisal


" Kalo dia adikku? Udah kupukul dia sampe kapok," ujar Faisal yang diikuti gelak tawa kedua orang tuanya.


Bel berbunyi


" Loh, kok cepet banget Richard sampainya?" tanya ayahnya Faisal


" Itu bukan dia, jam segini Faisal ada janji sama Dahlia," jawab Rich sambil melihat jam tangannya yang menunjukan pukul 14.00.


" Waduh, kalo Dahlia sama Richard nanti ketemu, bisa meledak ini rumah," ujar ibu Faisal


Dahlia disambut baik oleh kedua orang tua Faisal, setelah disuguhi minuman, ibu Lusi meninggalkan Dahlia dan Faisal berdua.


" Jadi ada perlu apa Lia?" tanya Faisal


" Lia ingin merekrut seseorang untuk jadi akuntan sekaligus sekretaris Dahlia mas."


" Boleh saja..Di kantor sudah ada beberapa sekretaris yang biasa mendampingi pak Suryo," jawab Faisal.


" Oh,ga perlu mas, karna Lia pengen merekrut teman Lia.. Apa boleh mas?" tanya Lia dengan ragu.

__ADS_1


" Oh ya boleh saja, ga masalah. Apapun keputusan Lia saya selalu mendukung."


" Baiklah..Oya apa mas Faisal punya kenalan yang bekerja di perusahaan penerbitan?" tanya Dahlia yang teringat janji Olivia.


" Perusahaan penerbitan? Memangnya Lia ada perlu apa?" tanya Faisal sambil mengambil cangkir minuman.


"Lia pengen minta tanda tangan penulis....."sambil mengambil novel di tasnya "LUSIANA UTAMI." ujar Dahlia yang membuat Faisal hampir tersedak minumannya.


" Lia penggemarnya ibu Lusi?" tanya Faisal agak terkejut tapi tetap tenang.


" Oh,bukan..Ini untuk teman Lia yang mau jadi sekretaris Lia," jawab Lia


" Owhh..." ucap Faisal agak lesu sambil meletakan cangkir ke meja, tapi langsung terkejut lagi saat melihat salah satu novel karya ibunya di meja dan langsung ditutup dengan majalah yang ada diatasnya.


" Ada apa mas?"


" Ga papa," jawab Faisal dengan cepat.


Tiba tiba bel berbunyi


Ting tong ting tong ting tong!!!!


" Mas Faisal, itu ada tamu siapa ya kok mencet belnya kaya orang buru buru."


" Richard!!!Dahlia!!!" panggil mereka secara bersamaan.


Ternyata kedatangan Richard sia sia karna memang kemauan dia tidak bisa dipenuhi oleh Faisal, akhirnya dia pun pulang, dan diikuti Dahlia tapi mereka pulang sendiri sendiri.


Keesokan harinya


Pagi pagi Alex datang ke mansion untuk mengajak Richard berenang di tempat biasa sekalian ngegym karna kebetulan hari itu hari Minggu.


Namun Richard sedang malas keluar gara gara semalam dia pulang larut sehabis pergi ke club dengan Vina untuk melepas penat karna dia sudah buntu masalah warisan. Akhirnya mereka berenang dirumah Richard.


Dahlia segera turun untuk sarapan, sementara nyonya Sarah sedang bepergian bersama pacarnya dan menginap di villa, padahal mereka belum menikah.


Dahlia yang sedang berjalan menuju meja makan melewati kolam renang, dia tertegun melihat Richard yang telanjang dada, sesaat dia menelan saliva melihat dada Richard yang kekar, padahal Alex tidak jauh dari Richard tapi fokus Dahlia hanya ke Richard sampai disadarkan lamunannya oleh Kiky.


" Mba Dahlia! Mba Dahlia!" panggil Kiky.


" Eh,iya Ky, kenapa?"


" Itu sarapannya sudah siap di meja," ujar Kiky sambil menunjuk ke meja makan.

__ADS_1


" Oh iya makasih ya Ky," jawab Dahlia sambil menahan malu.


Bibi Mun yang habis dari dapur menghampiri Dahlia.


" Non Dahlia hari ini ada kegiatan apa?" tanya bibi Mun


" Hari ini Lia mau ketemuan sama mas Faisal di mall xxx ...Sekalian ketemu sama temen Lia untuk membeli keperluan, karna besok Lia sudah siap untuk bekerja di perusahaan kakek Suryo bi, " jawab Dahlia sambil menyendok makanannya.


" Benarkah?? Bibi ikut senang semoga kamu bisa mengemban amanatnya kakek Suryo," ujar bibi Mun sambil menuang air putih ke gelas untuk Dahlia.


" Iya Bi," jawab Dahlia.


***


Setelah selesai berenang, Alex dan Richard duduk di kursi tepi kolam renang dengan meminum milkshake.


" Lex, udah kebiasaan loe ya selalu ngalahin gue," ucap Richard.


" Bukan gue Rich, tapi loe nya aja yang lambat," jawab Alex dengan becanda dan Richard pun hanya menggelengkan kepala.


" Eh, trus gimana? Loe udah nyerah sama Dahlia?" tanya Alex yang kebetulan melihat Dahlia.


Sedangkan Richard yang sedang termenung melihat kolam renang, akhirnya muncul ide.


" Lex, besok kan dia udah mulai berangkat ke perusahaan, gimana kalo nanti malem kita adain party disini sampai pagi, kita bikin dia terkesan buruk di depan para dewan gara gara berangkat telat di hari pertama nya," ucap Rich dengan senyum liciknya


" Tau dari mana kalo besok dia mulai berangkat?" tanya Alex


" Faisal.. Kemaren gue ketemu sama dia di rumahnya Faisal."


" Owh, terserah loe dah." jawab Alex


***


Siangnya di mall


Faisal sedang berjalan menuju ke foodcourt salah satu mall besar di Jakarta langganan dia. Tiba tiba saat didepan salah satu toko, langkahnya terhenti karna melihat Olivia dari arah berlawanan, lalu dia buru buru sembunyi di toko tersebut dengan menundukan kepala nya. Setelah Olivia sudah berjalan melewatinya, Faisal pun mendengus.


" Kenapa si tiap ke sini selalu ketemu dengan dia?" batin Faisal dan betapa terkejutnya saat melihat sepasang bikini di depannya karna ternyata dia bersembunyi di depan toko underwear.


Ini karya pertamaku,jadi harap maklum jika ada salah typo atau penggunaan kata yg tidak tepat.


Untuk vote/rate mohon seikhlasnya saja,itu hak para readers..yang penting jangan saling menjatuhkan ya๐Ÿ˜ #staysafe

__ADS_1


__ADS_2