Teror Pocong Marwi

Teror Pocong Marwi
Eps.17 Pertapaan Pertama Riki


__ADS_3

Pocong Marwi itu semakin mendekat pada istri nya Riki, kini air liur nya telah menetes tepat di wajah Mawar, Mawar semakin menjerit sejadi-jadinya dia semakin ketakutan , namun Riki tidak tinggal diam , dia langsung loncat menerjam pocong Marwi tersebut, belum sempat Riki menggapai tubuh pocong tersebut, Riki terpental hingga menabrak dinding tembok kamar nya, Riki terdiam tak berdaya , saat itu juga Marwi langsung meludahi wajah Riki dengan air liur nya, liur itu berwarna hitam pekat dan bau , saat itu juga Riki langsung bergeliat-geliat seperti cacing kepanasan , wajah nya sangat panas seperti sedang di bakar . Pocong tersebut lanjut menghampiri Mawar , tangan kiri Mawar meraba-raba lemari kecil di sebelah kasur nya , dia mencari sebuah lidi kecil pemberian dari dukun beranak,kata si dukun sapu lidi itu bisa mengusir demit, dan benar saja saat Mawar mengibas-ngibaskan sapu lidi kecil itu ketubuh Marwi , seketika saja pocong itu menghilang entah kemana, rasa sakit di perut Mawar pun menghilang, buru-buru dia memangku anak nya yang masih menangis ketakutan , karena baru kali ini Dahlia melihat Pocong di hadapan nya . lalu Mawar menghampiri suaminya yang masih terkapar di lantai, wajah Riki sangat memerah seperti habis di siram air panas ,"jangan di sentuh!!!" Riki melarang istri nya yang saat itu hendak menolong nya "tolong panggil kan Ki Burja" Ki Burja adalah seorang tabib di desa Reban, dia sering menyembuh kan berbagai penyakit di desa nya . Mawar menuruti perintah suami nya tersebut , dan bergegas lari keluar rumah menuju rumah Ki Burja, tak butuh waktu yang lama , Mawar kembali ke rumah bersama Ki Burja , penampilan Ki Burja sangat sederhana dan jaub dari kesan mewah, berbeda dengan Riki dulu saat masih menjadi Tabib yang sukses. Ki Burja saat itu menggunakan sarung dan kaos berwarna hitam menggunakan peci berwarna hitam yang terlihat sudah sangat usang, "mas Riki kenapa?" tanya Ki Burja "wajah ku di ludahi pocong ki, tolong aku, wajahku terasa seperti di bakar" pinta Riki sambil terus memegangi wajah nya . Lalu ki Burja meminta Mawar dan anak nya untuk keluar dari kamar , ki Burja ingin melakukan ritual untuk menyembuhkan Riki .

__ADS_1


Lelaki tua itu langsung menutup pintu kamar nya ,dan langsung duduk bersila tepat di sebelah Riki ,dia merapalkan sebuah mantra entah mantra apa yang dia komat-kamit kan, yang jelas seketika saja rasa panas di wajah Riki itu sedikit demi sedikit mulai menghilang ia pun sembuh secara ajaib . Ki Burja pun berkata kepada Riki "pocong itu.. menginginkan darah istri mu" sambil mengusap mata nya yang berair itu Riki menjawab "kenapa harus istri ku ki?" tanya Riki , "karena Mawar itu mempunyai turunan darah Ningrat , dari aroma tubuh nya saja pocong bisa tau, setelah meminum darah ningrat kekuatan pocong itu akan bertambah namun bukan hanya pocong, tetapi demit lain pun akan menyukai manusia yang memiliki keturunan darah ningrat makan nya kenapa dukun beranak memberikan sapu lidi kecil untuk menjaga nya" kali ini Riki baru tahu mengapa pocong Marwi itu selalu mengincar Mawar , bahkan saat dia hamil besar pun selalu banyak demit yang mengintai nya, ternyata Mawar adalah seorang turunan ningrat , "lalu apa yang harus saya lakukan ki?" tanya Riki kepada Ki Burja "memang saat ini pocong itu tidak dapat mendekati istri mu karena dia memiliki sapu lidi, namun itu hanya menghambat nya saja , pocong tersebut akan selalu mencari celah agar dapat membunuh Mawar" jelas Ki Burja , Riki hanya bisa terdiam saat itu "tak ada jalan lain Mas Riki kau harus bisa melawan pocong tersebut" sambung Ki Burja , "tapi aku tidak mempunyai ilmu atau kekuatan apapun ki" timpal Riki "aku tau cara mengalahkan pocong tersebut , kau harus menguasai ajian BRAJAMUSTI Mas Riki, kau harus ikut dengan ku ,karena ada tahapan untuk bisa mengusai ajian brajamusti" jelas Ki Burja . tanpa fikir panjang lagi Riki mengiyakan ucapan Ki Burja dan langsung segera berpamitan dengan istri nya untuk mempelajari ajian Brajamusti ,sebenar nya Mawar tidak rela suami nya untuk bertarung melawan pocong tersebut, tapi Riki berhasil meyakin kan istrinya , dia berjanji akan pulang dengan selamat, selama Riki meninggalkan anak dan istri nya itu pergi, Riki meminta Mawar untuk tinggal bersama Nyi Sarpah, nyi Sarpah adalah dukun beranak yang membantu nya dulu melahirkan Dahlia, dia juga tau bahwa Mawar adalah keturanan Ningrat pasti akan banyak demit yang mengintai nyawanya , makan nya Nyi Sarpah memberikan nya sebuah sapu lidi ajaib untuk menangkal demit , Riki yakin bahwa nyi Sarpah dapat menjaga istri dan anak nya dengan baik .

__ADS_1


Malam pun tiba , Riki mendengar suara dari balik semak-semak , namun Riki tetap fokus memejamkan mata nya, dari balik semak belukar itu terlihat seperti sesosok mahluk yang mata nya amat memerah, tak lama kemudian , mahluk itu keluar dari semak-semak , perwujudan nya seperti seorang anak kecil , berumur belasan tahun , tubuh nya amat sangat kecil , sekujur tubuh nya berwarna hitam , tak ada rambut di kepalanya ,ya dia botakn, dan matanya amat sangat merah . dia merayap ke atas batu mendekati Riki , tingkah nya seperti cicak dengan cepat dia dapat menaiki batu tersebut dan menghampiri Riki , namun Riki tak bergeming sedikit pun, tiba-tiba saja mahluk kecil hitam tersebut menjulurkan lidah nya, lidah nya amat panjang , dia menjilati wajah Riki , tentu Riki sadar akan kehadiran mahluk tersebut, namun Riki tetap fokus bertapa tanpa bergerak sedikit pun, kemudian lengan kiri Riki juga di jilati, tangan Riki kini di penuhi dengan air liur yang menetes dari mahluk itu, dan tiba-tiba saja mahluk hitam tersebut menggit pergelangan tangan Riki sampai robek, Riki menahan sakit nya , mata nya masih terpejam fokus pada pertapaan nya , Si Mahluk hitam itu berhasil mengigit daging di pergelangam tangan Riki dan dengan cepat dia masuk lagi ke dalam semak-semak , di dalam semak dia memakan daging yang telah dia ambil dari pergelangan tangan Riki, dia seperti hewan buas yang sedang kelaparan . Lalu di atas batu , nafas Riki mulai ngos-ngosan , keringat bercucuran , dia menahan sakit dari pergelangan tangan nya yang luka, darah mulai mengalir karena sebagian yang di gigit mahluk hitam itu mengalami robek yang cukup parah sehingga membuat sedikit daging yang ada di pergelangan tangan itu mengambai. namun Riki sudah memahami bahwa itu pasti adalah ujian pertama nya , dia menarik nafas panjang berusaha menenangkan diri nya sendiri , mata nya masih terpejam .

__ADS_1


__ADS_2