Teror Pocong Marwi

Teror Pocong Marwi
Eps.27 Geni Tertangkap


__ADS_3

Karena ada gethok yang telah merasuki tubuh Geni , gadis itu merasa sangat aneh karena dia tidak dapat mengendalikan tubuh nya sendiri , seperti malam itu.. Saat Geni merasa terdesak karena Ardi berniat jahat pada nya , Geni tiba-tiba saja berubah menjadi sosok yang sangat mengerikan , dia memakan Ardi sampai habis dan menyisakan tulang belulang nya saja .


Sementara itu di luar kamar nya , masih terdengar suara Bonti yang berteriak meminta Geni untuk segera membuka kan kamar atau kalau tidak Bonti akan mendobrak pintu kamar nya , seketika saja Geni gerak cepat untuk membersihkan kamar nya , dia menarik seprei di kasur , lalu membersihkan bercak darah yang ada di lantai dan juga membungkus tulang belulang Ardi dengan seprai itu , kemudian Geni memasukan nya ke dalam sebuah lemari yang berada di sudut kamar , berharap Bonti tidak curiga dan masuk memeriksa ke dalam kamar .


Setelah semua nya sudah bersih , dan darah yang di wajah nya pun sudah tidak ada , Geni membukakan pintu kamar sambil memasang wajah ngantuk nya, tampak lah Bonti dan seorang lelaki yang berdiri tepat di depan kamar .


"Ada apa mas Bonti?" tanya Geni sambil menguap "maaf tadi aku ketiduran" sambung nya .


"Mas Ardi kemana?" tanya Bonti sambil melirik melihat ke dalam kamar .


"oh... tadi dia langsung pulang , kata nya dia puas dengan pelayanan ku dan akan kembali lagi besok" ucap Geni .


Bonti menoleh pada si lelaki yang melaporkan kejadian , "Sumpah... tadi aku mendengar teriakan Ardi seperti ketakutan dari dalam kamar ini" kata lelaki itu .


"Alaah.... kau salah dengar kali , Mas Ardi sudah pulang dari tadi" Kata Geni .

__ADS_1


Lalu Bonti tidak ingin ambil pusing , dia malah menyuruh Geni untuk turun dan bekerja kembali menemani tamu yang berjudi , Geni pun turun dan kembali bekerja di bawah seperti sedia kala .


Menjelang pagi , saat tamu Bar sudah mulai sepi , buru-buru Geni mengambil tulang dari kamar lantai dua semalam , saat itu Bonti sedang tidak ada di meja pelayan , seperti nya dia sudah tertidur akibat mabuk , Geni keluar dari ruko itu dengan sangat tergesa-gesa agar tak ada yang mencurigai nya .


Lalu Geni membuang tulang tersebut di ujung pasar induk , bau amis dari tulang itu begitu menyengat , seketika saja koloni anjing berlarian menghampiri Geni yang sedang membawa tulang , lalu Geni melempar nya masuk ke dalam hutan .


Semenjak gethok masuk ke dalam tubuh Geni ,dia selalu merasa lapar , dan lapar itu tidak bisa hilang walaupun ia telah makan banyak nasi alhasil setiap ada lelaki yang terpikat tubuh Geni , maka saat itu lah Geni berubah menjadi gethok dan memakan tubuh korban nya sampai menyisakan tulang nya saja, berhari-hari Geni bekerja , aksi nya itu belum di ketahui siapa pun , hingga akhir nya nasib naas pun menimpa Geni .


Karena sudah lumayan lama Geni bekerja , dia pun semakin piawai dalam menggoda tamu nya , hingga suatu malam Bonti meminta Geni untuk melayani nya , awal nya seperti biasa Geni mengoleskan minyak pada punggung Bonti namun tanpa basa basi lagi , gethok mengambil alih tubuh Geni , Geni berubah menjadi sangat mengerikan , dia pun menerkam punggung Bonti , gigitan itu hanya membuat luka kecil di tubuh Bonti , karena Bonti ini memiliki tubuh yang besar dan gendut, gethok yang ada di tubuh Geni tak dapat menghabisi Bonti dengan sekali gigitan , Bonti langsung membalikan badan , dan menendang tubuh Geni sampai terpental menabrak dinding kamar , lalu Bonti berdiri dia sangat kaget dan juga panik melihat perubahan wujud Geni menjadi sangat mengerikan , Wanita itu mengeluarkan kuku-kuku nya yang sangat lancip dan hitam juga gigi nya yang begitu tajam hendak menerkam Bonti , namun Geni tak berhasil karena Bonti telah lari terbirit-birit keluar kamar sambil berteriak-teriak histeris meminta tolong turun ke bawah .


Pada saat Bonti lari dan teriak , ternyata gadis itu telah sadar , buru-buru ia mengambil kepala pocong dan tas nya yang berisi kris di dalam lemari , lalu dia mengikat tali yang telah ia buat di batang jendela , ternyata Geni turun tepat di pintu masuk ruko bar tersebut ...


"Gadis itu di bawah.... dia kabur.." Teriak Bonti dari bawah yang melihat Geni lari terbirit-birit , seketika saja para tamu yang ada lari berhamburan "KEJARRRR!!!" teriak salah satu pengunjung bar, mengejar Geni .


Geni hilang arah tak tau dia harus lari kemana , karena pasar induk itu sangat luas, belum lagi ruko-ruko besar di sekitar nya membuat Geni sangat bingung, dia lari kesana kesini, Geni malah merasa masih ada di tempat yang sama , dia masih mendengar para teriakan pengunjung bar yang mengejar nya , orang-orang tersebut kini terdengar semakin dekat , keringat membasahi tubuh Geni , tubuh nya sangat bergetar ketakutan sambil memeluk buntelan kepala pocong . Geni terus berlari tanpa arah dan tujuan , namun suara para pengunjung bar semakin terdengar dari berbagai arah , seperti nya... Kini Geni telah di kepung dari berbagai arah , karena orang-orang disana sengaja berlarian menyebar untuk mengepung Geni , seluruh orang yang ikut mengejar Geni membawa berbagai jenis senjata tajam .

__ADS_1


Kini Geni berdiri tepat di perapatan jalan , di samping-samping nya terdapat rumah-rumah besar seperti peninggalan Belanda , Kini Geni terpojok , dia di kepung dari berbagai arah , Geni tidak bisa lari sama sekali , namun ia tidak ingin menyerah begitu saja , Geni mengambil kris dari dalam tas nya , dan mengacung kan kris nya sambil mengancam .


Bukan nya takut , para lelaki disana malah tertawa terbahak-bahak menertawai Geni , dan dari dalam kerumunan munculan Bonti , dia masih bisa berdiri dengan tegak , namun masih memegangi luka di punggung nya


"Kalian semua jangan gegabah , wanita itu bukan manusia , dia sangat berbahaya" ucap Bonti pada rekan-rekan nya .


Di saat terdesak seperti itu, tentu saja gethok pada tubuh Geni meronta-ronta , dia berteriak , mata nya memerah menyala wujud nya sangat mengerikan , semua orang disana yang melihat perubahan Geni bergidik ngeri


"Mahluk apa perempuan itu?" tanya seorang lelaki pada Bonti .


"Aku tidak tau... Cepat tangkap dia dengan jaring" Teriak Bonti .


Ternyata Bonti telah membawa jaring untuk menangkap Geni , karena hanya dia lah yang tau perubahan tubuh Geni yang berubah menjadi mahluk yang sangat mengerikan saat masih di kamar .


Beberapa lelaki pun lari mendekati Geni dan melemparkan jaring itu tepat mengenai Geni , gadis itu berteriak sambil meronta-ronta , ujung-ujung jaring nya di tahan oleh beberapa orang lelaki , Geni di tangkap seperti hewan buas yang berbahaya , tak butuh waktu yang lama , karena jaring itu cukup besar , jaring itu berhasil menggulung tubuh Geni beserta buntelan kepala Marwi dan juga kris nya , Geni tidak dapat berkutik lagi para kerumunan orang itu hendak membunuh Geni .

__ADS_1


__ADS_2