Teror Pocong Marwi

Teror Pocong Marwi
Eps.24 Itu Adalah Gethok


__ADS_3

Kris itu memang terlihat sangat usang , namun kris sakti tersebut masih sangat tajam, untuk membuat nya merasa aman di dalam gua , maka dari itu Geni akan membuat perangkap di depan bibir gua , dia menebas sebuah bambu yang tak jauh dari gua , lalu ia menyerut bambu tersebut membuat sebuah tali yang amat sangat panjang , setelah jadi Geni melingkari bibir gua tersebut dan menaruh ujung tali tersebut di atas gua dan mengikatkan nya pada sebuah batu besar , jadi kalau ada seseorang yang memasuki gua tersebut pada malam hari , karena saat gelap tali itu tidak akan terlihat , otomatis saat berjalan memasuki gua , dia pasti akan tersandung tali tersebut dan merubuhkan batu besar di atas nya dan itu akan memperhambat nya sehingga Geni bisa kabur lebih dulu , Geni memang seorang gadis yang pintar .


Sementara itu Geni tidak tau bahwa gua yang ia tempati sudah berada tidak jauh dari sebuah desa , disana ada sebuah warung dan sekumpulan bapak-bapak yang sedang ngopi , seorang lelaki paruh baya menceritakan bahwa ada seorang gadis perempuan yang mencuri isi kempek nya di saung nya dari dalam hutan , lelaki itu juga bercerita bahwa gadis itu berlari menuju sebuah gua , namun karena hanya isi nya saja kempek nya saja lah yang di ambil , lelaki paruh baya itu membiarkan nya saja .


Kebetulan di warung tersebut , Sakti yang sedang beristirahat mendengar obrolan dari sekumpulan bapak-bapak tersebut , Sakti curiga bahwa yang di ceritakan lelaki paruh baya itu adalah seorang gadis yang sedang ia kejar , informasi itu Sakti di manfaatkan untuk memfitnah Geni , saat itu Sakti mendekati sekumpulan bapak-bapak tersebut , Sakti juga mengenalkan dirinya , dan juga menceritakan bahwa dia sedang mengejar seorang dukun santet permpuan yang sangat berbahaya , Sakti juga menceritakan bahwa dukun santet tersebut membawa sebuah kepala pocong karena sedang memperdalam ilmu hitam nya , Sakti habis-habisan memfitnah Geni, dia juga menakut-nakuti warga bahwa Dukun itu sedang mencari mangsa untuk di jadikan tumbal , begitulah kata si Sakti , dia begitu pandai membual dan memfitnah Geni , aneh nya para warga yang saay itu berada di warung langsung percaya saja dengan apa yang di katakan Sakti , padahal si Sakti ini adalah orang asing . Para warga akhir nya sepakat nanti malam akan menangkap dan membakar Geni .


Malam pun tiba , para warga telah berkumpul di salah satu rumah , mereka berbondong-bondong masuk ke dalam hutan , para warga itu membawa sebuah obor , minyak tanah, dan juga beberapa kayu , Sakti mengikuti para warga sambil tersenyum-senyum tipis , Sakti yakin rencana nya ini pasti berhasil . Setiba nya warga di depan gua , salah satu warga ada yang menabrak tali buatan Geni waktu pagi , buru-buru Geni mengambil kepala pocong Marwi dan segera berlari sekuat tenaga di bawah cahaya bulan , namun kali ini Geni terlambat , setiba nya Geni di luar Gua ternyata para warga telah mengepung nya dari berbagai arah , Geni begitu terpojok , dia di tangkap oleh warga , kedua lengan nya di pegang oleh dua orang warga , dan buntelan kain yang ia bawa terjatuh , dengan sigap Sakti merampas nya , lelaki itu segera pergi meninggalkan kerumunan warga dan segera menuju pada nenek Liman karena ia tak sabar ingin segera membangkitkan pocong tersebut.

__ADS_1


Lalu Geni di seret oleh warga , nyawa Geni saat itu sangat terancam , tubuh nya kini di ikat pada sebuah batang pohon , lalu satu persatu warga menaruh kayu bakar yang mereka bawa menutupi tubuh Geni , dia pasrah kalau memang harus mati di hutan ini , Geni juga tidak menangis dia hanya memasang raut wajah yang datar .


"Dasar kau wanita santet , Mati kau !!! " teriak salah satu Warga , lalu tubuh Geni di guyur minyak tanah, mereka akan membakar Geni hidup-hidup karena di anggap sebagai seorang dukun santet yang sangat berbahaya , lalu ada seorang lelaki tua berkulit hitam , dia mendekat pada Geni sambil membawa sebuah korek kayu , dia lah yang akan mengeksekusi gadis malang tersebut , lelaki itu menatap pada wajah Geni yang datar dan tak bergumam atau memberikan perlawanan apapun .


Sebelum korek itu berhasil di lempar kan pada tubuh Geni, tiba-tiba saja terdengar suara raungan yang sangat keras dari dalam gua , angin berhembes kencang sehingga membuat korek yang di pegang lelaki itu padam , suasana itu membuat para warga terdiam ketakutan .


Gethok adalah mahluk yang sangat di takuti oleh para warga desa itu , wujud gethok merupai anak perempuan , sebenar nya mahluk gethok jarang sekali melukai manusia , tapi kalau gethok marah , atau merasa terancam , mahluk kecil tersebut tak segan-segan untuk memakan manusia , karena memang makanan favorit nya adalah daging , makan nya di hutan belantara itu , banyak bangkai babi atau pun rusa yang tubuh nya hancur tercabik-cabik di mangsa oleh gethok , kalah gethok marah maka taring tajam nya akan keluar dan kedua mata nya akan berubah menjadi merah menyala seperti api , dia tak segan-segan memakan manusia sampai daging nya habis tak tersisa .

__ADS_1


Seperti malam itu , gethok marah pada warga desa yang akan membakar Geni , karena Geni yang telah di anggap sebagai teman nya . Gethok melayang mendekati warga desa , seketika saja para warga yang akan menghabisi Geni lari berhamburan karena takut akan di mangsa oleh gethok , warga kira , gethok itu sudah tidak ada karena selama ini tak ada warga yang pernah melihat penampakan nya lagi , namun dugaan warga salah , ternyata mahluk itu tinggal di dalam gua , malam itu warga desa telah membuat nya sangat murka .


Saat warga sedang berlari berhamburan menumu desa , ada salah satu warga yang berhasil di terkam oleh gethok, mahluk kecil itu menggigit leher orang tersebut dan membuat saraf nadi orang itu tersebut , karena taring nya yang tajam berhasil merobek leher orang tersebut, setelah mangsa nya tewas , gethok dengan buas mencabik dan memakan tubuh korban nya hingga habis yang tersisa hanya tulang belulang nya saja , koyakan gigi gethok saat mengunyah korban nya begitu terdengar mengerikan .


Saat itu Geni yang masih terikat di batang pohon , dia menyaksikan langsung , bagaimana gethok memakan tubuh manusia dengan sangat rakus , seperti seekor singa yang kelaparan , Geni mulai merasa tegang , dia bergidik ngeri saat melihat gethok memakan seluruh tubuh manusia sampai hanya tersisa tulang nya saja . Setelah gethok selesai memakan mangsa nya , dia pun melayang terbang mendekati Geni , seluruh wajah nya di penuhi dengan darah manusia , perlahan mata gethok berubah seperti manusia pada umum nya namun terlihat lebih hitam pekat , dan taring pada gigi nya pun menghilang , setelah itu kaki gethok berdiri menapak tanah tepat di hadapan Geni , dengan ajaib , tali yang mengikat tubuh Geni pun terlepas , gethok semakin berjalan mendekati Geni , nampak nya mahluk kecil itu benar-benar menyukai Geni , karena dia menganggap Geni sebagai teman baru nya yang sangat menyenangkan , walaupun begitu Geni tetap takut pada gethok , dia lebih takut mahluk kecil itu dari pada wajah pocong Marwi , makan nya sampai kapan pun Geni tak ingin berteman dengan gethok .


Tiba-tiba saja , perut Geni merasa sakit , dia meringis kesakitan sambil memegangi perut nya , lalu... Geni mendongak ke langit dan mulut nya terbuka sangat lebar , dan saat itu lah wujud gethok berubah menjadi sekepulan asap berwarna hitam , dia masuk ke dalam tubuh Geni melalui mulut nya, kemudian Geni terkapar sambil mengerang kesakitan terus memegangi perut nya .

__ADS_1


Beberapa saat kemudian , Geni tersadar dan rasa sakit di perut telah menghilang , seperti tidak terjadi apa-apa pada tubuh nya, buru-buru Geni berlari masuk ke dalam gua , untuk mengambil buntelan kepala pocong Marwi yang ia sembunyikan ditutup oleh beberapa bebatuan , lagi-lagi Geni berhasil mengelabui Sakti , karena buntelan yang Sakti bawa itu hanya berisi sebuah batok kelapa yang di bungkus menggunakan kain , karena kain yang di gunakan untuk membawa pocong Marwi terdiri dari beberapa lapis kain , Geni mengambil salah satu kain nya dan ide nya itu berhasil menipu Sakti dengan sebuah batok kelapa , Geni benar-benar mempersiapkan segala nya dengan pintar .


__ADS_2