Terpaksa Menikahi Daddy Temanku

Terpaksa Menikahi Daddy Temanku
Episode 11


__ADS_3

...Hai Hai para readers ku yang setia...


...Aku balik buat kalian...


...Tapi hari ini aku lagi kurang enak badan nih......


...Doakan Author supaya sehat kembali....


...Happy Reading 💖...


...Ditunggu like, komen, vote dan share ya...


...Tambahkan ke favorit ya...


...Hadiah nya tuh jangan lupa untuk mendukung Author...


###


"Enggak enggak... ya kali Richard makan lagi. Emang ni perut kayak karet apa?? bisa melar" tolak Richard.


"Halah... sok-sok an kamu. Ya udah deh, Fira makan di luar aja. Biar gak ganggu kamu juga ngerjain tugas. Ngerjain tugas kok di sini. Bilang aja takut di rumah sendirian" ucap Fira mengejek adiknya itu.


Bukan tanpa sebab Fira mengatakan itu, karena Richard ke rumah sakit membawa buku mata pelajaran nya.


"Udah deh... keluar aja sana!! hush... hush..." usir Richard pada kakaknya itu.


"Dasar adik laknat!!" hardik Fira lalu pergi ke luar.


Fira pun ke luar ruang rawat ayahnya untuk mencari udara segar beserta dirinya ingin makan makanan yang dia beli tadi.


\=\=\=


"Ikut saya" ucap Arthur langsung menarik tangan Fira. Fira mengikuti dengan kesal.


"Apa-apaan sih om? Fira bukan kambing yang ditarik-tarik ya" ucap Fira menggerutu kesal.


Arthur membawa Fira ke taman.


Sampai taman,


"Ini kita ngapain di sini? Om tuh udah tua. Udah punya istri. Buntut juga ada 2. Upss" ucap Fira dan langsung menutup mulutnya.


"Diam kamu!!" perintah Arthur mutlak.


"Ini mulut-mulut Fira ya, gak usah nyuruh-nyuruh Fira tutup mulut. Om tuh bukan siapa-siapa Fira yang bisa memerintah Fira seenak jidatnya om" balas Fira.


"Duduk!!!" perintah Arthur dengan nada sedikit rendah dari nada tadi.


Kayak mau nyanyi aja wkwk. ~Author


Fira pun duduk sambil mencoba membuka makanan yang dibelinya tadi. Dirinya tak peduli pada om-om di hadapannya yang sedang mengomel.


"Sekarang kamu udah jadi guru private nya Audie kan? jadi, sekarang saya akan bahas apa yang ingin saya katakan di restoran tadi" ucap Arthur pada Fira yang sibuk memakan makanannya tanpa menghiraukan perkataan Arthur.


"Kamu dengar saya kan??" ucap Arthur dengan penuh tekanan.

__ADS_1


"Hm" balas Fira dengan dehaman.


"Jangan hm hm aja kamu. Gak punya kata untuk diucapkan?" tanya Arthur dingin.


"Om tuh ya... udah ganggu Fira makan. Terus sekarang marah-marah in Fira. Emang om tuh siapa nya Fira. Om gak punya hak ya buat marah-marah sama anak orang. Fira adu in ke orang tua Fira baru tau rasa. Biar om kena pasal marah-marah in gadis yang lagi makan" ucap Fira dengan makanan yang ada di mulutnya.


"Telen dulu makanan kamu!!!" perintah Arthur pada Fira


"Mana ada pasal gitu. Jangan ngada-ngada ya kamu" tambah Arthur kesal menghadapi tingkah bocah di depannya ini.


"Udah deh. Om tuh sebenernya mau apa sih nemuin Fira?? Om tuh harus inget kalau om masih punya istri dan anak dua. Istrinya sakit bukannya ditungguin malah mau cari istri lain" ucap Fira ketus.


"Fira ingetin nih ya Om!! Fira gak mau jadi istri kedua. Fira gak mau dimadu. Gila aja masa gadis cantik kayak Fira harus jadi istri kedua om-om gini. Wajahnya datar lagi" tambah Fira dengan nada kesal.


"Jangan sombong kamu!!" hardik Arthur kesal.


"Fira tuh gak sombong ya... Cuman percaya diri aja" balas Fira tenang.


"Uhuk... Uhuk..." Fira ter batuk karena keselek. Gak tau basa keselek tuh apa. Sorry dah.


"Makanya kalau makan tuh pelan-pelan!!" ucap Arthur sambil menepuk-nepuk pelan punggung Fira.


"Bentar!!" Arthur meninggalkan Fira di taman. Buat apa?? buat beli air putih. Care banget kan dia.


"Ini om-om ke sambet apaan sih. Jadi sok peduli banget" batin Fira memperhatikan Arthur yang berlari mencari air putih untuk dirinya.


***


Arthur pun kembali menuju Fira.


Fira pun menerima dengan tangan terbuka. Toh dia tadi lupa bawa minum. Dari pada mubadzir mending dia terima aja. Mumpung yang ngasih perduli.


"Udah ya om!! Fira mau balik dulu. Ngomongnya lain kali aja deh... Fira ngantuk mau tidur" ucap Fira seraya beranjak dari tempat duduknya. Dirinya mencari alasan agar terhindar dari si Arthur ini.


"Jangan banyak alasan kamu!! mana ada orang tidur jam segini" balas Arthur seraya mencekal tangan Fira supaya Fira terduduk kembali.


"Ada lah" jawab Fira singkat.


"Siapa??" tanya Arthur.


"Orang yang butuh istirahat lah. Apa lagi emang. Fira tuh sibuk om, jadi capek. Om gak usah nambah-nambah beban buat Fira deh" jelas Fira sinis.


"Bohong kamu!! kamu tuh gak punya pekerjaan. Pekerjaan kamu kan jadi guru les sama ngampus. Jangan pikir saya gak tau" balas Arthur ketus.


"To the poin aja deh!! om tuh mau apa dari Fira?? ngintilin Fira mulu deh perasaan" ucap Fira ngegas.


"Saya mau kamu jadi istri saya!!" ucap Arthur mutlak.


"Gila" kata itu yang terucap dari mulut Fira.


"Kamu ngatain saya gila??" tanya Arthur sambil melotot tajam.


"Emang kenapa??" tanya Fira tenang.


"Kamu tanya kenapa?? yang gila tuh kamu" balas Arthur.

__ADS_1


"Di sini yang gila tuh siapa sih sebenarnya?? om yang mau nikahin Fira karena terpaksa atau Fira yang jadi korban keterpaksaan??" tanya Fira lagi dengan nada lumayan tinggi.


"Fira gak mau ya jadi janda di usia muda. Fira mau nikah cuman sekali dengan orang yang Fira cintai. Bukan karena terpaksa. Om pikir Fira gak tau tentang permintaan istrinya om buat nikahin Fira?? Fira tau dan Fira gak mau!!!" ucap Fira penuh penekanan di setiap kata yang terucap dari bibirnya.


"Mending om cari gadis lain yang lebih baik dari Fira karena Fira gak mau!!" ucap Fira lagi lalu beranjak dari duduknya pergi meninggalkan Arthur sendiri.


"Terima kasih air putihnya. Lain kali Fira ganti uangnya" ucap Fira menoleh sedikit untuk berterima kasih. Lalu dia melanjutkan langkahnya untuk pergi dari taman itu.




"Si\*al" umpat Arthur sambil melihat punggung Fira yang menjauh dari tempatnya berada.



"Susah sekali bicara dengan bocah itu" umpat Arthur lagi.



"Kamu cari tahu tentang anak itu agar dia mau saya ajak bicara" perintah Arthur dengan seseorang diseberang telfon sana.



°°°



***Di telfon***



"Kapan kamu balik???" tanya Bu Amor kepada orang di seberang sana.



"Secepatnya Mom!! tapi tolong, jangan jodoh-jodoh kan aku dengan siapa pun lagi. Karena aku tak suka" balas orang itu.



"Ya ya terserah kamu saja. Tapi, mom sekarang punya anak angkat. Kamu cepatlah ke sini untuk melihatnya!!!" perintah Bu Amor.



"Anak angkat?? Mom, jangan membuat ku penasaran. Katakan saja!!!" balas orang itu penasaran.



\#\#\#



...***Yang gak suka baca novel author, ya jangan baca***!!!...


...***Happy Reading 😌***...

__ADS_1


__ADS_2