Terpaksa Menikahi Daddy Temanku

Terpaksa Menikahi Daddy Temanku
Episode 46


__ADS_3

...Hai Hai Hai...


...Para readers kesayangan mawar...


...Apa kabar kalian semua?...


...Semoga selalu sehat ya......


...Yuk!! langsung aja cerita lanjutannya. ...


...Jangan lupa tinggalin jejak...


...Happy Reading 💖...


###


Arthur pun menatap Fira tajam.


"Fira gak papa kok. Kan cuman ke gores dikit, iya kan Bi?" ucap Fira memelas menatap Bi Inah meminta bantuan.


Sedangkan Bi Inah yang ditatap Fira merasa bingung. Bingung harus menjawab apa.


"Hubby!! aku harus ke dapur sebentar ya... nanti masakan ku jadi gosong" ucap Fira berbohong ingin meninggalkan Arthur yang menatap dirinya tajam.


"Bi!! tolong lanjutkan masak untuk makan malam nanti!!" perintah Arthur pada Bi Inah.


"Baik Tuan!!" balas Bi Inah mengundurkan diri menuju dapur.


Fira yang ingin menghindari Arthur pun dengan cepat ingin menyusul Bi Inah. Namun naas sekali nasibnya, tangannya sudah dicekal oleh Arthur.


***


Arthur menarik Fira duduk di kursi dekat dapur.


"Om mau ngapain?" tanya Fira polos.


"Mau motong tanganmu" balas Arthur sadis.


Fira yang takut pun langsung menarik tangannya cepat-cepat.

__ADS_1


"Siniin tangan kamu!!!" perintah Arthur.


"Enggak. Nanti Fira gak punya tangan dong!" balas Fira sambil memegang tangan yang terkena goresan pisau tadi.


"Siniin!" perintah Arthur lagi.


"Om! Fira masih mau punya tangan. Lagian tangan Fira kan gak papa, kenapa mau diamputasi" balas Fira bergidik ngeri.


"Aku cuma becanda. Siniin tangan kamu! biar aku obati" jelas Arthur membuat Fira terkekeh geli.


"Mengobati? Fira gak salah denger? Om kan cuma bisa nyakitin. Kenapa sekarang berubah? Mau pindah profesi?" ucap Fira merasa sakit.


"Om gak usah lagi ngurusin Fira. Lagian di sini gak ada yang tahu kalau Fira sakit kan? Fira bisa jaga diri sendiri" tambah Fira lalu berlalu pergi.


"Menyakiti?? apa aku terlalu keterlaluan? perasaan apa yang aku rasakan ini?" batin Arthur menatap kepergian Fira.


•••


"Belum. Aku belum selesai. Tanya guru aja deh. Aku udah pusing banget nih" ucap Audie dalam telfon.


Fira yang kebetulan lewat pun mendengar semua ucapan Audie dengan seseorang di telfon.


Bingung antara dia ingin bertanya namun gengsi dan takut apabila yang diceritakan teman-teman bahkan kakaknya terjadi.


Audie tak ingin memiliki ibu tiri yang jahat. Tapi semua ibu tiri gak semua jahat kan?


Dia juga bimbang, karena temannya juga memberi sisi positif kepadanya.


Temannya berkata kalau ibu tiri yang baik akan selalu menjaganya meskipun dirinya bukanlah anak kandungnya sendiri. Ibu tiri yang baik pasti menyayanginya dengan sepenuh hati, bukan karena Daddy nya saja.


Kali ini, Audie akan mencoba berbicara dengan Fira, Mommy tirinya itu. Dia akan menguji kesabaran wanita itu.


"Hm" balas Audie singkat.


"Apa kau perlu bantuan? barangkali Mom-my bisa membantu" tawar Fira ragu.


"Benarkah?" tanya Audie antusias.


"Ya mungkin" balas Fira.

__ADS_1


"Aku tak bisa mengerjakan PR ku. Terlalu sulit" gerutu Audie.


"Benarkah? apa Mom-my boleh lihat?" tanya Fira lagi.


"Ini!!!" Audie menyerahkan buku PR nya.


"Em..." Fira berdehem pelan sambil mengangguk-anggukkan kepalanya.


"Apakah bisa?" tanya Audie.


"Bisakah mengerjakannya setelah makan malam? kita harus makan terlebih dahulu agar mendapat sumber energi" ucap Fira lagi.


"Ya, tentu" balas Audie.


"Baiklah! setelah makan malam nanti, Mommy akan ke sini membantumu. Oke?" ucap Fira lagi seraya tersenyum.


"Oke" balas Audie singkat.


°°°


...Jangan lupa tinggalin jejak...


...Like...


...Komen...


...Vote...


...Share...


...Hadiah...


...Semoga kalian suka...


...Happy Reading...


...See You Soon!!...


...Bye Bye!...

__ADS_1


__ADS_2