Terpaksa Menikahi Daddy Temanku

Terpaksa Menikahi Daddy Temanku
Episode 76


__ADS_3

...Hai Hai Hai sahabat mawar!...


...Gimana nih kabar kalian?...


...Semoga sehat selalu ya!!...


...Yuk langsung lanjut aja...


...Happy Reading πŸ˜ƒ...


###


"Modus sama istri sendiri gak dosa. Malah dapat pahala. Ya kan Fir?" ucap Arthur mencium kepala Fira lagi.


"Iya. Malah kalau sebelum tidur, kita harus memberikan ciuman dulu. Agar kita selalu bahagia. Itu kata mama. Iya kan by?" tanya Fira melempar pertanyaan ke Arthur.


Arthur hanya membeku mendengar ucapan istrinya itu. Polos sekali dirimu ini Fir.


"Apalagi kalau ciumannya itu di bi..." ucapan Fira terpotong karena Arthur langsung menyelanya.


"Sayang!! apa kau lapar?" sela Arthur ketika istrinya itu akan membongkar ke modusan nya.


"Sayang??? wah-wah... kemajuan yang sungguh pesat" teriak Amira heboh.


"Biarin. Ini istri saya" ucap Arthur dingin mengomentari ucapan Amira.


"Hubby!!! belikan makanan untuk mereka. Mungkin mereka juga lapar. Kalian lapar kan?" tanya Fira.


"Iya Fir... Kita lapar" balas Sarah antusias.


"Kalau urusan makan aja cepet" ucap Amira pada Sarah.


Arthur pun menyuruh anak buahnya memesan makanan. Sementara itu, sambil menunggu makanan datang, ketiga sahabat itu bercerita riang sambil tertawa-tawa.


"Eh Fir!!! Kak Nathan terus nanyain kamu loh! dia perhatian banget ke kamu Fir!!" adu Amira pada Fira. Karena Nathan selalu saja menanyakan keadaan Fira.

__ADS_1


"Kak Nathan?" ucap Fira tak percaya. Tapi memang kakak seniornya itu perhatian padanya. Fira bisa merasakan itu. Apalagi katanya kemarin, Nathan yang mendonorkan darahnya padanya.


"Iya! Katanya sih dia mau kesini jenguk kamu" ucap Amira.


"Siapa?" tanya Arthur yang ikut menguping pembicaraan mereka dengan nada yang tidak bersahabat.


"Kak Nathan lah. Dia kan kakak senior kita. Dia ganteng banget loh Om" balas Sarah seolah memanas-manasi Arthur.


"Jangan bahas dia lagi di sini!!!" perintah Arthur yang tak terelakkan.


Akhirnya Sarah dan Amira pun mencoba mengalihkan topik karena melihat aura Arthur yang seperti menelan mereka.


"Ini kaki kamu gak papa kan Fir?" tanya Amira mengalihkan topik.


"Gak bisa buat jalan, apalagi lari. Aku lumpuh" balas Fira sedih.


"Hei!!! kamu pasti bisa jalan lagi nantinya. Apalagi lari. Gak boleh pesimis ok?" ucap Arthur menenangkan.


"Iya Fir!!! pasti nanti kamu bisa jalan lagi. Apalagi lari. Kita akan selalu dukung kamu kok. Iya kan Sar?" ucap Amira memberi semangat pada sahabatnya.


"Iya!! kan kita sahabat sejati" ucap Sarah menimpali.


Arthur yang mendengar itu, langsung mengerutkan keningnya.


"Bang Andre? siapa lagi itu?" tanya Arthur seolah cuek. Padahal rasa penasarannya sangat tinggi.


"Itu Om!! Abang tukang bakso yang suka nraktir kita" ucap Sarah menjelaskan.


"Oh" balas Arthur singkat seolah tak peduli padahal hatinya panas.




***Tiba-tiba***~~

__ADS_1



"Assalamualaikum adikku yang manis!!" teriak Brian memasuki ruang rawat inap Fira dengan mendorong sebuah kursi roda yang sudah diduduki Davia dengan tenang.



"Wah!!! ini siapa lagi Fir!!! cakep banget!" ucap Amira dan Sarah histeris melihat Brian.



"Eh anak tiri jahat!!! ngapain kesini lo!! mau jahatin sahabat gue lagi. Iya??" ucap Amira sinis kepada Davia.



\#\#\#



...***Jangan lupa tinggalin jejak***...


...***Like***...


...***Komen***...


...***Vote***...


...***Share***...


...***Hadiah***...



...***Semoga kalian suka***...


...***Happy Reading***...

__ADS_1


...***See You Soon***!!...


...***Bye Bye Bye***!...


__ADS_2