Terpaksa Menikahi Daddy Temanku

Terpaksa Menikahi Daddy Temanku
Episode 19


__ADS_3

...Hai Hai para readers......


...Gimana nih kabar kalian semua?...


...Semoga sehat selalu ya, dan yang sakit semoga cepat sembuh...


...Jangan lupa tinggalkan jejak agar Author tetap bersemangat buat Update...


...Siapa nih yang penasaran sama cerita ini??...


...Ditunggu Like, komen, vote nya ya...


...Happy Reading!!πŸ’—...


###


"Masuk!!!" perintah Arthur ketus.


Fira pun menuruti nya. Arthur pun masuk ke mobil dan menjalankan mobilnya.


"Om!! maafin Fira ya!! karena tadi udah teriak-teriak. Dan makasih Fira udah dibeliin pemb*l*t. Nanti uang nya Fira ganti deh. Janji!!!" ucap Fira dengan nada memelas.


"Tapi Om!! kenapa beliin pemb*l*t banyak banget sih??? Fira kan gak punya uang buat ganti" omel Fira pada Arthur.


"Nyicil boleh ya Om?? Fira gak punya uang kalau bayar cash" tambah Fira lagi.


"Kamu mau kan kalau gak pekek bayar?" tanya Arthur.


"Ya mau lah. Dimana-mana gratis itu enak om. Tapi, jangan potong gajinya Fira ngajar Audie ya?" ucap Fira lagi.

__ADS_1


"Siapa juga yang mau motong gaji kamu?" tanya Arthur membalik keadaan.


"Fira pikir gratis itu motong gaji Fira. Terus, Fira harus lakuin apa supaya Fira gak pakek bayar?" tanya Fira penasaran.


"Kamu harus ikut saya makan dan mau ngobrol sama saya" balas Arthur menaikkan sebelah alisnya.


"Ngobrol soal nikah?" tanya Fira mencoba menebak.


"Ya" balas Arthur singkat.


"Saya gak mau terlalu lama membicarakan tentang hal itu, jadi saya gak mau lagi bujuk-bujuk kamu supaya mau bicara tentang hal itu" tambah Arthur.


"Tapi om!! kalau bener kita nikah gimana nasib Fira??" tanya Fira sendu.


"Apa Fira akan jadi janda kalau om udah bosan sama Fira? apa om akan buang Fira seperti sampah kalau om udah gak butuh Fira lagi?" tanya Fira lagi dengan sedih.


"Tapi kan faktanya om bakal nyerai in Fira kalau om udah gak butuh Fira lagi. Fira sebenarnya gak suka dijadiin istri ke dua. Fira mau nikah sama orang yang mencintai Fira. Bukan orang yang membenci Fira" jelas Fira dengan air mata yang siap menetes.


"Saya gak benci kamu kok. Saya...." ucapan Arthur terpotong karena desisan Fira.


"Isssssh... Awh..." desis Fira kesakitan.


"Perut aku kenapa sakit banget sih??" keluh Fira pada batinnya.


Memang, biasanya dirinya akan merasakan sakit yang luar biasa kalau sedang datang bulan. Kayak orang mau pingsan.


"Om!!! perut Fira sakit banget!!!" ucap Fira merintih sambil memegangi perutnya.


"Kamu kenapa?" tanya Arthur panik. Dirinya langsung mengerem mendadak untuk memastikan gadis di sampingnya itu baik-baik saja.

__ADS_1


"Mungkin ini efek libur om... Fira kan lagi datang bulan" jelas Fira melihat kepanikan Arthur.


"Apa sakit sekali? Kita ke rumah sakit ya??" tawar Arthur pada Fira yang terus memegangi perutnya.


"Gak papa kok om... Fira udah biasa. Nanti juga hilang sendiri. Om lanjut nyetir aja!!" ucap Fira berusaha menguasai wajah nya agar terlihat baik-baik saja.


"Kita ke rumah sakit ya?? Biar kamu bisa dapet obat" ucap Arthur lagi.


"Fira gak papa om!!" ucap Fira meyakinkan.


"Kita ke rumah sakit sekarang!! jangan membantah" ucap Arthur mutlak.


"Tapi om!!!"


"Jangan membantah ucapan saya!! jika kamu merasa sakit, kamu cengkram saja tangan saya agar mengurangi rasa sakit kamu" perintah Arthur lagi.


###


...Sampai sini dulu ya......


...Jangan lupa tinggalin jejak...


...Maaf kemarin gak lanjutin update, karena banyak banget tugas aku...


...Semoga kalian suka...


...Happy Reading...


...See You Soon!!...

__ADS_1


__ADS_2