Terpaksa Menikahi Daddy Temanku

Terpaksa Menikahi Daddy Temanku
Episode 42


__ADS_3

...Hallo......


...Balik lagi sama mawar...


...Pada kangen gak nih?...


...Semoga sehat selalu ya......


...Komen positif agar mawar nanti bisa up lagi...


...Insyaallah...


...Oke,...


...Happy Reading ❤️...


###


"Cari Fira Thur?" tanya Bu Amor.


"Fira mana?" tanya Arthur balik.


"Dia tadi izin ada urusan" balas Bu Amor.


"Kok gak bilang sama Arthur?" lirih Arthur tapi masih terdengar oleh Mama Callista.


"Mungkin ada keperluan mendadak makanya tak sempat memberitahumu" balas Mama Callista.


\=\=\=


"Loh Fir, bukannya kamu ada kelas siang nanti? tapi kenapa udah dateng?" tanya Sarah bingung melihat sahabatnya yang mengajak nya ke warung pinggir jalan.


"Eh, ngomong-ngomong, gimana malam kemarin? seru gak?" tanya Amira juga penasaran.


"Males banget di rumah. Jadi aku ajak kalian ke sini" balas Fira lesu.


"Malam? malam kemarin emang ada apa?" tanya Fira balik dengan ekspresi bingung.


"Aku nanya malah balik nanya" kesal Amira.


"Hehe... emang kenapa sama malam kemarin?" kekehan keluar dari mulut Fira sambil menanyakan kembali ada apa dengan malam kemarin.


"Sekarang aku tanya, kamu kemarin malam ngapain?" tanya Amira lagi dengan ekspresi serius.


"Kemarin gak ngapa-ngapain" balas Fira polos.

__ADS_1


"Tapi kita denger nguping kemarin kamu ngaduh-ngaduh kesakitan" sahut Sarah.


"Oh itu..." balas Fira santai.


"Itu apa? jangan buat orang penasaran dong! kalau cerita itu yang lengkap Fir!!" tegur Sarah kesal karena sahabat nya itu tidak komplit bercerita.


"Kemarin kan aku jatuh di kamar mandi, jadi diobatin" ucap Fira menjelaskan.


"Diobatin siapa?" tanya Amira lagi.


"Om Arthur" balas Fira singkat.


"Wah!!! kayaknya ada peningkatan nih" celetuk Sarah sambil mengintimidasi Fira.


"Peningkatan apaan? orang dia ingetin perjanjian kontrak pernikahan kita kok. Dia bilang kalau dia perduli itu hanya formalitas aja di depan keluarga" jelas Fira dengan langsung menutup mulutnya yang berbicara keceplosan tentang surat perjanjian pernikahan nya dengan Arthur.


"Perjanjian?" tanya Sarah bingung.


"Perjanjian apaan Fir?" tanya Amira juga.


"I... itu, perjanjian bales hutang. Aku ngutang sama Om Arthur jadi aku harus mengembalikan nya" balas Fira ngeles dengan ucapan gugup.


"Hutang? apa-apaan itu? kalian kan udah suami istri, masa pakek hutang-hutang an segala" ucap Amira bingung.


"Meski hutang berapa pun, ya gak usah lah. Kan kalian suami istri Fir. Uang suami uang istri, harta suami harta istri juga kan?" sahut Sarah menengahi.


"Em... I... itu karena aku ngutangin temenku, jadi kan uangnya harus balik" ucap Fira gugup.


"Temen? siapa temen kamu selain kita?" tanya Sarah serius.


"Ya ada lah, masa gak ada. Cuman kalian gak tau aja" balas Fira ngeles.


"Tapi kan..." ucapan Sarah terpotong kala ada yang memanggil Fira.


°°°


"Wah Fir!!! kamu makan di sini?" tanya Andre pemilik warung pinggir jalan ini.


Meski dinamakan warung pinggir jalan, tapi tempatnya bersih dan serba higienis ya guys, makanya tempatnya ramai dan besar.


"Eh, bang Andre" sapa Fira.


"Kita gak disapa bang?" tanya Sarah.


"Kita tak dianggap" sahut Amira juga.

__ADS_1


"Maaf!! lagian kalian gak kelihatan sih" ucap Andre membalas Sarah dan Amira.


"Kita besar gini masa gak kelihatan sih. Ya iyalah, yang dilihat kan bidadari cantik aja. Kita mah jauh yakan Mir??" ucap Sarah pura-pura sedih.


"Kalian kan tadi hadap belakang, jadi Abang gak tau kalau kalian di sini" balas Andre tak enak hati.


"Ya tapi kan..." ucapan Sarah terpotong.


"Gak usah ladenin mereka bang!!" sarkas Fira sambil menginjak kaki sahabatnya masing-masing.


"Awh... Sans dong Fir!! sakit tau" ucap Amira.


"Karena hari ini kalian ke sini, biar Abang gratisin aja deh. Karena hari ini Abang lagi bahagia" ucap Andre sambil tersenyum senang.


"Beneran bang?" tanya Amira dan Sarah berbinar.


"Gak usah bang, ngerepotin. Biar nanti kita bayar aja" ucap Fira tak enak hati.


"Gak papa Fir... rezeki gak boleh ditolak" balas Amira sambil menatap tajam ke arah Fira.


"Tapi..." ucap Fira terpotong.


"Gak papa kok Fir" balas Andre dengan senyuman. Fira yang ditatap pun membalas nya dengan senyuman juga dengan perasaan tak enak hatinya.


###


...Jangan lupa tinggalin jejak...


...Like...


...Komen...


...Vote...


...Share...


...Hadiah...


...Semoga kalian suka...


...Happy Reading...


...See You Soon!!...


...Bye...

__ADS_1


__ADS_2