Terpaksa Menikahi Daddy Temanku

Terpaksa Menikahi Daddy Temanku
Episode 27


__ADS_3

...Hallo pembaca setia novel ini!!!...


...Balik lagi sama aku yang tak jelas ini...


...Maaf ya apabila cerita nya gak ada fill my buat kalian....


...Aku tak pandai merangkai kata-kata...


...Tapi, semoga kalian suka dengan cerita ini....


...Oh ya!! Gimana kabar kalian??...


...Semoga sehat selalu ya, dan jangan lupa untuk selalu bahagia...


...Happy Reading 💓...


###


"Apa yang harus aku kerjakan untuk saat ini? aku tak punya pekerjaan sampingan lagi untuk membayar biaya sekolahnya Richard" ucap Fira merenung mencari pekerjaan.


"Apa aku tak pantas untuk bahagia? aku ingin menikmati masa mudaku seperti anak-anak lain. Tapi, takdir begitu kejam mempermainkan aku. Apalagi jika aku menerima om br*ngsek itu untuk jadi istrinya"


"Aku sungguh merasa kasian pada mommy Davia. Kenapa mendapat suami yang tidak memiliki hati?? sungguh muak melihat wajah nya jika setiap hari bertemu" ucap Fira sendiri.


"Semangat Fira!!! Kamu harus jadi orang sukses dan bisa membanggakan orang tua" ucap Fira menyemangati dirinya sendiri.


"Baiklah!!! hapus semua air mata ini. Dan giatlah mencari pekerjaan" ucap Fira lagi sambil menghapus sisa-sisa air mata di pipinya.


Untung saja hari ini Richard ada kerja kelompok, jadi Fira tak perlu memikirkan alasan yang tepat karena dirinya pulang dengan lelehan air mata.


•••


Disaat Fira menscrol handphone nya untuk mencari lowongan pekerjaan, tiba-tiba nomor Arthur tertera di sana.

__ADS_1


"Ngapain om-om gila ini menelfon ku. Tak penting!!!" Fira mengabaikan handphone nya.


Sudah hampir berpuluh-puluh kali Arthur menelfon Fira, tapi tak urung Fira mengangkat nya. Dia malah merasa tak perduli dengan om-om gresek itu.


Tapi tak lama kemudian, handphone Fira berdering kembali dan tertera nama Davis di sana.


Fira pun langsung mengangkat panggilan tersebut.


***


Di telfon~


"Hallo Dav? Ada apa?"


^^^"Fir!!! bisa ke rumah sakit gak?? mommy ku ingin bertemu dengan mu!!! aku mohon!!" ucap Davia melalui sambungan telepon dengan suara parau seperti orang yang sedang menangis.^^^


"Apa ada masalah??"


^^^"Tolong cepat kesini Fir!!! Tolong!!!" ucap Davia memohon.^^^


^^^"Terima kasih!!!"^^^


Sambungan terputus


Fira pun bergegas menuju rumah sakit.


°°°


Di perjalanan, tak urung Fira memikirkan hal yang terjadi selanjutnya. Semua fikiran berputar di kepala Fira.


Di tengah perjalanan ingin menyeberang ke rumah sakit, Fira terserempet sepeda motor, sehingga mengharuskan dirinya berjalan dengan terseok-seok menuju ke arah ruang inap mommy Davia.


Sambil meringis, dia terus saja berjalan. Tak menghiraukan rasa sakit yang dirasakan nya pada tangan dan kakinya. Jangan lupakan perut nya yang seperti ditusuk belati tajam.

__ADS_1


\=\=\=


"Ada apa Dav??" tanya Fira lemah dengan melihat teman SMP nya itu sedang menangis meraung-raung.


"Mommy.... Mommy ku Fir... dia... ingin... bertemu... dengan mu" ucap Davia tersengal-sengal.


Fira melihat banyak sekali orang di depan ruang rawat mommy nya Davia. Fira juga melihat bundanya, Bu Amor dan juga Brian. Dan beberapa orang tua paruh baya yang masih tampak segar bugar sedang menangis pilu.


"Sebenarnya apa yang terjadi?" pikir Fira dalam hati.


"Kamu Fira??" tanya salah satu perempuan paruh baya itu.


"I-iya" balas Fira gagap.


"Anakku..." ucap perempuan itu sambil memeluk Fira erat.


###


...Sampai sini dulu ya......


...Jangan lupa tinggalin jejak...


...Like...


...Komen...


...Vote...


...Share...


...Hadiah...


...Semoga kalian suka...

__ADS_1


...Happy Reading...


...See You Soon!!...


__ADS_2