
...Hai Hai Hai para readers......
...Balik lagi sama mawar yang cantik ini hehe...
...Becanda uy......
...Karena Mawar udah berhari-hari gak update, oleh sebab itu mawar sempat-sempat in update....
...Doain mawar supaya lekas sembuh ya!!!...
...Karena mawar lagi sakit...
...Oke, lanjut aja...
...Happy Reading 😁...
###
"Tolong ajak bicara Nona Tuan! sepertinya beliau mengalami trauma sejauh yang saya amati. Sebaiknya Anda konsultasikan ini ke psikiater terlebih dahulu" ucap Dokter.
"Baik" balas Arthur singkat.
\=\=\=
"Apa kau baik-baik saja sayang?" tanya Arthur
"Apa kau merasa sakit di sini?" tanya Arthur lagi dengan menyentuh kaki Fira.
"Davia mana?" Kata pertama yang diucapkan Fira setelah dirinya tertidur begitu lama.
"Davia di ruang sebelah. Dia baik-baik saja. Mungkin sekarang dia tidur" balas Arthur sembari tersenyum mengusap puncak kepala istrinya itu yang begitu perhatian pada anaknya.
"Aku ingin menemuinya!!" ucap Fira.
"Tidak untuk sekarang sayang! kakimu lagi sakit. Jadi, biarkan sampai sembuh dulu hmm!!" bujuk Arthur.
"Aku ingin menemuinya SEKARANG!!!" ucap Fira menekan kata-kata nya.
Tiba-tiba dokter masuk dengan membawa nampan yang berisikan obat dan air putih.
Biasanya yang ngantar bukannya suster atau perawat ya? Tapi ini beda lagi. Karena Arthur mau dokter sendiri yang menangani istrinya
"Nona minum obat dulu ya!!! untuk mengurangi rasa nyeri di kaki" ucap Dokter sambil tersenyum.
__ADS_1
Setelah Fira meminum obat yang diberikan oleh dokter, dirinya langsung saja berucap.
"Aku ingin menemui putriku!!" ucap Fira menyampaikan keinginannya pada dokter yang sempat ditolak oleh Arthur.
Dokter pun sontak melihat ke arah Arthur takut. Bagaimana jika jawabannya tidak memuaskan bagi Arthur.
Arthur pun langsung menggeleng pelan.
"Nona harus istirahat dulu. Kaki nyonya kan masih nyeri" balas Dokter dengan gugup.
"Baiklah!!! dokter sama hubby sama saja. Aku bisa kok pergi sendiri" ucap Fira ingin turun dari ranjang.
"Sayang!!! kakimu tidak bisa digunakan untuk saat ini. Kau harus menggunakan kursi roda" ucap Arthur yang tak ingin istrinya histeris jika kakinya yang sebelah masih dalam keadaan lumpuh dan tidak bisa digunakan.
°°°
"Apa kau senang ingin menjenguk Davia?" tanya Arthur sembari mendorong kursi roda yang sudah diduduki oleh istrinya.
Fira pun mengangguk senang.
"Mommy!!!" teriak Audie ketika Fira dan Arthur hendak masuk ke ruang Davia.
"Sayang!!! kau kesini bersama siapa?" tanya Arthur melihat ke belakang Audie.
__ADS_1
"Aku bersama Grandpa Halbert (Papa Arabella)" balas Audie senang.
"Lalu kakekmu di mana sayang?" tanya Arthur lagi.
"Dia sedang ke kantin membeli makanan. Aku meninggalkan nya hehe" balas Audie tanpa merasa bersalah.
"Lalu kalau kakekmu mencarimu bagaimana?" tanya Arthur lagi.
"Dad!!! kenapa kau bertanya terus. Aku ingin bertanya juga pada Mommy" Audie berdecak sebal.
Ya, setelah mengetahui bahwa dirinya bukan anak kandung Arthur, Audie semakin hemat terhadap uang jajannya.
Dia takut kalau nanti Arthur tak suka padanya lagi, dia akan dibuang dijalanan. Oleh karena itu, dia berjaga-jaga menabung uang agar jika dia dibuang, dia masih punya tabungan.
\#\#\#
...***Jangan lupa tinggalin jejak***...
...***Like***...
...***Komen***...
...***Vote***...
...***Share***...
...***Hadiah***...
...***Semoga kalian suka***...
...***Happy Reading***...
__ADS_1
...***See You Soon***!!...
...***Bye Bye! Bye***...