Terpaksa Menikahi Daddy Temanku

Terpaksa Menikahi Daddy Temanku
Episode 29


__ADS_3

...Hallo guys...


...Balik lagi sama aku...


...Udah berapa hari ya gak update?...


...Author sibuk banget soalnya, tolong dimaafkan ya!!!...


...Oh iya, Selamat Hari Kemerdekaan!!!...


...Merdeka!!! Merdeka!!! Merdeka!!!...


...Yuk, langsung aja baca!!...


...Yang gak suka mohon out saja, BYE!!!...


...Happy Reading!!! ❣️...


###


"Kau janji kan??"


"A-aku janji" balas Arthur.


"Aku titip salam kepada semuanya!!" setelah itu, Arabella dengan tenang menghadapi ajalnya dan menutup matanya.


***


"Kak!!! kakak bangun!!!" teriak Fira karena Arabella menutup matanya.


"Sayang!!! bangun.... bangun...." Arthur pun lemas sehingga membuat kakinya merosot ke bawah.


"Mom- mommy.... mommy!!!" Audie juga meraung-raung memanggil mommy nya.


"Dokter!!! Dok... Ter!!!" teriak Fira kebingungan.


Sontak semua keluarga Arthur pun masuk ke ruangan tersebut.


"Innalilahi wa innailaihi raji'un. Nyonya Arabella udah gak ada" ucap dokter tersebut.


DEG

__ADS_1


"Gak mungkin!! Dokter salah!! mommy ku masih hidup. Jangan sembarangan!!" teriak Davia tak terima.


"Tenanglah sayang!!!" ucap Mami Jennifer menenangkan cucunya.


"Grandma!!! mommy masih hidup kan??" tanya Davia berurai air mata.


"Tenanglah sayang!!! ikhlaskan mommy mu!!" ucap Mami Jennifer seraya memeluk Davia.


***


Dua hari kemudian~


"Tanda tangani surat ini!!" ucap Arthur melempar map tepat ke arah Fira.


"Ini apa om?" tanya Fira bingung.


"Itu surat kontrak pernikahan" balas Arthur tajam.


"Kamu bisa baca kan?" tambah Arthur lagi.


Fira pun membuka map yang diberikan Arthur dan membaca isi yang tertera dalam kontrak itu.


DEG


"Apa ini yang om inginkan?" tanya Fira berusaha tegar.


"Baiklah!! aku sudah tau jawabannya!! Fira akan menandatangani kontrak ini karena janji Fira pada Kak Ara" ucap Fira mantap. Dirinya sudah mempertimbangkan segala risiko yang akan dirasakan apabila menjadi istri Arthur.


"Besok kita menikah!!!" ucap Arthur singkat.


"Hm" balas Fira lalu ia menandatangani kontrak itu.


\=\=\=


Setelah itu, Fira pergi dari ruangan kerja Arthur dan menuju butik. Di jalan, dirinya terus memikirkan nasib nya kelak berada di sebuah neraka yang menjebaknya.


"Kenapa harus aku?" pikir Fira terus menerus.


"Kak Ara!! kenapa kau jahat padaku? kita tak pernah saling mengenal sebelumya. Tapi kenapa kau memilihku? bahkan sekarang, kedua anakmu membenciku. Mereka menolak kehadiran ku. Apa yang harus ku lakukan? Apa aku pergi saja? Tidak... Tidak...Tidak... aku ingat janjiku" batinnya mengarungi pikirannya.


•••

__ADS_1


Sampai butik~


"Apa kau baik-baik saja sayang??" tanya Bu Amor pada Fira.


"Fira baik-baik saja Bun!!" balas Fira.


"Apa kau jadi menikah dengan Arthur?" tanya Bu Amor.


"Ya sepertinya!!" balas Fira singkat.


"Sayang!! Bunda sangat ingin kau menikah dengan Brian dulu sebelum Arabella meninggal. Tapi sekarang, keinginan Bunda berubah. Bunda ingin kau menikah dengan Arthur karena dia jauh lebih membutuhkan mu dari pada Brian. Bunda mohon! Agar kau bersabar akan sikapnya" jelas Bu Amor gamblang.


"Bunda tak pernah membeda-bedakan anak-anak Bunda. Meskipun Arthur bukan anak kandung Bunda, tapi dia tetaplah anak Bunda dan bunda sangat menyayangi nya" tambah Bu Amor.


"Jika kau tersakiti, maka di sini ada Bunda!! Bunda akan menjadi orang nomor satu yang akan membantumu. Lagi pula, kita akan menjadi keluarga besar. Bahkan sekarang kamu memiliki 4 ayah dan 4 ibu. Mereka semua mendukungmu. Jadi, kau tak perlu khawatir oke?"


"Terima kasih karena Bunda memberi dukungan kepada Fira. Apa Fira boleh memeluk Bunda?" tanya Fira ragu.


"Tentu sayang!!! kenapa tidak" balas Bu Amor seraya menarik Fira ke dalam pelukannya.


###


...Sampai sini dulu ya......


...Jangan lupa tinggalin jejak...


...Like...


...Komen...


...Vote...


...Share...


...Hadiah...


...Semoga kalian suka...


...Happy Reading...


...See You Soon!!...

__ADS_1


__ADS_2