
...Hai Hai Hai...
...Aku kambek lagi...
...Gimana nih? Ada yang nungguin gak kira-kira?...
...Gimana kabarnya hari ini?...
...Semoga sehat selalu ya......
...Maafin Author karena telat update...
###
"Terima kasih karena Bunda memberi dukungan kepada Fira. Apa Fira boleh memeluk Bunda?" tanya Fira ragu.
"Tentu sayang!!! kenapa tidak" balas Bu Amor seraya menarik Fira ke dalam pelukannya.
"Sekarang!! waktunya Putri bunda ini gambar!!" ucap Bu Amor seraya mengusap kepala Fira.
"Baiklah!!! Fira akan gambar yang bagus supaya bunda senang" balas Fira seraya tersenyum.
"Memang pintar sekali Putri Bunda satu ini" ucap Bu Amor memuji Fira.
•••
Bu Amor pun beberapa saat kemudian meninggalkan Fira sendiri di ruangannya.
Tiba-tiba...
"Apa aku mengganggu waktumu adikku sayang?" tanya Brian.
"Kakak!!!" sapa Fira juga.
"Apa aku mengganggumu?" tanya Brian.
"Ya sepertinya" balas Fira lagi.
__ADS_1
"Maafkan aku! kalau begitu, aku urungkan niatku" ucap Brian lagi.
"Memangnya kakak niat apa?" tanya Fira.
"Niat mengajakmu makan siang bersama" balas Brian.
"Em... Aku akan meminta izin bunda dulu supaya mengizinkan ku keluar" balas Fira.
"Baiklah!!! sekarang ayo kita ke ruangan Bunda mu itu!!" ajak Brian.
"Mommy kakak juga" tambah Fira.
"Iya" balas Brian.
Mereka pun meminta izin pada Bu Amor untuk makan siang di luar.
°°°
Flashback On Ketika di Rumah Sakit
"Iya sayang!!! Arabella pernah ke sini menjelaskan semuanya. Dia meminta mu kepada kami, bahkan Bu Callista dan Pak Halbert sering ke sini mengunjungi ayahmu" jelas Bu Maida (Ibu Fira) pada putri pertamanya itu.
"Apa kejadian ini sudah dipersiapkan?" tanya Fira bingung.
"Iya sayang!! semua sudah dipersiapkan" ucap Mama Callista mengagetkan semua orang.
"Mama!!!" panggil Fira heran.
"Assalamualaikum!!" salam Bu Callista pada Bu Maida (ibu Fira) dan Pak Felix (Ayah Fira).
"Waalaikumsalam" balas semua orang.
"Apa kau penasaran sayang?" tanya Mama Callista mengusap kepala Fira dengan sayang.
Sungguh, kau tidak salah memilih adik Arabella. Dia begitu baik, aku sungguh bangga sekarang menjadi Mama untuknya~ batin Mama Callista tersenyum.
"Apa yang sebenarnya terjadi?" tanya Fira.
__ADS_1
"Sebenarnya ketika kami mengunjungi Arabella waktu itu, kami diajak untuk memasuki ruang rawat inap. Dan ternyata itu ruang rawat inap ayahmu. Dia menjelaskan panjang lebar tentang dirimu. Arabella ingin kau menggantikannya untuk mengurus Davia, Audie dan Arthur. Dia mempercayakan semuanya padamu. Bahkan, dia juga meminta kami menganggap mu sebagai adiknya. Dia sungguh sudah mempersiapkan nya" jelas Mama Callista mengingat anak satu-satunya yakni Arabella dengan berurai air mata.
"Sekarang Mama bahagia karena Mama bisa mendapatkan anak sebaik dirimu, Mama bahagia sekali" tambah Mama Callista.
"Sekarang, Mama mohon padamu agar bisa menepati janji mu pada kakakmu Arabella! Mama juga berjanji kepada diri Mama sendiri jika Arthur menyakitimu nantinya, kau boleh pulang ke Mama. Mama menyayangimu seperti Mama menyayangi Arabella" ucap Bu Callista lagi.
"Fira merasa disayangi banyak orang. Fira sungguh bahagia!!" balas Fira seraya tersenyum.
"Tentu!! banyak yang menyayangimu sayang!!" balas Papa Halbert.
Flashback Off
###
Isi kontrak besok ya guys...
***
...Sampai sini dulu ya......
...Jangan lupa tinggalin jejak...
...Like...
...Komen...
...Vote...
...Share...
...Hadiah...
...Semoga kalian suka...
...Happy Reading...
...See You Soon!!...
__ADS_1