
...Hai Hai Hai para reader setia!!!...
...Gimana kabarnya hari ini?...
...Sorry banget ya, karena kemarin gak update...
...Author lagi sibuk banget xixi...
...Yang gak suka sama novel ini gak usah baca!!!...
...Author mau dukungan dan support dari kalian...
...Happy Reading ❣️...
###
"Selamat siang, Tuan!! Nona!!!" sapa dokter tersebut pada Arthur dan Fira. Arthur tak membalas sapaan dokter itu. Wajahnya terkesan datar.
"Siang dokter!!" balas Fira ramah.
"Ada yang bisa saya bantu??" tanya dokter itu ramah.
"Sebenarnya saya gak papa dok!!! tapi om-om di sebelah saya ini maksa saya buat ke sini. Gila kan dia?" ucap polos Fira membuat dokter tersebut menyengir karena merasa hebat dengan gadis di hadapannya ini.
"Memangnya apa yang ingin diperiksa?" tanya dokter itu.
"Perutnya tadi sakit" balas Arthur dingin.
"Kalau begitu, mari saya periksa Nona..." ucap dokter tergantung karena tidak tau nama Fira.
"Fira. Panggil Fira aja Dok!! gak pakek nona-nona. Emang Fira kaya sampai dipanggil nona?" tanya Fira polos.
__ADS_1
"Memang kalau bukan orang kaya gak boleh dipanggil nona?" tanya balik dokter itu bingung.
"Fira gak tau. Tanya aja nih sama om-om di sebelah Fira ini" tunjuk Fira pada Arthur.
"Gak usah basa-basi. Cepat periksa dia!!" suruh Arthur lagi.
"Tapi Om, Fira gak papa. Buktinya Fira bisa nyerocos segini banyak nya. Awh..." ucap Fira diakhiri desisan karena merasakan nyeri kembali pada perut nya.
"Tuh kan... lihat!! cepat periksa dia!!" suruh Arthur pada dokter itu. Dokter itu pun merasa bingung pada 2 orang itu.
Karena dokter lebih takut karena tatapan tajam dari Arthur, akhirnya dokter pun hendak memeriksa Fira. Fira pun berontak.
"Fira gak sakit Dok!! gak usah diperiksa" ucap Fira pada pendiriannya.
Karena terlalu lama, akhirnya Arthur pun mengangkat Fira ke ranjang rumah sakit. Dan dokter wanita itu pun langsung memeriksa Fira.
***
"Dok!! Fira tuh sebenernya gak sakit loh. Fira cuma datang bulan aja" jelas Fira pada dokter wanita itu dengan suara pelan. Dokter itu pun mengerutkan kening nya.
Fira pun bingung dengan ucapan dokter itu.
"Kenapa harus bekerja sama?? Fira kan gak kerja sama sama dokter" tanya Fira.
"Nona diam saja!! biar saya yang berbicara dengan Tuan Arthur" balas dokter itu seraya tersenyum.
°°°
"Apa yang terjadi sama dia?" tanya Arthur serius.
"Tuan tidak perlu khawatir. Nona Fira hanya kelelahan saja. Tolong selalu ingatkan nona Fira agar makan secara teratur agar nyeri di perutnya tidak parah!! Saya akan resepkan obat untuk mengurangi rasa nyeri tersebut" jelas dokter itu pada Arthur yang langsung dibalas Fira dengan pelototan matanya.
__ADS_1
\=\=\=
"Dokter nih apa-apa an sih. Aku kan gak papa. Kenapa malah ngomong gitu? dia kan udah aku bilangi kalau aku hanya datang bulan. Aish..." batin Fira sambil melototi dokter itu.
°°°
"Fir, ini Kak Brian! Simpan nomor ku ya!!"
"SI*L" Geram Arthur melihat pesan pada ponsel Fira.
Kebetulan sekarang Fira tengah berada di toilet. Tas dan ponsel Fira pun dititipkan ke Arthur meski dengan paksaan.
###
...Sampai sini dulu ya......
...Jangan lupa tinggalin jejak...
...Like...
...Komen...
...Vote...
...Share...
...Hadiah...
......Semoga kalian suka......
__ADS_1
...Happy Reading...
...See You Soon!!...