Terpaksa Menikahi Daddy Temanku

Terpaksa Menikahi Daddy Temanku
Episode 12


__ADS_3

...Hai Hai para readers ku yang setia...


...Aku balik buat kalian...


...Tapi hari ini aku lagi kurang enak badan nih......


...Doakan Author supaya sehat kembali....


...Happy Reading 💖...


...Ditunggu like, komen, vote dan share ya...


...Tambahkan ke favorit ya...


...Hadiah nya tuh jangan lupa untuk mendukung Author...


###


Fira kembali ke ruang rawat ayahnya dengan menghentak-hentakkan kakinya sebal. Tiba-tiba...


"Kenapa Fir?? asem banget tuh muka" ucap Davia pada Fira.


"Ini gara-gara Daddy sinting lo itu. Bikin orang darah tinggi aja" gerutu Fira dalam hati.


"Fir!!!" panggil Davia lagi.


"Ha??" tanya Fira ketika lamunannya buyar seketika.


"Kamu gak papa??" tanya Davia lagi.


"Gak pa-pa kok!!" balas Fira gugup.


"Oh iya, kata Mommy, kamu jadi guru private nya Audie. Bener??" tanya Davia lagi.


"Haha... bener" balas Fira terkekeh pelan.


"Em... ayah kamu udah gak papa??" tanya Davia sekali lagi.


"Alhamdulillah udah gak papa kok!!!" balas Fira.


•••


Di telfon


"Kapan kamu balik???" tanya Bu Amor kepada orang di seberang sana. Dia anak ketiga dari Bu Amor. Brian namanya.


"Secepatnya Mom!! tapi tolong, jangan jodoh-jodoh kan aku dengan siapa pun lagi. Karena aku tak suka" balas Brian pada mommynya.


"Ya ya terserah kamu saja!!! Mom sekarang punya anak angkat. Kamu cepatlah ke sini untuk melihatnya!!!" perintah Bu Amor.


"Anak angkat?? Mom, jangan membuat ku penasaran. Katakan saja!!!" balas Brian penasaran.


"Kamu segera saja ke sini!! Mom tutup dulu telfonnya. Bye!!" perintah Bu Amor mutlak.


"Baiklah!!!" balas Brian.


"Aku sudah di sini Mom!!! tunggu aku pulang" ucap Brian seraya tersenyum berjalan sambil menarik kopernya menuju apartemennya.




Pagi ini sesuai janjinya dengan Bu Amor, Fira sudah bersiap akan ke kantor untuk acara perkenalan dirinya. Dirinya sudah rapi dengan dress yang cocok untuknya.



Pagi-pagi sekali dirinya pamit pulang kepada ayah dan ibunya beralasan ada keperluan kuliah yang harus cepat diselesaikan.



Dia harus menyiapkan dirinya bukan??



\=\=\=



***POV Brian***



Hari ini aku bangun pagi karena ingin menyiapkan kejutan untuk mommy ku. Aku bersiap dengan pakaian santai tapi tetap rapi menambah kadar ketampanan ku.



"PD banget jadi orang" Author



Aku akan menuju butik mommy ku itu nantinya. Aku pun menyalakan mesin mobilku dan pergi menuju butik.


__ADS_1


***Dipertengahan jalan***



Dipertengahan jalan, aku tak sengaja menabrak seorang gadis yang berniat menyebrang di sana. Tapi, bukan aku namanya kalau aku mengakui kesalahanku itu



"Kalau jalan lihat-lihat dong!!!" ucapku pada gadis itu. Sontak matanya melotot sempurna membuat aku gemas dibuatnya.



"Om itu yang gak lihat!!! jelas-jelas om yang salah kok saya yang disalahin. Makanya kalau gak bisa nyetir mobil tuh jangan sok-sok an. Mending belajar dulu sana!!! bukan nyalahin orang aja bisanya" hardik gadis itu dengan kesal membuat aku cengo karena panggilannya untukku.



"Tuh kan, kaki saya jadi memar. Dasar orang kaya sama aja. Sama-sama sombong" tambah gadis itu lagi dengan bibir terus menggerutu.



"Om??? kamu panggil saya om?? kamu gak liat pakai mata kamu kalau saya ini masih muda??" tanya ku sedikit kesal. Tapi entah mengapa aku suka melihatnya.



"Udah deh... Fira udah telat" ucap gadis itu lagi kemudian berlalu meninggalkanku pergi.



"Fira??? menarik!!!" ucapku seraya tersenyum.



***POV Brian berakhir***



•••



"Huh... akhirnya sampai juga" ucap Fira seraya mengatur nafasnya.



Fira pun memasuki butik dan sudah terdapat banyak karyawan di sana. Tak lupa ada Bu Amor ditemani sekretaris nya.



"Fira gak telat kan Bun??" tanya Fira khawatir.




"Perhatian!!!" ucap Bu Amor mengawali perkenalan Fira. Para karyawan pun memerhatikan Bu Amor.



"Perkenalkan!! Ini Fira Nanncey. Dia salah satu bagian kalian yang akan bekerja di butik ini untuk membuat desain-desain baju, gaun dan lain-lain. Tolong bantuannya untuk membantu Fira!! jangan ada yang iri dengannya, karena dia akan jarang ke butik!!! alasannya tak perlu kalian tahu" jelas Bu Amor tegas dan disertai perintah mutlak yang tidak bisa dielakkan.



Bu Amor tak mau Fira menjadi bahan gosip di butiknya karena Fira jarang sekali ke butik. Jadi mendingan ditegaskan sekalian bukan??



"Iya Bu..." balas karyawan-karyawan butik seraya menunduk hormat.



"Bagus kalau begitu!!!" ucap Bu Amor seraya tersenyum puas.



"Bun!!" panggil Fira seraya berbisik malu.



"Ada apa??" tanya Bu Amor menjawab Fira dengan berbisik juga.



"Fira boleh gak menjabat tangan teman-teman, maksud Fira karyawan-karyawan di sini??" tanya Fira hati-hati.



"Tentu!! lakukan saja" balas Bu Amor seraya tersenyum menatap Fira.



Fira pun dengan langkah gembira dan senyuman manisnya berjalan ke arah karyawan-karyawan di sana untuk menjabat tangan para karyawan di sana.


__ADS_1


\*\*\*



"Hai!!! namaku Fira Nanncey!! kalian bisa memanggilku Fira. Salam kenal ya!!!" ucap Fira ramah.



Karena keramahan Fira itu, Fira pun disenangi para karyawan butik yang ada di sana. Mereka semua menghampiri Fira untuk sekedar menyapa dan ingin mengenal Fira. Fira pun senang dibuatnya.



Tak jauh dari sana, Bu Amor pun tak kalah gembiranya melihat keakraban yang diciptakan Fira dengan para karyawan nya. Dirinya bangga kepada gadis itu dan semakin ingin menjadikan Fira menantunya.



"Mungkin sekarang Fira hanya anak angkat ku. Tapi nantinya dia pasti jadi menantuku" pikir Bu Amor dalam hati.



Lamunan Bu Amor buyar karena ada yang memanggil namanya.



"Mom!!"



"Kau di sini??" tanya Bu Amor heran.



"Of Course!!! Mom tak merindukan ku hm??" balas Brian.



"Tentu saja mom rindu padamu. Akhirnya kamu kembali juga" balas Bu Amor seraya memeluk Brian erat. Brian pun tersenyum mengeratkan pelukannya pada Mommynya itu.



"Di mana adik angkatnya Brian, Mom!!! apa adik Brian masih kecil??? atau masih bayi mungkin??" tanya Brian penasaran.



"Adik kamu ada di sini kok!!" balas Bu Amor.



"Mana???" tanya Brian lagi.



"Tuh!!!" tunjuk Bu Amor pada Fira guna memperlihatkan anak angkatnya itu kepada anak ketiganya.



"Fira!!!" panggil Bu Amor pada Fira.



Fira pun menolehkan kepalanya menghadap Bu Amor dan matanya langsung membulat kala melihat sesosok pria di samping Bu boss sekaligus ibu angkatnya itu.



"Kenapa om-om itu kemari?? apa dia mau meminta ganti rugi??? tapi bukan aku yang salah" pikiran-pikiran muncul dibenak Fira. Dan pikiran itu pun buyar ketika ada yang memanggilnya lagi.



"Fir!!!"



"Ah iya Bund??" ucap Fira ketika Bu Amor kembali memanggilnya.



°°°



"Bun!!! kenapa gak dijadiin mantu aja sih?? aku juga mau kalau punya istri kayak dia. Menarik" bisiknya pada Bu Amor.



***Kira-kira yang bisikin Bu Amor siapa ya***??



\#\#\#



...***Yang gak suka baca novel author, ya jangan baca***!!!...

__ADS_1


...***Happy Reading*** 💞...


__ADS_2