Terpaksa Menikahi Daddy Temanku

Terpaksa Menikahi Daddy Temanku
Episode 32


__ADS_3

...Kali ini 2 episode ya!!...


...Sorry banget kemarin gak update...


...Tugas author numpuk guys...


...Mohon dimaklumi pembaca sayang!!...


...Lanjut...


...Happy Reading!!❤️...


###


"Fira udah biasa" balas Fira mengatakan dirinya baik-baik saja dengan tersenyum membuat hati Brian sakit karena melihat wanita yang dicintai nya diolok-olok keponakan nya itu.


•••


"Ngapain kamu di sini?" geram Arthur melihat Fira bersama Brian.


"Om ngapain di sini?" balas Fira mencoba tenang.


"Saya tanya sekali lagi. Kamu ngapain di sini?" teriak Arthur pada Fira.


"Kak!! gak usah teriak-teriak gitu dong. Ini di restoran berarti kita lagi makan" balas Brian ngegas.


"Kamu gak usah ikut campur" sentak Arthur tak suka kehadiran Brian.


"Aku kakaknya, jadi aku berhak melindungi adikku dari orang jahat seperti kamu" sentan Brian juga.


"Kakak ketemu gedhe. Ayo ikut saya!!!" ucap Arthur ketus sambil menarik tangan Fira kasar.


"Kak!!!" teriak Brian pada kakaknya itu namun tak dipedulikan.


°°°


"Oh, ternyata udah pinter ngajakin laki-laki lain sekarang" ucap Arthur ketus.


"Om gak berhak buat atur-atur Fira. Fira juga belum jadi istri Om kan? Jadi Fira masih bebas dong!!" balas Fira tak kalah ketus.


"Ingat perjanjian kamu dengan Alm.Arabella kalau kamu harus menikah sama saya" ucap Arthur lagi.


"Ya!! Fira selalu ingat ucapan Kak Arabella. Tapi Om juga harus ingat perjanjian kontrak itu. Om yang menginginkannya kan?? Lalu kenapa sekarang om berubah fikiran?" teriak Fira tak terima.


"Jadi, sekarang Om gak perlu melarang-larang Fira untuk dekat dengan laki-laki lain meski itu sebelum ataupun sesudah kita menikah" tambah Fira lagi.

__ADS_1


"Saya tak perduli kamu ketemu laki-laki lain atau pun kamu jadi pel*c*r. Saya tak perduli. Tapi, saya perduli dengan perusahaan saya jika ada kabar tidak enak membuat harga diri saya jatuh" ucap Arthur menusuk.


DEG


Hati Fira terasa remuk kala mendengar ucapan Arthur. PEL*C*R?? Apa kah Fira serendah itu?


"Permisi!!" ucap Fira melangkah pergi meninggalkan Arthur.


"Jangan lupa beritahu keluarga mu bahwa besok kita menikah. Semuanya sudah dipersiapkan. Kau hanya akan menjalaninya saja" ucap Arthur mutlak.


\=\=\=


Fira berjalan dengan pelan menuju ke rumahnya memikirkan perjanjian demi perjanjian yang telah ditandatangani oleh dirinya dan juga Arthur.


"Kenapa hidupku sungguh sangat menyedihkan? tak pantas kah aku bahagia?" ucap Fira lirih.


Flashback On~


"Apa ini yang om inginkan?" tanya Fira berusaha tegar.


ISI PERJANJIAN:






Sesama Pihak harus bersikap baik-baik saja bila di depan semua orang.




Pihak Pria bisa menggugat cerai Pihak wanita kurang lebih setelah 2 bulan menikah.




Pihak wanita harus selalu menuruti Pihak Pria.


__ADS_1



Pihak wanita harus selalu siap bila Pihak Pria memanggilnya.




Pihak wanita tidak boleh membantah ucapan Pihak Pria.




Begitulah kira-kira Isi perjanjiannya~


"Baiklah!! aku sudah tau jawabannya!! Fira akan menandatangani kontrak ini karena janji Fira pada Kak Ara. Tapi Fira ingin perjanjian ini ditambah satu hal lagi!" ucap Fira mantap. Dirinya sudah mempertimbangkan segala risiko yang akan dirasakan apabila menjadi istri Arthur.


"Kau bisa menambahkannya di kertas itu dan besok kita menikah!!!" ucap Arthur singkat.


"Hm" balas Fira lalu ia menandatangani kontrak itu.


Kenapa aku harus masuk ke negara dunia? Apa aku sanggup?~ batin Fira tersiksa.


^^^


"Heh anak miskin!! kita ketemu lagi ternyata"


###


...Sampai sini dulu ya......


...Jangan lupa tinggalin jejak...


...Like...


...Komen...


...Vote...


...Share...


...Hadiah...


...Semoga kalian suka...

__ADS_1


...Happy Reading...


...See You Soon!!...


__ADS_2