Tersenyumlah Pelangi

Tersenyumlah Pelangi
10. Kalut


__ADS_3

Sore itu, adalah sore terburuk ke dua setelah sore mengiringi kepergian orang tua nya dan sekarang sore juga menemani Bu Dhe nya kembali.


kembali ke pangkuan sang illahi. Bu Dhe,ibu ke dua setelah seorang perempuan yang melahirkan sila.


bahkan tak jarang ibu sila menitipkan sila pada Bu Dhe sedari sila kecil, karena ibu sila ada kerjaan dengan ayah, jadi tidak heran jika sila begitu kehilangan dengan kepergian Bu Dhe.


suasana pemakaman masih begitu kental dengan isakan tangis, tak terkecuali dengan sila. rasa nya baru kemudian orang tua kandung nya pergi dan sekarang Bu Dhe nya pun ikut pergi, fikiran sila kembali kacau.


tetapi di samping itu diri nya berterimakasih kepada takdir, karena sebelum Bu Dhe nya pergi, diri nya sudah bertemu dengan keluarga kandung nya.


Paman dan bibi nya yang sekarang berada di kanan dan kiri nya sila. arti nya sila tidak benar-benar sendirian, masih ada mereka keluarga sila.


Tangan Bibi masih merangkul sila, seolah menguatkan sila. sampai sebuah nisan itu tertanam di pusara Bu Dhe, bunga mawar bertabur di atas nya.


sila berlutut di samping makan Bu dhe, dia memanjat kan doa, masih di iringi air mata.


"Bu dhe, ibu sila juga, maafkan sila belum bisa jadi anak yang baik buat Bu dhe, sila belum bahagia kan Bu Dhe seperti yang pernah Bu Dhe harapkan, sila akan selalu ingat pesan Bu Dhe, semoga Allah menjaga Bu dhe mengampuni Bu Dhe dan menempatkan Bu Dhe disisi terbaik-Nya,,,Bu Dhe nanti kalau Bu Dhe bertemu dengan orang tua sila sampaikan rindu sila untuk mereka ya Bu Dhe sila janji akan jadi anak yang baik. ujar sila".


bibi yang mendengar penuturan sila hati nya merasa perih, sesedih apa sila saat ini tentu hanya sila yang tahu.

__ADS_1


"sila sayang ini sudah sore,kita pulang dulu ya besok kita ke sini lagi buat doa in mereka. ujar Bibi".


"baik bi,,Bu dhe sila pulang dulu ya, Bu Dhe baik-baik di sana sampai bertemu di surga nya Allah, assalamualaikum Bu Dhe ibu sila. pamit sila".


Bibi pun merangkul sila dan mengajak nya pulang ke rumah.


setelah membersihkan diri dan solat sila merebahkan diri di kasur nya.


Bayangan Bu Dhe nya yang saat itu menengkan sila, saat sila kehilangan orang tua nya, bayangan tidur dalam pelukan Bu Dhe nya. sila terisak dengan kedua tangan yang menutupi wajahnya, tangisan sila bagai menyayat hati siapa pun yang mendengar nya.


lak lama kemudian bibi masuk ke dalam kamar sila dan membawa segelas susu hangat.


diri nya begitu kaget saat melihat sila menangis tersedu.


sila yang tau bibi nya ada di samping nya pun langsung terduduk, dia memeluk bibi nya erat, seolah diri nya sedang mengadukan perihal kesedihan nya saat ini, tentang begitu kehilangan nya dia dan tentang hanya bibi nya yang ia miliki saat ini.


"menangis lah jika itu membuat mu lega, tapi ingat Bu Dhe ,ayah dan ibu mu pasti sedih jika sila berlarut dalam kesedihan dalam kehilangan. ujar bibi sambil mendekap sila dan memberikan belaian halus di punggung sila".


"istighfar sayang, hidup, mati,takdir semua tidak ada yang tahu sila, kita sebagai manusia hanya bisa berusaha terus untuk menjadi orang yang lebih baik lagi, semua akan kembali pada yang menciptakan, gak boleh sedih terus ya kan masih ada bibi paman dan kak briyan. nasihat bibi".

__ADS_1


"insyaallah bi sila ikhlas, tapi masih kangen aja. ujar sila".


"kalau kangen sila mending sholat terus doakan mereka ya. ujar bibi".


"Baik BIii".


"eeh bibi bawain susu buat sila, di minum dulu ya mumpung masi hangat. ujar nya".


setelah minum susu, sila pergi ke kamar mandi untuk berwudhu kemudian kembali ke kamar dan melaksanakan sholat isya.


selesai sholat sila berdzikir cukup lama Lalu berdoa untuk ke dua orang tua nya dan juga Bu Dhe nya.


"Ya Allah ampunilah mereka ayah ibu dan Bu dhe, tempat kan lah mereka di sisi terindah mu ya Allah, dan jadi kan lah sila orang yang berguna, kirim lah orang-orang baik untuk sila ya Allah, orang-orang yang akan membimbing sila menuju Jannah mu kelak amiin".


sila pun mengalihkan kesedihan nya dengan belajar.


"sila masih belajar? tidur yuk sudah malam bibi temenin tidur sila,sini. ujar bibi".


"baik Bii".

__ADS_1


mereka berdua pun terlelap dalam mimpi.


...Terimakasih riders yang berkenaan membaca karya ku, minta dukungan nya ya jangan lupa like komen dan vote. biar aku makin semangat 🤗🤗...


__ADS_2