Tersenyumlah Pelangi

Tersenyumlah Pelangi
24.Jumpa


__ADS_3

waktu begitu cepat berlalu,ujian sekolah pun telah sila lalui tinggal menunggu hasil nya yang akan di umumkan berbarengan dengan perpisahan sekolah, dan akan di laksanakan Minggu depan.


selain sibuk sekolah, sila juga membantu bunda mengembangkan bisnis kue nya yang sekarang sudah semakin banyak peminat nya, bahkan sila sudah mempunyai 6 karyawan.


bagaimana dengan Rasya?


sejauh ini hubungan mereka masih sama, tetep jaga jarak dan tidak sering bertemu kecuali dengan umi yang memang sering bertemu atau menemui sila.


...


suara adzan subuh berkumandang sila sudah siap di atas sajadah nya. usai sholat subuh sila membaca Al-Qur'an dan juga mengirimkan doa untuk kedua orang tua nya.


"Ayah ibu terimakasih sudah merawat sila mengajar kan hal baik pada sila,sila akan terus berusaha menjadi anak yang lebih baik lagi, ayah ibu sila sudah ikhlas kepergian kalian semoga kalian tenang di sana, tunggu sila yah Bu, Bu Dhe lihat sila sudah bisa buka toko kue sila jualan kue seperti kita dulu, sila rindu kalian terimakasih untuk kalian yang di hati" ujar sila sama sela-sela doa nya.


selesai dengan sholat nya sila pun turun untuk membantu pekerjaan rumah bunda,


Hari ini sila akan mencari baju untuk ia gunakan dalam acara sekolah Sabtu besok.


ia di temani bunda dan juga kak brian.


"Dek nanti jadi kan cari baju buat acara sekolah esok?" tanya bunda.


"jadi Bun, sama kakak juga kan? tanya nya.


"iya kakak jadi ikut" ujar bunda.


"lah kenapa sedih gitu muka nya?" tanya bunda.

__ADS_1


"gak papa Bun, cuma ingat ibu sama ayah bun" ujar sila.


sejenak aktivitas bunda terhenti saat sedang memotong sayur, kemudian bunda mendekati sila dan memeluk nya.


"adek jangan sedih ya, bagaimana setelah pengumuman kelulusan kita ziarah ke sana kan sudah lama kita gak kesana, sekalian tengok rumah kmu ya walaupun di tempati orang lain" cerca bunda.


"beneran Bun? kita ke sana? sila mau" jawab sila dan memeluk bunda erat.


"iya nanti bunda bilang sama ayah dan kakak dulu ya" ucap nya.


"iya Bun".


"Ayah ibu sila akan segera datang ke tempat peristirahatan kalian sila kangen".ujar sila dalam hati.


Bunda pun melanjutkan memasak dan sila membersihkan rumah yang di bantu oleh mbak.


....


Kini sila bunda dan kak Brian sudah sampai di salah satu butik langganan bunda.


setelah memilih beberapa baju sila pun mencoba nya dan yang menjadi juri adalah kak Brian begitu pun dengan bunda yang ikut membeli baju.


selesai memilih baju ke mereka nya mampir ke toko kue milik nya, namun sebelum itu bunda mampir ke rumah makan untuk membelikan makan siang karyawan nya.


"assalamualaikum" ucap bunda pada karyawan nya.


"waalaikumsalam, selamat datang ibu" ujar salah satu karyawan.

__ADS_1


"Rin ini saya bawa makan siang buat kalian" ujar bunda pada karyawan nya yang bernama Rini


"duh ibu repot - repot" ujar Rini.


"gak repot kok, gimana hari ini ramai? tanya bunda.


"Alhamdulillah ramai buk, ouh iya buk tadi umi kesini membeli kue namun ada yang ketinggalan seperti nya umi buru-buru" ujar Rini.


"Gitu ya ya sudah nanti biar saya antar ke sana, kmu siapkan ya" printah bunda.


sedangkan sila yang masih di luar sendiri karena membantu membawa beberapa barang namun saat diri nya akan masuk terdengar seseorang mengucap salam untuk nya.


"assalamualaikum" ucap nya.


sila pun diam beberapa saat kemudian tersadar dan langsung membalikkan badan, dan ntah kenapa ia menjadi mati kutu bahkan salam nya tak kunjung sila jawab.


Hem.....


.


.


.


.


Selamat membaca jangan lupa dukungan nya untuk author 🤗 terima kasih kalian sehat selalu 😊

__ADS_1


__ADS_2