Tersenyumlah Pelangi

Tersenyumlah Pelangi
18.Pertama kali


__ADS_3

Astaghfirullah hal adzim...


sila kaget,pasal nya di depan nya tengah berdiri seorang cowok, dengan pawakan tinggi putih hidung mancung dan mata kecoklatan, yang membuat sila langsung tertunduk.


"Lain kali,kalau butuh bantuan bilang aja sama penjaga" ujar cowok yang membantu sila mengambil kan buku.


"baik kak, terimakasih" jawab sila menunduk seraya menerima buku dari cowok tersebut.


terbit senyum kecil di bibir cowok dingin tersebut.


setelah cowok tersebut pergi sila langsung menenangkan diri, pasal nya diri nya belum pernah sedekat itu dengan cowok apa lagi belum kenal.


Dari kecil sila memang sudah di ajarkan bagaimana menjaga sikap dengan orang yang bukan muhrim nya.


usai meminjam buku, sila kembali ke kelas nya.


"sila, kmu dari mana saja? aku cariin loh" ujar Tika.


"aku habis dari perpustakaan, maaf ya" jawab sila Sabil memegang tangan teman baru nya, yang nampak kesel karena tak kunjung menemukan sila.


"oke,tapi lain kali bilang ya biar aku gak nyariin" sahut nya.


mereka pun melanjutkan belajar nya, sampai jam pulang pun tiba.


"Alhamdulillah selesai" ujar sila. kemudian berkemas dan siap untuk pulang.


"sila kmu pulang sama siapa?" tanya Tika.

__ADS_1


"aku kaya nya di jemput deh" jawab nya.


"kalau gak di jemput kan aku bisa anterin, ya udah yuk keluar, " ajak nya.


mereka berdua pun keluar kelas, saat di perjalanan menuju parkiran tiba-tiba mereka berdua di hadang kakak kelas.


"heh kmu anak baru, baru sehari sudah berani deketin pacarku, emang kmu siapa?ujar nya.


"apaan sih kak, gak jelas deh lagian siapa yang deketin pacar kakak,tau orang nya aja kagak"ujar tika.


"aku gak ada urusan ya sama kmu, urusan ku sama anak baru ini, aku tau dan lihat tadi kmu berduaan sama Rey di perpustakaan" cerocos nya.


cewek tersebut bernama adila, yang ngaku-ngaku sebagai pacar Reyhan atau di panggil Rey. cowok dingin yang membantu sila mengambil buku di perpustakaan.


"kakak salah faham, pacar kakak cuma bantuin ambil buku aja kok" jelas sila.


"astaghfirullah " ujar sila.


"sudah gak usah di fikirin sil, mending kita pulang yuk, jemputan mu pasti sudah nunggu lama" ujar Tika.


"ayok".


dan benar saja sesampainya di parkiran kak Brian sudah menunggu sila.


"assalamualaikum" ucap sila seraya mencium punggung tangan kakak nya.


"waallaikumsalam, sudah selesai langsung pulang yuk" ajak kak Brian dan di angguki sila.

__ADS_1


"sila ini siapa?, cakep kmu gak ada niatan kenalin ke aku kah?" bisik Tika.


bisikan Tika membuat sila ingin tertawa, namun sebisa mungkin diri nya menahan.


"nama nya kak Brian" jawab sila.


pada saat Tika menjulurkan tangan berniat jabat tangan berkenalan dengan kak brian, namun dengan halus nya kak Brian menolak dan menakupkan kedua tangan nya di dada.


"maaf bukan muhrim, saya Brian salam kenal ya, sila yuk pulang sudah di tunggu bunda" ujar nya.


"ya sudah aku pulang dulu ya Tika, assalamualaikum" pamit sila.


"waalaikumsalam".


Tika masih bengong di tempat.


"dia siapa nya sila ya? kenapa dekat banget duh ganteng pula, idaman nih gak mau sentuhan sama yang bukan muhrim" gumam Tika dan tersenyum sendiri.


di ujung lorong ada sepasang mata yang melihat kejadian itu, dengan wajah yang sulit di artikan.


.


.


.


.

__ADS_1


...Selamat membaca, terimakasih Riders semua jangan lupa tinggalkan jejak kalian😉 tunggu up selanjutnya ya dan dukung terus author biar semangat 🤗sehat selalu kalian😍...


__ADS_2