Tersenyumlah Pelangi

Tersenyumlah Pelangi
45. Kota suci


__ADS_3

Hari ini tepat sila dan suami melakukan perjalanan menuju tanah suci, untuk melakukan ibadah umroh.


"Sayang kmu udah siap? mas mandi bentar yaa" ujar Rasya yang baru masuk ke kamar.


"iya mas,,eehh".


"cup,, cium dulu sebelum mandi" ujar nya


"ya Allah mas".


satu jam berlalu, barang-barang mereka sudah siap di dalam mobil.


"kalian hati-hati ya semoga selalu dalam lindungan Allah dan jangan lupa kabari umi kalau sudah sampai" tutur umi.


"baik umi,,"


"kalau gitu kita pamit assalamualaikum".


"waalaikumsalam warahmatullahi".


mobil pun melesat menuju jalan raya membelah lautan.


di iringi obrolan ringan dari AA Rasya dan juga santri yang menjadi supir, hingga tak terasa mereka sampai di bandara.


"pulang nya hati-hati ya" ucap Rasya pasa santri tersebut.


"baik gus saya permisi dulu assalamu'alaikum warahmatullah"ucap nya .


"waalaikumsalam warahmatullah, yuk sayang".


"iya mas".


mereka masuk ke dalam bandara dengan semua proses yang mereka lewati, hanya tinggal beberapa menit lagi pesawat akan take-off.

__ADS_1


selama mengudara mereka gunakan untuk hal-hal positif seperti sholawat sampai tak terasa sila tertidur.


"sayang bangun, makan dulu" ujar Rasya.


"eem lima menit lagi mas" ujar nya seraya Kemabli menutup mata.


satu jam kemudian sila mulai membuka mata, ia berniat ke toilet untuk mencuci muka.


"hati-hati ya" ujar rasya yang di angguki sila.


saat keluar dari toilet ia di kejutkan oleh seorang akhwan.


"astaghfirullah " ujar sila.


"maaf ukhti jikalau saya mengagetkan" ujar nya.


"ah tidak apa, kalau gitu saya pamit dulu assalamualaikum " ucap ana ia hanya melihat beberapa detik saat kaget setelah nya sila benar-benar menunduk.


"waalaikumsalam, bidadari di toilet pesawat" gumam nya sambil melihat ke arah sila yang perlahan menjauh." astaghfirullahhal adzim".


"masa sih mas perasaan bentar doang" ujar nya.


"Hem kmu makan dulu gih, dari tadi belum di makan" ujar nya.


"iyaa".


sila pun memakan apa yang sudah di sediakan oleh suami nya.


setelah kurang lebih sepuluh jam perjalanan akhirnya mereka sampai di tanah suci, eeh bandara maksu nya hehehe.


mereka turun dari pesawat kemudian mengambil barang-barang mereka, kemudian keluar bandara sambil menunggu jemputan yang sudah di pesan Rasya.


saat sedang menunggu, tiba-tiba terdengar seseorang mengucapkan salam untuk sila.

__ADS_1


"assalamualaikum ukhti" ucap nya.


ana seketika kaget sambil menjawab salam nya, bagaimana tidak Kaget karena di sebelah nya ada suami nya, lebih tepat nya ia takut.


"ternyata masih di sini saya kira ukhti sudah pergi, ouh iya ini pasti Abang nya yaa" tanya lelaki itu yang di mengarah pada Rasya.


"perkenalkan saya rasya suami nya" ujar Rasya.


seketika lelaki tersebut kaget namun ia berusaha menutupi rasa kaget nya.


"iya saya Ridwan" ujar nya.


"kmu kenal istri saya?" tanya raya.


"tidak, hanya saja tadi tidak segaja berpasangan di pesawat, jangan salah faham ya mas kalau gitu saya pamit dulu assalamu'alaikum" ujar nya kemudian ia pergi menjauh.


"sayanggg" panggil Rasya.


"iya mass,,aku gak kenal dia seperti yang dia bilang gak sengaja papasan di pesawat saat aku keluar dari toilet" jelas nya.


"kalian kenalan?".


"tidak mas, bahkan aku tidak menatap nya" ujar nya.


seketika Rasya mengengam tangan sila kemudian membawa nya ke mobil yang sudah datang, mereka pun melanjutkan perjalanan menuju hotel sebelum esok akan melakukan ibadah.


.


.


.


.

__ADS_1


hii riders maaf kan author yg menghilang lama sekali, karena lagi fokus novel yg pertama.


sekarang mau nyapa kalian lagi, jangan lupa dukungan nya yaa terimakasih,🥰


__ADS_2